5 Jenis Kayu Termahal di Dunia, Salah Satunya dari Indonesia

Jenis kayu termahal di dunia, kayu eboni

Ada beberapa jenis kayu termahal di dunia yang kerap dimanfaatkan atau diolah menjadi berbagai furnitur.

Di antara jenis kayu yang tergolong mahal, beberapa jenis kayu asli Indonesia juga turut serta mengisi daftar tersebut. Dari ribuan jenis pohon yang ada di dunia, akan dibahas 5 di antaranya yang punya banyak penggemar setia.

Beberapa Hal yang Mempengaruhi Harga Kayu

pengaruh terhadap harga kayu

Ada banyak jenis pohon yang tumbuh di bumi ini, jumlahnya mencapai ribuan atau bahkan lebih. Dari berbagai jenis pohon tersebut, tentu pada akhirnya mampu, menghasilkan kualitas kayu yang beragam pula.

kusen intu rayapan, atasi dengan pengawet kayu ampuh ini

Dengan kualitas kayu yang beraneka ragam, tidak heran jika harga dari masing-masing jenis kayu tersebut juga beragam. Beberapa di antaranya bahkan menduduki harga fantastis dalam skala penjualan kayu secara global.

Untuk menentukan harga kayu tidak bisa dilakukan secara sembarangan. Ada berbagai aspek yang menjadi pertimbangan penting, seperti keawetan kayu, indahnya tampilan kayu tersebut hingga ketersediaannya.

Kayu dengan tingkat keawetan yang tinggi akan bisa digunakan hingga jangka waktu lebih lama. Semakin awet sebuah kayu tentu wajar pula jika semakin tinggi harganya. Kayu dengan tampilan yang indah juga tentu menjadi primadona. Dengan perpaduan ciamik antara warna dan bentuk serat alaminya, tak jarang Anda perlu merogoh kocek lebih dalam mendapatkannya.

Faktor ketersediaan jenis kayu tersebut di lapangan juga bisa mempengaruhi harga kayu. Semakin banyak peminat namun ketersediaan kayu tersebut minim tentu bisa menyebabkan kelangkaan. Dengan kelangkaan tersebut, harga yang dipatok untuk mendapatkan kayu tersebut juga tidak akan murah.

Baca Juga:  Teknik Pengawetan Bambu Sistem Rendam dengan BioCide Insecticide

5 Jenis Kayu Termahal di Dunia

Dengan berbagai hal yang memberikan pengaruh nyata pada harga kayu, bisa dipastikan kualitas kayu-kayu tersebut sudah terjamin. Lalu memangnya apa saja jenis kayu yang termasuk dalam daftar harga termahal di dunia?

Berikut ini 5 jenis kayu termahal di dunia, di antaranya:

1.       Kayu Gaharu (Agarwood)

Kayu gaharu. Sumber: Rumah.com

Dikenal dengan aroma khasnya yang harum, gaharu  termasuk dalam salah satu jenis kayu termahal di dunia. Kayu ini dikenal pula dengan nama Agarwood. Selain wangi, kayu ini juga memiliki keunikan tersendiri pada warnanya.

Sebagai kayu yang diperoleh dari pohon aquilaria, gaharu juga kerap digunakan sebagai bahan pembuatan parfum. Pihak perusahaan manufaktur parfum sering memanfaatkan bagian resin dari pohon ini untuk membuat wewangian.

Warna alami dari kayu gaharu sebenarnya cenderung terang. Namun, usaha pencegahan dari serangan jamur membuatnya berubah menjadi berwarna hitam. Getah pohon Agarwood ini muncul sebagai upaya pertahanan diri dari infeksi jamur.

Namun, semakin gelap warna kayu gaharu justru semakin mahal harganya. Penjualan kayu gaharu di pasar internasional bahkan menunjukan harga fantastis. Kayu dengan kualitas baik bahkan bisa menembus harga sekitar Rp25.000.0000 per kg.

2.      African Blackwood

Sama seperti gaharu, jenis kayu termahal selanjutnya juga tidak jauh dari warna gelap. Kayu ini sering dikenal dengan nama dalberfia melanoxylon yang masuk dalam family Fabaceae.

Pada masa pertumbuhannya, african blackwood mampu tumbuh hingga ketinggian sekitar 4 hingga 15 meter. Jenis kayu ini juga terkenal kuat dan tidak mudah mengalami pembusukan.

Ketahanannya terhadap serangan serangga juga menjadi keunggulannya selain mampu mempertahankan diri dari jamur. Dalam pengolahannya, kayu ini sering digunakan sebagai bahan baku pembatan alat musik. Beberapa yang paling sering dibuat adalah clarinet dan gitar.

Baca Juga:  Pengawetan Kayu dari Blue Stain Demi Mempertahankan Harga Jual Pinus

African blackwood membutuhkan waktu pertumbuhan puluhan tahun lamanya, bahkan hingga mencapai 60 tahun. Sangat wajar bila harga kayu yang dihasilkan tidak murah.

Ketersediaan kayu yang minim ditambah dengan terus meningkatnya permintaan membuat harga kayu ini melambung. Harganya bisa mencapai Rp7.000.000 hingga Rp10.000.000 per m3 untuk penjualan dalam skala pasar domestik. Beberapa kali kayu ini juga masuk dalam perdagangan kayu ilegal hingga mencapai harga Rp25.000.000 per m3.

3.      Kayu Eboni

Jenis kayu termahal di dunia, kayu eboni

Kayu eboni sering digunakan untuk bahan baku pembuaan alat musik. Jenis kayu ini mampu mengalami pertumbuhan hingga mencapai tinggi 40 meter. Kayu ini adalah jenis kayu mahal kedua yang berasal dari Indonesia.

Selain sering dimanfaatkan sebagai bahan baku pembuatan alat musik, kayu ini juga biasanya digunakan untuk bahan baku pembuatan furnitur. Mebel yang dihasilkan juga mempunyai kualitas premium.

Dengan warna hitam yang merata pada seluruh permukaannya, kayu eboni dihargai sekitar Rp7.000.000 per m3.

4.      Tigerwood

Sering dianggap sebagai burl atau bisul kayu, tigerwood sebenarnya merupakan kayu yang diperoleh dari pertumbuhan alami. Munculnya bisul kayu pada tigerwoo ini tidak bisa dibudidayakan.

Saat dipotong dari berbagai sudut, serat kayu tigerwood akan tetap terlihat sama menarik dan bagus. Kayu tigerwood ini biasanya dijual bukan dalam bentuk lembaran m3 seperti kayu umumnya, tapi dalam bentuk lembaran yang lebih tipis.

Jika meja dengan laci yang menggunakan kayu jati dihargai Rp2.500.000, berbeda dengan meja yang ada lacinya jika menggunakan kayu tigerwood. Harga meja dengan desain yang sama menggunakan tigerwood bisa melambung hingga mencapai Rp6.500.000.

5.      Lignum Vitae

Terakhir, ada pohon kehidupan atau dalam bahasa latin dikenal dengan nama Lignum Vitae. Pohon ini banyak tersebar di wilayah Amerika Tengah serta di beberapa bagian utara Amerika Selatan.

Baca Juga:  Rahasia Cegah Jamur Perusak Serat Kayu Dengan Obat Kayu BioCide

Pada umumnya pertumbuhan pohon ini biasanya mencapai tinggi 6 hingga 10 meter. Kayu ini juga dijuluki sebagai kayu terberat sekaligus terkeras di dunia. Tak heran jika harganya dibanderol cukup tinggi. Lignum vitae ditaksir mampu menembus harga Rp. 1,5 juta untuk per kilogramnya.

perlindungan extra furniture kayu dengan pengawet kayu