Home Blog

Bahan Pengawetan Kayu Alami dan Tips Tentukan Obat yang Tepat

Peran penting pengawetan kayu

Pengawetan Kayu Alami untuk semua jenis produk berbahan kayu yang di awetkan secera alami dengan cara yang tradisional. Kelebihan dan kekurangan di setiap pengawetan akan kami bahas di artikel ini, luangkan waktu untuk memahami lebih lengkap

“Sebelum digunakan untuk bangunan, kayu-kayu tersebut direndam di kolam terlebih dahulu selama hampir dua bulan. Cara tradisional seperti itu sudah biasa dilakukan hingga kini”

Tujuan Pengawetan Kayu Alami

Kebutuhan akan pengawetan kayu bukan lagi hal baru, bahkan dapat dikatakan saat ini sudah menjadi hal wajib yang dilakukan. Dilakukannya pengawetan pada kayu tentu memiliki tujuan yang baik untuk meningkatkan kualitas kayu tersebut.

Tujuan pengawetan kayu alami itu sendiri supaya kayu tak mudah rusak, terutama oleh serangan hama kayu seperti bubuk, teter, rayap, bubuk (jamur), dan lain-lain. Pengawetan dilakukan dengan secara teknis maupun dengan mengandalkan berbagai bahan yang ada di alam sekitar.

bahan pengawet
Untuk Informasi Lebih Detail Hubungi disini

Ada jenis kayu yang makin lama direndam makin awet namun begitu juga sebaliknya. Ada jenis kayu tertentu yang tidak perlu berlama-lama dalam proses perendaman. Namun teknik pengawetan dengan perendaman menyisakan masalah.

Masalah tersebut yaitu berkaitan dengan lokasi atau tempat untuk penampungan air pada proses perendaman itu sendiri. Mengingat pentingnya pengawetan kayu dilakukan, ada beberapa teknik pengawetan yang dapat dilakukan.

Ada 3 teknik atau cara pengawetan kayu alami yang biasanya dilakukan, diantaranya yaitu:

Teknik Perendaman

Peran penting pengawetan kayu

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, perendaman merupakan salah satu teknik yang dapat diterapkan untuk pengawetan kayu. Cara perendaman sudah lama dikenal masyarakat sebagai metode pengawetan kayu yang alami. Pengaplikasian cara ini juga berlaku bagi rotan dan bambu sebagai material yang kerap digunakan sebagai pengganti kayu.

Namun kebutuhan akan bak atau tempat penampungan air yang berukuran besar dan panjang kerap menjadi masalah. Anda harus mampu untuk menyesuaikan ukuran kolam dengan ukuran panjang kayu yang akan direndam. Warga pedesaan biasanya memanfaatkan sungai untuk tempat perendaman.

Masalah lainnya yang kerap muncul pada pengaplikasian teknik ini adalah kayu yang direndam akan mengalami perubahan warna menjadi agak kusam. Cara pengawetan dengan direndam memang kurang praktis untuk dilakukan. Terlebih ketika penggarapan kayu harus dilakukan sesegera mungkin.

Metode Pengasapan

Proses pengawetan kayu

Selain dengan metode perendaman, pengawetan kayu juga bisa dilakukan dengan pengasapan. Caranya dengan menghembuskan asap langsung pada permukaan kayu secara kontinyu. Teknik inilah yang kemudian berkembang menjadi pengovenan.

Pengasapan sederhana sering dilakukan warga pedesaan dengan cara menempatkan batangan kayu, yang akan digunakan untuk bahan bangunan atau mebel, di atas tungku masak di dapur yang bahan bakarnya menggunakan kayu bakar.

Kayu yang terkena asap secara langsung dan rutin selama jangka waktu tertentu dipastikan tahan rayap, bubuk, jamur atau lapuk, maupun serangga kayu lainnya.

Pengolesan

Teknik pengawetan yang paling praktis yang masih banyak dilakukan hingga saat ini adalah dengan pengolesan. Anda dapat mengoleskan bahan pengawet yang berkualitas untuk melindungi kayu.

Caranya adalah dengan mengoleskan bahan pengawet pada seluruh permukaan kayu. Bahan pengawet bisa pabrikan, bisa pula memanfaatkan bahan sederhana yang gampang didapatkan tanpa harus membeli.

Bahan-pengawet sederhana yang kerap digunakan masyarakat pedesaan juga beragam. Misalnya dengan menggunakan oli bekas, minyak tanah yang diramu urea dan juga campuran ampas kelapa dengan cuka.

Tips Memilih Bahan Pengawet Kayu

kayu akasia setelah diawetkan

Berikut ini tips sederhana memilih bahan pengawet kayu yang tepat untuk kebutuhan Anda:

1. Pahami karakter jenis kayu atau material yang digunakan

Anda perlu memahami karakter dari jenis material yang akan digunakan terlebih dahulu. Hal tersebut harus Anda pahami sebelum memilih bahan pengawet kayu apakah jenis kayu atau material yang Anda gunakan lebih rentan terhadap organisme pengganggu.

Seperti lebih rentan terhadap serangan jamur ataukah lebih rentan terhadap serangan serangga kayu. Contohnya serangan rayap, kumbang bubuk / teter kayu atau bahkan serangan dari kedua jenis serangga tersebut sekaligus.

2. Pastikan memilih bahan aktif yang tepat

Pilih dan ketahui serta pastikan bahan aktif yang terkandung dalam bahan pestisida yang akan digunakan tepat untuk mengatasi masalah Anda. Tidak jarang orang salah memilih obat pestisida anti serangga (insecticide) untuk mencegah serangan jamur yang menjadi permasalahan utamanya atau sebaliknya.

Meskipun ada beberapa bahan pestisida yang telah diformulasikan mengandung bahan anti serangga dan anti jamur kayu sekaligus. Intinya, memahami kandungan bahan aktif yang ada dalam produk pengawetan kayu juga hal penting yang harus dilakukan.

Rekomendasi Produk Pengawet Kayu Berkualitas  BioCide Insecticide

Pengawet Kayu
Produk pengawet kayu insektisida serbaguna Biocide Insectiside

BioCide Insecticide adalah produk pengawet kayu yang diformulasikan secara khusus untuk mengatasi berbagai masalah akibat serangan serangga. Obat ini juga dapat diandalkan untuk pencegahan kerusakan kayu yang kerap dilakukan oleh rayap maupun serangga lainnya.

Produk ini mengandung bahan aktif Cypermethrine 100 Ec. Dengan toksikologi: 2308 mg / kg BB dan Dermal 7120 mg / kg BB. Selain itu, produk ini juga mengandung formulasi Emulsifible Consentrate (EC).

BioCide Insecticide adalah produk olahan distributor bahan pengawet kayu berkualitas, PT. Bioindustries Omnipresen. Anda dapat mengaplikasikan BioCide Insecticide pada berbagai jenis media.

Diantaranya pada kayu, bambu, rotan, serat alam, triplek dan berbagai media sejenisnya. Industri woodworking juga dapat penggunakan produk ini untuk mencegah serangan kumbang bubuk kayu kering.

Cara aplikasi dari produk pengawetan kayu alami yang satu ini juga sangat mudah. Anda bisa mengaplikasikannya melalui beberapa metode, sesuai dengan kebutuhan pengaplikasian.

Anda dapat mengaplikasikannya dengan cara dikuaskan, disemprotkan, bisa juga dengan metode perendaman. Atau pada skala industri dapat dilakukan dengan menggunakan mesin vakum tekan.

Produk ini memiliki beberapa keunggulan, diantaranya:

  • Diformulasikan khusus sebagai produk yang melengkapi kebutuhan industri (woodworking) dan konstruksi bangunan. Namun Anda juga dapat mengandalkannya untuk kebutuhan perawatan rutin furniture di rumah agar tetap terjaga kualitasnya.
  • Efektif dan efisien digunakan untuk mencegah berbagai serangan hama. Diantaranya kumbang bubuk, kutu, rayap, nyamuk, thether (thothor), kecoa dan beragam serangga perusak kayu lainnya.
  • Bisa diaplikasikan pada berbagai media, terutama kayu. Termasuk material sejenis kayu seperti bambu, rotan, maupun berbagai jenis natural fiber dan material sejenis kayu lainnya.
  • Memiliki spektrum organisme target yang luas, bukan hanya untuk mengatasi serangan rayap.
  • Aman dan ramah lingkungan untuk digunakan.
  • Dapat dilarutkan dengan air sehingga termasuk produk yang ekonomis
  • Dapat diaplikasikan dengan berbagai metode
  • Pengawet kayu ini juga memiliki stabilitas atau masa aktif cukup lama, bahkan sampai 2 tahun setelah diaplikasikan

Di Manakah Anda Bisa Mendapat Produk Berkualitas untuk Pengawetan Kayu Alami?

Jika Anda memiliki pertanyaan lebih lanjut atau pemesanan mengenai produk ini, silahkan hubungi HotLine kami di sini : HotLine Bio. Atau melaui e-mail di [email protected]

Anda dapat membeli seluruh varian produk dari Bio Industri Omnipresen secara online melalui beberapa kanal marketplace kami berikut ini:

Anda juga bisa membeli seluruh produk dari Bio Industri Omnipresen secara langsung di beberapa service point kami berikut ini:

Bio Center Yogyakarta

Phone / fax: 0274 388301
Hp / WhatsApp: Klik Di Sini
e-mail: [email protected]

Bio Service Point Jepara

Phone: 0291 598992
e-mail: [email protected]

Bio Service Point Cirebon

Phone: 0231 320759
e-mail: [email protected]

Teknik Menggunakan Pengawet Kayu Akasia Agar Performa Kayu Tinggi

Stok kayu akasia sering terkena wood stain, warna kayu berubah dari warna normal menjadi warna lain atau stain (noda). Kayu yang demikian dianggap telah mengalami kemunduran kualitas, maka dibutuhkan pengawet kayu akasia agar performa kayu tinggi.

Peningkatan kualitas kayu akan membuat kayu lebih optimal untuk digunakan dan diolah. Hasil olahan berupa mebel maupun produk lainnya juga akan lebih terjamin kualitasnya jika kayu sudah dilapisi dengan bahan pengawet yang tepat.

Karakteristik Kayu Akasia

Hutan Akasia. Sumber: Bukalapak

Kayu akasia dikenal kayu khas tropis yang memiliki nilai komersial cukup bagus di pasaran. Jika dilihat sekilas, warna pada permukaan kayu akasia ini sangat mirip sekali dengan kayu jati, bahkan kemiripannya bisa dikatakan 80% mirip.

Tetapi kalau bicara soal tingkat kekuatan dan keawetan, jelas sekali, kayu akasia masih di bawah kayu jati. Akan tetapi karena semakin sulitnya mendapatkan kayu jati dan juga semakin mahalnya harga kayu jati, maka penggunaan kayu alternatif mulai dipertimbangkan oleh para pengrajin mebel.

Kayu akasia masuk dalam radar pertimbangan para pengrajin mebel karena kemiripan warna antara keduanya. Memang, kalau dilihat dari sisi warna antara keduanya, tidaklah jauh beda alias sangat mirip. Karena kemiripan itulah kayu akasia ini banyak dipakai untuk menyiasati sulitnya mendapatkan kayu jati.

Dan pertimbangan lainnya adalah soal harga, harga pasaran kayu akasia juga jauh lebih murah dibanding kayu jati sehingga para perajin mebel bisa lebih menghemat biaya produksi. Untuk meningkatkan kualitas mebel kayu akasia, perlu pengawetan anti jamur sebelum kontruksi agar kenampakan kayu tetap bagus.

Jika pemilik rumah industri resah karena juga akan berdampak pada kemunduran omset, maka penting juga mengetahui asal-usul dan bahan apa yang cocok menghadapi wood stain ini. Beberapa jenis kayu Indonesia yang umum dipakai rakyat sangat mudah terserang stain. Seperti pinus, albizia, ramin, cempaka, damar, cemara, meranti, karet, jelutung, termasuk akasia.

Perubahan warna sangat mencolok terjadi di atas warna terang kayu aslinya. Penanggulangan terhadap perusak warna menjadi berkembang, sehingga kerusakan warna mewah kayu akasia  dapat dikendalikan, walaupun selama ini belum dapat dicegah secara baik.

Mebel Kayu Akasia

kayu yang demikian dianggap telah mengalami kemunduran kualitas, maka dibutuhkan pengawet kayu akasia agar performa kayu tinggi.

Meski kemunculan jamur pada kayu akasia kerap menjadi masalah, Anda tetap bisa memanfaatkan kayu ini. Pengolahan kayu akasia sebagai bahan baku mebel contohnya, masih menjadi hal yang sering dipilih. Berbagai jenis mebel dari kayu akasia masih banyak diminati.

Meja, kursi, dan berbagai jenis furniture lainnya kerap menjadi produk hasil olahan kayu akasia. Anda juga bisa mengolah kayu akasia untuk menjadi bahan jenis mebel lainnya. Pengecatan pada mebel akasia juga membutuhkan perhatian penting. Termasuk pemilihan jenis cat yang digunakan.

Namun tentu saja Anda perlu mengatasi terlebih dahulu permasalahan akibat kemunculan jamur pada kayu akasia. Melalui riset yang mendalam mengenai pengaruh jamur pewarna kayu ini terhadap kayu akasia.

Terdapat teknik terbaik, yakni dengan bahan pengawet berkualitas tinggi. Kini telah ditemukan pengawet kayu akasia yang diformulasikan dalam bentuk BioCide Wood Fungicide.

Apa Kata Peneliti Tentang Blue Stain?

Jamur kayu blue stain

Seperti yang telah diteliti secara intensif oleh banyak peneliti seperti  Chapman dan Scheffer (Effect of blue stain on specific gravity and strength of Southern Pine. Jour. Agri. Res. 61: 125-134, tahun 1940).

Mereka menyatakan bahwa blue stain berpengaruh tidak nyata terhadap kekuatan tekan dan lengkung kayu, tetapi terhadap beban tiba-tiba (toughness) mungkin sangat berpengaruh. Mereka menemukan bahwa toughness dari kayu yang terserang hebat oleh blue stain berkurang sebesar 30 persen dari kayu yang sehat.

Tentu saja pengaruh ini tidak bisa diabaikan begitu saja. BioCide Wood Fungicide adalah respon dari pengaruh jamur permukaan ini. Keunggulan dan fungsi pengawet kayu akasia ini disesuaikan khusus untuk menghadapi jamur stain, seperti blue stain.

Salah satunya ialah efektif dan stabil untuk jangka waktu cukup lama. Dalam suhu di atas 30 derajat lebih tidak akan tumbuh. Lokasi dan cara penyimpanan kayu juga perlu menjadi perhatian agar dapat lebih menjaga kayu tetap dalam kondisi prima.

Pengawetan pada kayu dibarengi dengan penyimpanan yang tepat akan semakin membantu meningkatkan kualitas kayu.

Produk Pengawet Kayu Akasia Berkualitas

Pengawet Kayu Akasia

Pemilihan produk pengawet untuk kayu akasia tentu perlu dilakukan dengan baik dan tetap memperhatikan berbagai aspek. Memperhatikan keamanan produk pengawet merupakan hal yang penting untuk dilakukan. Memahami kandungan bahan aktif dalam produk pengawetan yang digunakan juga harus dilakukan.

Hal itu dapat digunakan untuk memastikan kualitas produk sehingga dapat lebih mudah untuk memperkirakan efek samping dari penggunaan produk tersebut. Sebagai rekomendasi, Anda bisa menggunakan Biocide Wood Fungicide.

Produk ini berbahan aktif Methylene Bis Tiosianate dan 2-thiocyanomethyl thiobenzothiazole (MBT/TCMBT). Sehingga mampu untuk mencegah pertumbuhan jamur pewarna kayu akasia dan menghasilkan kayu lebih tahan lama untuk digunakan.

Keberadaan Methylene Bis Tiosianate dan 2-thiocyanomethyl thiobenzothiazole (MBT/TCMBT) sebagai bahan aktif akan membuat produk ini bekerja dengan optimal. Optimalisasi penggunaan produk ini dikarenakan kombinasi dari kedua bahan aktif tersebut mampu menghilangkan jamur dan lumut hingga akarnya.

Adanya kedua bahan aktif tersebut juga dapat mencegah kemunculan lumut maupun jamur pada permukaan media. Produk ini dapat diaplikasikan pada kayu akasia ataupun pada berbagai jenis kayu yang lain.

Selain kayu, material lainnya yang sejenis kayu juga dapat dilapisi dengan produk ini. Seperti rotan, bambu, dan berbagai jenis media sejenis kayu lainnya. Metode aplikasinya juga mudah, Anda dapat menguaskannya, menymprotkannya ataupun menggunakan mesin vakum tekan.

Agar lebih mudah, sesuaikan metode aplikasi dengan kebutuhan pengawetan yang Anda perlukan.

Di Manakah Anda Bisa Mendapat Produk untuk Pengawetan Kayu Akasia?

Jika Anda memiliki pertanyaan lebih lanjut atau pemesanan mengenai produk ini, silahkan hubungi HotLine kami di sini : HotLine Bio. Atau melaui e-mail di [email protected]

Anda dapat membeli seluruh varian produk dari Bio Industri Omnipresen secara online melalui beberapa kanal marketplace kami berikut ini:

Anda juga bisa membeli seluruh produk dari Bio Industri Omnipresen secara langsung di beberapa service point kami berikut ini:

Bio Center Yogyakarta

Phone / fax: 0274 388301
Hp / WhatsApp: Klik Di Sini
e-mail: [email protected]

Bio Service Point Jepara

Phone: 0291 598992
e-mail: [email protected]

Bio Service Point Cirebon

Phone: 0231 320759
e-mail: [email protected]

Kenapa Kita Membutuhkan Pengawet Kayu Jati Anti Rayap pada Mebel?

Pengawet kayu jati anti rayap memang sangat penting dan dibutuhkan untuk diaplikasikan pada mebel. Resiko kerusakan furniture kayu jati akibat serangan rayap juga cukup besar meskipun jati termasuk kayu dengan kualitas terbaik.

Jumlah rayap bakal membludak seiring banyak bangunan kayu yang terus tumbuh. Populasi raya bisa bertambah dengan telur-telur sehat siap menetas. Industri kayu jati, ataupun pengrajin kayu jati butuh pengawet kayu jati untuk mengantisipasi datangnya rayap rakus ini.

Mengenal Karakter Kayu Jati Secara Umum

Kayu jati emas. Sumber: Seputar Riau

Jati tentu sudah tidak diragukan lagi kualitasnya di kalangan industri kayu. Bagi penikmat furniture, penggunaan jati sebagai jenis kayu yang dipilih untuk pembuatan furniture adalah hal yang sangat ditunggu-tunggu.

Di Indonesia, ada beberapa jenis kayu jati yang bisa Anda temukan dan bisa diolah. Kualitas dari masing-masing jenis kayu jati yang ada juga berbeda-beda. Namun secara umum, jati memiliki kualitas kayu yang berada di kelas I untuk kekuatan dan kekokohan.

Dengan bentuk serat yang menarik, wajar jika kayu ini banyak digemari. Warna cokelatnya yang khas juga turut memperindah tampilan kayu ini. Kandungan selulosa pada kayu jati sebenarnya telatif sedikit jika jenis kayu ini dipanen pada waktu yang tepat.

Sehingga cukup tahan terhadap resiko kerusakan akibat serangan rayap. Namun, sama halnya dengan jenis kayu lainnya, kayu jati juga bisa mengalami kerusakan jika tidak Anda jaga dengan baik. Dari segi penyimpanan dan penggunaan, bukan tidak mungkin rayap muncul untuk memakan kayu jati.

Meski tergolong sebagai jenis kayu keras, rayap tetap dapat menggerogotinya jika Anda tidak menjaganya. Untuk langkah pencegahan, Anda perlu mengawetkan kayu jati agar lebih terjaga kualitasnya. Penggunaan pengawet kayu jati anti rayap dapat diandalkan untuk kebutuhan ini.

Perlunya Penggunaan Pengawet Kayu Jati Anti Rayap

kayu jati lembaran

Memang makanan pokok rayap adalah kayu. Dari 4000 jenis kayu yang ada di Indonesia, hanya sekitar 10 persen yang tahan terhadap rayap. Misalnya kayu ulin, merbau, sengon laut, kayu laut.

Kayu jati termasuk tahan rayap, tapi tidak sebaik kayu ulin. Sayangnya, kayu-kayu yang tahan rayap ini selain langka juga mahal harganya, maka banyak kayu jati muda ditebang untu memenuhi permintaan. Oleh karena itu tingkat keawetannya level paling bawah, dan mudah terserang rayap jika tanpa pengawetan.

Jika kita bertanya, apakah industri kayu dengan stock banyak ataupun furniture kayu  di rumah kita bisa terbebas dari rayap? Tidak. Sebaliknya, jumlah rayap justru akan semakin bertambah. Pasalnya, pertambahan jumlah penduduk akan mengakibatkan jumlah rumah meningkat.

Akibatnya, semakin banyak pula hutan yang dibuka untuk pemukiman. Padahal, hutan adalah habitat asli rayap. Karena tidak ada ranting sebagai bahan makanan, maka kusen pintu, jendela, sampai perabot rumah jadi sasaran. Jika demikian, pengawet kayu jati yang efisien adalah salah satu cara ampuh melawan rayap.

Lebih Jauh Tentang Pengawet Kayu Jati BioCide Insecticide

Pengawet Kayu
Produk pengawet kayu insektisida serbaguna Biocide Insectiside

Cukup cegah rayap dengan obat yang pas maka kusen pintu, jendela, sampai perabot rumah akan aman. BioCide Insecticide adalah obat yang pas itu.  Memiliki bahan aktif Cypermethrine 100 Ec. Dengan toksikologi: 2308 mg / kg BB dan Dermal 7120 mg / kg BB.

Selain itu, produk ini juga mengandung formulasi Emulsifible Consentrate (EC). Dan yang penting dari BioCide Insecticide olahan distributor pengawet kayu jati BioCide juga tidak bersifat korosif (tidak merusak).

BioCide Insecticide dapat digunakan berbagai jenis media. Misalnya pada kayu, bambu, rotan, serat alam, triplek dan berbagai media sejenisnya. Industri woodworking dapat penggunakan produk ini untuk mencegah serangan kumbang bubuk kayu kering.

Cara aplikasi dari produk pengawetan kayu jati yang satu ini sangat mudah. Ada bisa mengaplikasikannya melalui beberapa metode, sesuai dengan kebutuhan pengaplikasian. Anda dapat mengaplikasikannya dengan cara dikuaskan, disemprotkan, bisa juga dengan metode perendaman. Atau pada skala industri dapat dilakukan dengan menggunakan vakum tekan.

Sebagai bahan pemeliharaan bangunan dan gedung bertujuan untuk mengantisipasi datangnya rayap tanah dan kecoa. Produk pengawet kayu tersebut cukup di siramkan pada pojok-pojok lantai.

Kebutuhan Pengawet Mebel Kayu Jati Biocide untuk Skala Kecil

furniture kayu jati

Biocide Insecticide memang produk insektisida kayu yang diformulasi untuk memenuhi kebutuhan industri woodworking. Namun jika Anda ingin memenuhi kebutuhan pengawetan dalam skala lebih kecil seperti untuk perawatan mebel, Anda tetap dapat memilih produk ini.

Anda hanya membutuhkan pengawet kayu jati berskala kecil untuk mebel? Tenang saja, Anda tetap dapat menggunakan produk insektisida dari Biocide untuk memenuhi kebutuhan ini.

Pengawet kayu jati BioCide Insecticide tersedia dalam ukuran 100gr dan 1kg. Anda dapat memilih yang 100 gr apabila membutuhkannya untuk perawatan skala kecil. Metode atau cara aplikasinya tetap sama, Anda hanya perlu menyesuaikan dengan kebutuhan perawatan mebel kayu yang dibutuhkan.

Berbagai Fitur Unggulan dari BioCide Insecticide

Biocide Insecticide dilengkapi dengan berbagai fitur unggulan yang membuatnya sangat layak untuk Anda gunakan. Berikut adalah beberapa fitur unggulan produk ini yang juga bisa diandalkan untuk pengawet kayu anti rayap:

  • Diformulasikan khusus sebagai produk yang melengkapi kebutuhan industri (woodworking) dan konstruksi bangunan. Namun Anda juga dapat mengandalkannya untuk kebutuhan perawatan rumahan agar tetap terjaga dengan baik kualitasnya.
  • Efektif dan efisien digunakan untuk mencegah berbagai serangan hama. Diantaranya kumbang bubuk, kutu, rayap, nyamuk, thether (thothor), kecoa dan beragam serangga perusak kayu lainnya.
  • Bisa diaplikasikan pada berbagai media, terutama kayu. Termasuk material sejenis kayu seperti bambu, rotan, maupun berbagai jenis natural fiber dan material sejenis kayu lainnya.
  • Memiliki spektrum organisme target yang luas, bukan hanya untuk mengatasi serangan rayap.
  • Aman dan ramah lingkungan untuk digunakan.
  • Dapat dilarutkan dengan air sehingga termasuk produk yang ekonomis
  • Dapat diaplikasikan dengan berbagai metode
  • Pengawet kayu ini juga memiliki stabilitas atau masa aktif cukup lama, bahkan sampai 2 tahun setelah diaplikasikan

Dilengkapi dengan berbagai fitur unggulan, produk ini memiliki daya lindung atau proteksi yang lebih lama terhadap serangan rayap maupun serangga lainnya. Sehingga keawetan dan kualitas dari furniture kayu jati akan lebih terjaga.

Memiliki berbagai manfaat untuk melindungi bambu, Anda tidak membutuhkan budget besar saat akan menggunakannya. Terlebih, saat ini Biocide Insecticide sudah tersedia dalam kemasan ekonomis yaitu 100 gram.

Produk ini cocok untuk kebutuhan pengawetan dan perawatan rutin bagi furniture kayu jati kesayangan Anda.  Anda dapat menggunakan Biocide Insecticide dengan kemasan ekonomis seharga Rp. 115.000 untuk 100 gramnya.

Di Manakah Anda Bisa Mendapat Produk untuk Mengawetkan Kayu Jati?

Jika Anda memiliki pertanyaan lebih lanjut atau pemesanan mengenai produk ini, silahkan hubungi HotLine kami di sini : HotLine Bio. Atau melaui e-mail di [email protected]

Anda dapat membeli seluruh varian produk dari Bio Industri Omnipresen secara online melalui beberapa kanal marketplace kami berikut ini:

Anda juga bisa membeli seluruh produk dari Bio Industri Omnipresen secara langsung di beberapa service point kami berikut ini:

Bio Center Yogyakarta

Phone / fax: 0274 388301
Hp / WhatsApp: Klik Di Sini
e-mail: [email protected]

Bio Service Point Jepara

Phone: 0291 598992
e-mail: [email protected]

Bio Service Point Cirebon

Phone: 0231 320759
e-mail: [email protected]

Teknik Pengawetan Bambu Sistem Rendam dengan BioCide Insecticide

bambu

Teknik pengawetan bambu sistem rendam dapat diandalkan untuk memaksimalkan kualitas bambu. Pengolahan bambu untuk berbagai produk nantinya dapat lebih awet jika sudah melalui tahap pengawetan.

Sistem aplikasi pengawetan bambu dapat dilakukan dengan beberapa teknik. Salah satunya ialah dengan melakukan teknik perendaman. Untuk melakukan proses ini, Anda dapat menggunakan insektisida berkualitas dari BioCide Insecticide.

Bambu dan Pemanfaatannya

Bamboo

Bambu termasuk salah satu tumbuhan yang tumbuh subur di Indonesia. Keberadaannya sangat membantu berbagai kebutuhan manusia dari jaman nenek moyang hingga sekarang.

Bambu memiliki sejumlah batang yang dapat tumbuh secara bertahap. Mulai dari bagian rebung, batang muda, dan akan termasuk bambu dewasa pada umur penanaman 4-5 tahun. Tanaman serbaguna ini banyak ditemui di berbagai negara di dunia.

Daerah dengan iklim tropis menjadi wilayah favorit pertumbuhan tanaman ini. Beberapa wilayah yang mudah untuk dijumpai bambu adalah Asia, Amerika, dan juga Australia.

Bambu adalah bahan alami yang sering digunakan sebagai pengganti kayu solid untuk berbagai kebutuhan. Material ini memang termasuk material yang serbaguna yang sangat bermanfaat. Keberadaan bambu sangat penting untuk kehidupan masyarakat desa. Bambu sering digunakan terutama sebagai bahan bangunan.

Bukan hanya itu, bambu juga mudah diolah untuk digunakan sebagai bahan lainnya. Bambu memiliki banyak manfaat bagi manusia. Misalnya untuk bahan konstruksi bangunan, perabot atau furniture, pagar, kerajinan dan lain sebagainya.

Alasan sumber daya alam ini banyak dimanfaatkan bukan hanya karena mudah untuk ditemukan. Akan tetapi, hal ini lebih mengarah ke karakter bambu yang eksotik dengan serat yang halus. Selain dari segi karakter yang bagus, bambu dipilih karena nilai ekonomisnya yang lebih rendah dibandingkan dengan kayu.

Alasan Pentingnya Melakukan Pengawetan pada Bambu

bambu

Diantara berbagai banyak manfaat yang dapat diperoleh dari pemanfaatan bambu, material ini tetap memiliki kelemahan. Tentu hal ini merupakan sesuatu yang wajar, terlebih jika mengingat bahwa bahan ini merupakan bahan alami yang pasti dapat rusak.

Material bamboo sangat rentan akan serangan serangga perusak kayu. Sebagai contoh ialah kumbang penggerek (thether atau thothor), kumbang bubuk, dan rayap yang merupakan serangga andalan perusaknya. Oleh karena itu, perlu dilakukan system pengawetan bambu yang tepat untuk memperpanjang masa pakai bambu.

Proses pengawetan bambu yang dapat dilakukan memang sangat beragam. Merk pengawet kayu yang dapat diaplikasikan juga banyak. Namun tentu saja ada metode yang paling optimal dan penggunaan bahan pengawet yang dapat membantu terwujudnya keawetan bambu.

Bahan pengawet yang diaplikasikan haruslah aman dan mampu melindungi bambu dengan baik. Kerusakan akibat penggunaan bahan pengawet yang tidak tepat dan tidak berkualitas harus dihindari.

Meminimalisir kerusakan atau bahkan kerugian setelah proses perawatan, penting untuk Anda memeriksa terlebih dahulu kandungan bahan aktif di dalam produk pengawet. Sebagai rekomendasi, Anda bisa menggunakan Biocide Insecticide dengan metode perendaman. Cara ini akan memberikan hasil pengawetan yang lebih optimal pada bambu.

Biocide Insecticide, Produk Pengawet Bambu Berkualitas

Pengawet kayu anti serangga Biocide Insecticide

Mencegah kerusakan bambu dapat dilakukan sejak bambu belum diolah menjadi produk yang dibutuhkan. Untuk kebutuhan ini, Anda dapat menggunakan produk BioCide Insecticide sebagai produk pembasmi rayap alami. Anda juga bisa mengandalkan produk ini untuk mengatasi munculnya berbagai jenis serangga  lain selain rayap.

Serangga pengganggu kayu dan bambu seperti kumbang bubuk, thotor atau theter, bahkan kecoa dan nyamuk juga bisa diatasi dengan insektisida Biocide. Dilengkapi dengan kandungan Cypermethrine 100 Ec di dalamnya produk ini sangat efektif untuk diandalkan sebagai obat anti serangga.

Biocide Insecticide adalah obat anti serangga yang bisa digunakan untuk perawatan berbagai jenis kayu. Anda bisa menggunakan produk ini untuk kebutuhan lainnya juga. Seperti pada pemeliharaan bangunan dan gedung, Anda bisa mengaplikasikan produk ini dengan di siramkan pada pojok-pojok lantai.

Dari segi metode aplikasi, produk ini juga sangat fleksibel. Anda dapat mengaplikasikan produk ini dengan system vakum tekan, spray, kuas, hingga dengan metode perendaman. Penggunaan BioCide Insecticide dapat membantu menguatkan sifat mekanis media.

Sehingga dengan mengaplikasikan produk ini, maka kualitas bambu juga semakin meningkat. Karena sifat mekanisnya juga semakin kuat sehingga mampu terhindar dari serangan berbagai hama perusak.

Umur pakai bambu juga akan lebih panjang, sehingga produk olahan bambu juga dapat dimanfaatkan lebih lama.

Data Teknis dan Fitur Unggulan Biocide Insecticide

Racun rayap Biocide Insecticide

Berikut adalah data teknis mengenai kandungan dalam Biocide Insecticide beserta fitur unggulan dari produk ini:

  1. Bahan Aktif : Cypermethrine 100 Ec
  2. Toksikologi : LD 50 Oral (tikus) 2308mg/kg BB & Dermal (tikus) > 7120.mg/kg BB
  3. Cara kerja : Racun kontak dan lambung
  4. Formulasi : Emulsifible Consentrate (EC)
  5. Korosifitas : Tidak korosif
  6. Kelas Bahaya : II (bahaya)
  7. Stabilitas : 2 tahun.
  8. Diformulasikan khusus untuk kebutuhan industri (woodworking) dan konstruksi bangunan.
  9. Efektif dan efisien mencegah kumbang bubuk, kutu, rayap, nyamuk, thether (thothor), kecoa dan berbagai jenis serangga lainnya.
  10. Memiliki spektrum organisme target yang luas.
  11. Dapat dilarutkan dengan air sebagai produk water based sehingga lebih ekonomis.

3 Langkah Mudah Pengawetan Bambu Sistem Rendam dengan BioCide Insecticide

pengawetan bambu sistem rendam

Teknik pengawetan bambu dewasa ini dilakukan dengan system vakum. Namun, langkah tersebut membutuhkan biaya yang cukup mahal. Sehingga banyak industri yang melakukan treatment pada bamboo dengan system rendam. Sebelum proses tersebut dilakukan, persiapankan dahulu material bambu seperti dibawah ini:

  1. Batang bamboo glondongan harus dilubangi sekat-sekatnya. Proses ini dilakukan supaya obat dapat meresap kedalam sekat (ros) tersebut.
  2. Jika bamboo yang akan disimpan dalam bentuk bilah atau iratan, belah dahulu menjadi beberapa bagian (belahan)

Proses perendaman bamboo dapat menggunakan BioCide Insecticide. Bahan pengawet kayu ini mengandung Cypermethrine 100 Ec. Produk tersebut efektif mencegah serangan serangga perusak kayu atau bambu. BioCide insecticide dikemas dalam botol kecil dengan berat isi 100 gram. Berikut teknik aplikasi perendaman bamboo dengan cairan tersebut:

  1. Larutkan BioCide Insecticide dengan konsentrasi larutan 0,1-0,2%. Proses pelarutan dapat menggunakan air bersih dengan pH ± 7.
  2. Rendam bambu glondongan atau iratan kedalam larutan. Pastikan semua permukaan bambu terendam sempurna.
  3. Proses perendaman yang baik berlangsung selama 1 jam. Semakin lama waktu perendaman, penetrasi obat ke dalam serat bambu semakin baik atau semakin dalam.

Itulah teknik aplikasi pengawetan bambu yang dengan system rendam. Teknik ini tidak hanya mudah tetapi juga lebih murah dibandingkan dengan system vakum. Penggunaan BioCide Insecticide semakin membuat biaya produksi semakin rendah (hemat). Apalagi, produk ini memiliki harga Rp. 115.000,- dan relatif lebih ramah lingkungan. Meskipun demikian jangan lupa menggunakan obat sesuai petunjuk yang diberikan.

Di Manakah Anda Bisa Mendapat Produk untuk Pengawetan Bambu dengan Sistem Rendam?

Jika Anda memiliki pertanyaan lebih lanjut atau pemesanan mengenai produk ini, silahkan hubungi HotLine kami di sini : HotLine Bio. Atau melaui e-mail di [email protected]

Anda dapat membeli seluruh varian produk dari Bio Industri Omnipresen secara online melalui beberapa kanal marketplace kami berikut ini:

Anda juga bisa membeli seluruh produk dari Bio Industri Omnipresen secara langsung di beberapa service point kami berikut ini:

Bio Center Yogyakarta

Phone / fax: 0274 388301
Hp / WhatsApp: Klik Di Sini
e-mail: [email protected]

Bio Service Point Jepara

Phone: 0291 598992
e-mail: [email protected]

Bio Service Point Cirebon

Phone: 0231 320759
e-mail: [email protected]

BioCide Wood Fungicide, Anti Stain untuk Kayu, Rotan, hingga Bambu

Menggunakan bahan anti stain untuk kayu dan material sejenisnya adalah hal yang penting. Karena seperti yang diketahui, kayu maupun material alami lainnya dapat lebih mudah untuk rusak akibat terkena serangan dari berbagai mikroorganisme.

Dalam hal ini, stain atau jamur tentu termasuk dalam daftar perusak kayu, rotan, bambu, dan material sejenisnya.

Kemunculan Jamur pada Kayu

kayu lapuk karena jamur

Jamur adalah salah satu mikroorganisme yang dapat menyebabkan perubahan warna pada kayu. Bahkan material ini mampu mengakibatkan pembusukan pada kayu jika jumlahnya sudah berlebihan dan tidak segera ditangai.

Jamur merupakan organisme yang tidak mampu memproduksi makanan sendiri. Oleh karena itu, material ini sangat bergantung pada beberapa material alam termasuk kayu untuk mendapatkan sumber makanan dan mempertahankan hidupnya.

Sering ditemukan pada kayu, sebenarnya ada 4 syarat utama sebelum jamur bisa muncul pada kayu, yaitu:

  1. suplai oksigen
  2. suhu udara sekitar 5 sampai 38 °C
  3. kelembaban udara yang tinggi, dan tentunya
  4. keberadaan kayu

Anda dapat mengatasi salah satu dari keempat syarat tersebut dengan mudah untuk menghindarkan furniture atau bahan konstruksi kayu dari jamur. Membatasi suplai oksigen pada kayu tentu bukan hal yang bisa dilakukan. Karena keberadaan oksigen di alam juga tidak bisa dibatasi, terlebih manusia juga membutuhkannya.

Ternyata, jamur juga membutuhkan suhu udara untuk hidup pada range yang sama dengan kebutuhan udara bagi manusia serta makhluk hidup lainnya. Ada beberapa jenis jamur bahkan mampu untuk bertahan hidup pada suhu di bawah 0 °C. Sehingga pada bagian ini sama sulitnya untuk dibatasi.

Metode yang paling efektif untuk dilakukan adalah dengan menjaga agar kayu tersebut tetap dalam keadaan kering. Itulah sebabnya kayu harus dikeringkan (Kiln Dry) terlebih dahulu pada MC level sekitar 8 hingga 14 %.

Hal ini penting untuk dilakukan sebelum kayu diproses menjadi furniture ataupun untuk kebutuhan kontruksi lainnyam entah kostruksi bangunan, jembatan dan lain sebagainya. Kebanyakan, jamur berkembang dengan baik pada kayu dengan MC level di atas 20%. Sementara di bawah level tersebut, akan sangat sulit bagi jamur untuk menjalar dan berkembang biak.

Baca juga: Tips Menjadikan Meja Belajar Anak Aman dan Ramah Lingkungan!

Mengenal Anti Stain untuk Kayu Biocide Wood Fungicide

biocide wood fungicide 100 gr

BioCide Wood Fungicide merupakan produk anti jamur substrat dengan kemasan 100 gram. Produk tersebut ini memiliki bahan aktif Methylene Bis Tiosianate (MBT) dan 2-thiocyanomethyl thiobenzothiazole TCMBT).

Bahan pengawet kayu tersebut efektif untuk mencegah maupun mengatasi pertumbuhan jamur. Seperti blue stain, black stain, white stain, dan berbagai jenis jamur lainnya. Jamur-jamur tersebut dapat merusak struktur dan tampilan kayu.

Biocide Wood Fungicide dapat digunakan pada media kayu (log dan gergajian), bambu, natural fiber, rotan, dan material sejenisnya. Teknik aplikasi produk ini mudah dilakukan yaitu pada kayu gelondong (log), kayu sawn timber, dan pada proses pengolahan kayu sebelum proses finishing.

Anda juga dapat mengandalkan produk ini setelah melakukan finishing pada media. Perawatan rutin dengan produk ini dapat membuat produk olahan kayu seperti furniture dan lain sebagainya dapat lebih awet.

Sebagai obat anti jamur berkualitas, ada beberapa fitur unggulan yang dimiliki oleh produk ini sehingga sering menjadi andalan. Beberapa fitur unggulan dari fungisida kayu ini yaitu:

  1. Sesuai untuk industry woodworking
  2. Mudah digunakan atau diaplikasikan
  3. Dapat diaplikasikan pada berbagai media
  4. Toksisitas rendah ramah lingkungan
  5. Efektif untuk jangka waktu cukup lama

Dengan beragam fitur unggulannya, kemudahan perawatan kayu dan media sejenisnya dari serangan jamur akan lebih mudah diwujudkan.

Baca juga: Obat Anti Jamur Kayu Sengon Murah Ini Sangat Berkualitas Lho!

Sistem Aplikasi BioCide Wood Fungicide

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, produk ini merupakan bahan anti jamur yang mudah untuk digunakan atau diaplikasikan. Hal ini juga berkaitan dengan metode aplikasinya yang sangat mudah.

BioCide Wood Fungicide dapat dilarutkan dengan air atau minyak (solvent). Sehingga Anda bisa menyesuaikan kebutuhan pengaplikasian jika menggunakan produk ini. Untuk lebih memudahkan Anda dalam mengaplikasikannya, Anda bisa mengikuti petunjuk yang tertera di bawah ini:

Tabel Konsentrasi Larutan BioCide Wood Fungicide

MusimKonsentrasi Larutan
Musim Kemarau/ kering1,5%
Musim Hujan/ basah2,5%

Dalam skala perbandingan, Anda bisa menggunakan 2,5 bahan: 1 air untuk diencerkan dan diaplikasikan pada musim hujan. Begitu juga pada musim kemarau, Anda bisa mengencerkan 1,5 bahan : 1 air lalu aduk merata.

Metode aplikasi yang bisa dilakukan ada beberapa cara, tentunya bisa disesuaikan pula sesuai dengan kebutuhan perawatan dan pengawetan yang dilakukan. Cara yang paling mudah, Anda bisa menggunakan kuas dan menguaskan larutan fungisida Biocide Wood Fungicide ke seluruh permukaan kayu, rotan maupun bambu dan material sejenisnya.

Anda juga bisa menggunakan sistem spray dan mengaplikasikannya ke seluruh bagian kayu. Selain itu, penggunaan mesin vakum tekan juga bisa menjadi pilihan. Terlebih untuk kebutuhan dalam skala industri yang membutuhkan pengawetan dalam skala besar dan waktu yang lebih efisien.

Untuk melengkapi informasi mengenai produk ini, Anda juga perlu mengetahui data teknis mengenai produk ini. Berikut adalah data teknis BioCide Wood Fungicide:

  1. Wujud : Campuran
  2. Warna : Merah gelap
  3. Kepadatan pada 25°C: 1.02 – 1.10 g/cm³
  4. Kekentalan pada 25°C: 18 – 20 cps
  5. Kelarutan dalam air pada 25°C: larut
  6. pH (1 % aq.soln) 25°C:   3.5 – 4.0

Petunjuk Keamanan dan Penyimpanan Produk

BioCide Wood Fungicide
BioCide wood Fungicide

Biocide Wood Fungicide merupakan produk dengan petunjuk penggunaan dan penyimpanan khusus. Hal ini ditujukan untuk mengindari bahaya keracunan dan iritasi terhadap kesehatan. Produk ini harus digunakan dengan:

  1. Pelindung (baju lengan panjang, celana panjang, kacamata, sarung tangan, masker, hingga sepatu).
  2. Tidak boleh makan, minum, dan merokok saat bekerja.
  3. Cuci bersih alat yang telah digunakan
  4. Jangan lupa untuk cuci tangan atau mandi setelah setelah selesai bekerja

Selain petunjuk keamanan untuk aplikasinya, Anda juga harus memahami bagaimana cara penyimpanan produk ini setelah selesai digunakan. Untuk meyimpan fungisida ini, ada beberapa hal yang juga harus menjadi perhatian. Diantaranya adalah:

  1. Simpan di tempat sejuk (hindari paparan sinar matahari langsung, api, dan kelembaban).
  2. Tutup rapat kemasan selama produk tidak dipakai.
  3. Hindari dari jangkauan anak-anak.
  4. Jangan buang kemasan dan sisa obat pada perairan bebas.
  5. Produk ini dapat menimbulkan iritas dan keracunan melalui mata, pernafasan, mulut, dan kulit.

Itulah beberapa informasi mengenai produk Biocide Wood Fungicide sebagai anti stain untuk kayu, bambu, rotan serta material sejenisnya. Produk berkualitas ini bisa Anda andalkan untuk memenuhi kebutuhan perawatan dan pengawetan pada material kayu dan sejenisnya.

Di Manakah Anda Bisa Mendapat Produk Anti Stain untuk Kayu Berkualitas?

Jika Anda memiliki pertanyaan lebih lanjut atau pemesanan mengenai produk ini, silahkan hubungi HotLine kami di sini : HotLine Bio. Atau melaui e-mail di [email protected]

Anda dapat membeli seluruh varian produk dari Bio Industri Omnipresen secara online melalui beberapa kanal marketplace kami berikut ini:

Anda juga bisa membeli seluruh produk dari Bio Industri Omnipresen secara langsung di beberapa service point kami berikut ini:

Bio Center Yogyakarta

Phone / fax: 0274 388301
Hp / WhatsApp: Klik Di Sini
e-mail: [email protected]

Bio Service Point Jepara

Phone: 0291 598992
e-mail: [email protected]

Bio Service Point Cirebon

Phone: 0231 320759
e-mail: [email protected]

Wow Ampuh Sekali Cara Mengawetkan Bambu dengan Biocide Ini

Meningkatkan kualitas bambu

Supaya bambu bisa digunakan lebih lama, dibutuhkan proses pengawetan dengan cara mengawetkan bambu menggunakan Biocide. Kebutuhan akan pengawetan bambu dikarenakan material ini juga cukup sering terkena serangan serangga.

Serangan dari serangga ini tentunya mampu merusak bambu dan menurunkan kualitasnya. Ketahanan mebel maupun produk olahan lainnya dari bambu juga terancam menurun. Jika tidak segera diatasi, penurunan tersebut akan membuat nilai jual dari produk olahan maupun nilai jual bambu itu sendiri ikut menurun.

Beragam Pemanfaatan Bambu

Bamboo

Sebagai salah satu material yang sudah digunakan manusia sejak ribuan tahun yang lalu, bambu tentunya sudah tidak asing lagi untuk kita semua. Bahan ini sangat banyak ditemui untuk digunakan sebagai material pembuatan banyak perangkat hidup.

Bambu bisa dimanfaatkan sebagai benda perlengkapan manusia, produk kerajinan, furniture hingga pada konstruksi rumah. Kemudahan dalam mendapatkan bahan ini menjadi salah satu alasan mengapa bambu masih sangat banyak digunakan hingga masa sekarang ini.

Bambu tumbuh subur dengan mudah di berbagai daerah di Indonesia. Keberadaannya yang melimpah membuat ketersediaannya dapat memenuhi kebutuhan pasar dengan baik. Sehingga harga jual dari material ini juga relatif terjangkau. Tak jarang jika bambu kerap dijadikan alternatif pilihan material yang bisa diandalkan.

Baca juga: Keunikan Bambu dan Tips Pengawetannya

Ada beberapa alasan yang membuat bambu cocok digunakan sebagai material dasar pembuatan berbagai produk. Bambu memiliki siklus panen yang cukup cepat sehingga keberadaannya mudah didapat dan membuat harganya juga cukup terjangkau.

Benda ini juga cukup elastic sehingga bisa dimanfaatkan untuk produk kerajinan yang membutuhkan kelenturan. Daya tahan bambu juga bisa bertahan selama beberapa tahun, dengan catatan apabila diperlakukan dengan benar. Jika tidak melalui proses yang benar, bambu bisa mengalami kerusakan dalam waktu singkat.

Pentingnya Mengawetkan Bambu

bambu digerogoti serangga

Kerusakan bambu bisa disebabkan oleh berbagai sumber, seperti serangan mikro organisme perusak. Seringkali, bambu mengalami kerusakan akibat serangan serangga. Rayap dan kumbang bubuk adalah jenis serangga yang paling sering menyerang bambu dan menyebabkan kerusakan.

Karena itulah, pengawetan bambu menjadi langkah yang perlu dilakukan untuk memastikan bambu dapat berumur panjang. Cara mengawetkan bambu bisa berjalan dengan efektif ketika menggunakan media bahan pengawet yang berkualitas. Untuk mengawetkan bambu, ada beberapa metode yang bisa dipilih pengrajin.

Pilihan cara untuk mengawetkan bambu ini perlu disesuaikan dengan kondisi dan kemampuan dari masing-masing pengrajin. Untuk pengrajin yang berskala kecil, metode yang lebih mudah seperti perendaman bisa dipilih.

Metode ini dilakukan dengan cara merendam bambu dalam cairan yang sudah dicampur bahan pengawet kayu. Cairan ini bisa juga dioleskan ke badan bambu. Untuk skala yang lebih besar, proses ini bisa dilakukan dengan bantuan mesin.

Baca juga: Cat Kayu Mengkilap untuk Kerajinan Bambu

Pengawetan bambu sendiri akan menghasilkan kualitas yang memuaskan apabila menggunakan bahan pengawet seperti Biocide Insecticide. Produk ini memiliki kandungan anti bakteri dan anti jamur untuk menghambat pertumbuhan mikroorganism perusak. Dengan cara mengawetkan bambu melalui semua metode di atas, hasil bambu yang lebih awet akan diperoleh.

Cara Mengawetkan Bambu dengan Biocide Insecticide

pengawetan pada bambu rendam

Melakukan pengawetan pada bambu untuk meningkatkan kualitasnya bukanlah hal yang sulit. Dengan mengandalkan Biocide Insecticide, pengawetan bambu dapat dilakukan dengan mudah. Berikut ini cara mengawetkan bambu yang mudah dilakukan dengan insektisida Biocide:

  1. Siapkan dan bersihkan bambu yang akan diawetkan terlebih dahulu. Hal ini penting untuk dilakukan agar proses pengaplikasian dan presapan bahan aktif dari Biocide Insecticide dapat dilakukan dengan lebih optimal.
  2. Selanjutnya, siapkan Biocide Insecticide dengan mengencerkanya. Encerkan dengan menggunakan air bersih hingga mencapai konsentrasi 0,1 % hingga maksimal 2%. Anda bisa menggunakan takaran 1 Biocide : 100 air. Pengenceran dan konsentrasi insektisida yang dibuat bisa disesuaikan dengan kebutuhan maupun kondisi lingkungan saat Anda melakukan pengawetan.
  3. Jika sudah siap, Anda bisa langsung mengawetkan bambu dengan lebih mudah. Anda bisa langsung melakukan pengawetan pada bambu dengan cara menguaskan bahan pengawet, menyemprotkannya, mengoleskannya, atau bahkan melakukan perendaman.
  4. Aplikasikan secara merata pada seluruh permukaan media. Jika untuk kebutuhan pengawetan skala industri, Anda dapat mengawetkan dengan menggunakan mesin vakum. Jika diawetkan dengan sistem perendaman, Anda bisa melakukannya minimal 15 menit. Lebih lama durasi perendaman, hasilnya akan lebih baik.
  5. Tunggu hingga bahan pengawet Biocide Insecticide benar-benar meresap ke dalam bambu. Jika sudah, biarkan bambu mengering dengan sendirinya tanpa perlu untuk dijemur di bawah sinar matahari langsung.
  6. Setelah benar-benar kering, bambu sudah bisa diolah menjadi berbagai produk sesuai dengan kebutuhan Anda.

Pengawetan dengan Biocide Insecticide dapat bertahan cukup lama. Bahan aktifnya mampu melindungi bambu selama 2 tahun setelah diaplikasikan. Begitu pula pada material lainnya yang dilapisi dengan pengawet kayu ini.

Keunggulan BioCide Insecticide

Racun rayap Biocide Insecticide

Biocide Insecticide memiliki berbagai fitur unggulan yang membuatnya sangat layak untuk Anda gunakan. Diantaranya yaitu:

  • Produk ini diformulasikan khusus untuk kebutuhan industri (woodworking) dan konstruksi bangunan. Sehingga saat digunakan untuk kebutuhan perawatan rumahan juga tetap optimal.
  • Efektif dan efisien digunakan untuk mencegah berbagai serangan hama. Diantaranya kumbang bubuk, kutu, rayap, nyamuk, thether (thothor), kecoa dan beragam serangga perusak kayu lainnya.
  • Bisa diaplikasikan pada berbagai media, terutama kayu. Termasuk material sejenis kayu seperti bambu, rotan, maupun berbagai jenis natural fiber dan material sejenis kayu lainnya.
  • Memiliki spektrum organisme target yang luas.
  • Aman dan ramah lingkungan untuk digunakan.
  • Dapat dilarutkan dengan air sehingga termasuk produk yang ekonomis
  • Dapat diaplikasikan dengan berbagai metode
  • Pengawet kayu ini juga memiliki stabilitas atau masa aktif cukup lama, bahkan sampai 2 tahun setelah diaplikasikan

Dilengkapi dengan berbagai fitur unggulan, produk ini memiliki daya lindung atau proteksi yang lebih lama terhadap serangan rayap maupun serangga lainnya. Sehingga keawetan dan kualitas dari material bambu lebih terjaga dengan baik. Bahkan semakin meningkat.

Memiliki berbagai manfaat untuk melindungi bambu, Anda tidak membutuhkan budget besar saat akan menggunakannya. Terlebih, saat ini Biocide Insecticide sudah tersedia dalam beberapa kemasan.

Produk ini cocok untuk kebutuhan pengawetan harian berbagai produk olahan bambu kesayangan Anda di rumah. Anda bisa menggunakan Biocide Insecticide dengan kemasan ekonomis seharga Rp. 115.000.

Di Manakah Anda Bisa Mendapat Produk Pengawet Furniture Kayu Akasia Berkualitas?

Jika Anda memiliki pertanyaan lebih lanjut atau pemesanan mengenai produk ini, silahkan hubungi HotLine kami di sini : HotLine Bio. Atau melaui e-mail di [email protected]

Anda dapat membeli seluruh varian produk dari Bio Industri Omnipresen secara online melalui beberapa kanal marketplace kami berikut ini:

Anda juga bisa membeli seluruh produk dari Bio Industri Omnipresen secara langsung di beberapa service point kami berikut ini:

Bio Center Yogyakarta

Phone / fax: 0274 388301
Hp / WhatsApp: Klik Di Sini
e-mail: [email protected]

Bio Service Point Jepara

Phone: 0291 598992
e-mail: [email protected]

Bio Service Point Cirebon

Phone: 0231 320759
e-mail: [email protected]

5 Tips Memilih Kitchen Set untuk Dapur

kitchen set dapur

Memiliki kitchen set yang awet untuk digunakan serta tampilannya yang menarik akan membuat penggunaannya bertahan lebih lama. Kebutuhan kitchen set di dapur cukup esensial. Jika bisa tersedia dalam kondisi optimal dan awet, hal ini akan sangat membantu.

5 Tips Memilih Kitchen Set untuk Dapur

kitchen set bergabung dengan meja makan dan ruang santai keluarga
kitchen set

Pada dasarnya, seluruh elemen yang ada pada interior rumah memiliki peran penting tersendiri sebagai penyempurna fungsi maupun kenyamanan hunian tersebut. Nah, hal ini berlaku juga saat akan memilih kitchen set untuk digunakan di dapur.

Keberadaan kitchen set yang rapi tentu akan membuatnya lebih enak dipandang serta meningkatkan nilai estetika bagi rumah Anda. Khususnya pada area dapur.

Nah, untuk mewujudkan hal tersebut, mari simak 5 tips memilih kitchen set untuk dapur berikut ini.

1.  Ukur Dapur dengan Teliti

Hal pertama yang harus dilakukan adalah mengukur dapur di rumah Anda dengan teliti. Pastikan ukuran kitchen set yang akan digunakan nantinya sesuai dengan ukuran dapur Anda. Hindari pengukuran salah yang dapat menyebabkan kekeliruan saat pemasangan kitchen set. Jika terlalu besar, ada resiko kitchen set tidak muat untuk dipasang di dapur.

Pastikan pula ukurannya tidak terlalu kecil, agar tetap sesuai dengan tata letak serta fungsinya bisa lebih optimal. Jadi, pengukuran ruangan dapur adalah langkah awal yang sangat penting untuk dilakukan.

2.  Membeli Kitchen Set Siap Pakai atau Built In

kitchen set dapur dengan bumbu dan sebuah wajan
kitchen set dapur

Untuk mempermudah, Anda dapat membeli kitchen set yang sudah siap pakai, sehingga hanya perlu memasangnya dan langsung bisa digunakan. Biasanya, kitchen set yang siap pakai dibanderol dengan harga yang lebih ekonomis jika dibandingkan dengan kitchen set built in.

Namun tentunya, model maupun ukuran dari kitchen set yang sudah siap pasang tidak bisa Anda tentukan sendiri. Anda hanya bisa memilih kitchen set yang sudah ada dan siap digunakan. Inilah yang menjadi kekurangannya.

Pada kitchen set dengan model built in, Anda bisa menyesuaikan dengan ukuran maupun model kitchen set yang diinginkan. Anda dapat membuat model kitchen set yang menyatu dengan dinding, atau model lainnya sesuai selera.

Kitchen set built in cenderung lebih mendukung gaya artistik karena dapat disesuaikan dengan kondisi ruangan dapur. Namun memilih menggunakan kitchen set built in mungkin akan memakan budget yang lebih besar.

3.  Memilih Kitchen Set untuk Dapur Sesuai dengan Model yang Tepat

Pemilihan gaya atau model kitchen set juga sebaiknya menjadi perhatian. Hal ini penting dan erat kaitannya dengan tampilan serta kesan estetika yang dihasilkan nantinya. Sesuaikan model kitchen set dengan konsep hunian yang Anda aplikasikan.

Untuk Anda yang bingung memilih gaya atau konsep kitchen set, gaya minimalis bisa menjadi pilihan. Kitchen set minimalis memiliki kesan timeless sehingga bisa digunakan dalam waktu yang lama dan tidak akan memunculkan kesan ketinggalan zaman. Selain itu, gaya minimalis pada peralatan dapur akan membuatnya lebih mudah dibersihkan.

4.  Tentukan Kapasitas Sesuai dengan Kebutuhan

Setiap hunian pasti memiliki kebutuhan yang berbeda-beda dengan keberadaan kitchen set. Tergantung dengan seberapa banyak peralatan dapur yang dimiliki, intensitas kegiatan memasak di dapur dan pertimbangan lainnya.

Oleh karena itu, sebaiknya Anda mampu menyesuaikan antara kebutuhan dengan kapasitas kitchen set yang akan digunakan nantinya. Dengan penyesuaian yang tepat akan mempermudah Anda untuk memenuhi kebutuhan selama berkegiatan di area dapur.

Penentuan kapasitas yang tepat juga meminimalisir adanya ceceran alat-alat dapur yang tidak tertampung akibat kurangnya ruang penyimpanan. Tampilan dapur juga dapat menjadi lebih rapi.

5.  Gunakan Bahan yang Berkualitas

Kayu meranti log. Sumber: Woodstock

Alokasi budget akan sangat berpengaruh pada semua aspek saat akan memilih kitchen set. Bagi Anda yang memutuskan untuk menggunakan kitchen set built in, budget yang cukup besar akan memudahkan Anda mendapatkan bahan baku yang lebih berkualitas.

Jika Anda memiliki budget yang cukup sedikit, pemilihan bahan baku mungkin saja akan rawan karena material yang memiliki kualitas terbaik biasanya dibanderol dengan harga yang cukup tinggi.

Anda dapat menyesuaikan bahan baku dengan biaya yang dialokasikan untuk kebutuhan kitchen set. Bahan baku yang paling sering dipilih untuk digunakan adalah kayu solid. Jenis kayu yang digunakan juga sangat beragam, bisa disesuaikan dengan biaya dan kebutuhan Anda.

Selain kayu, ada jenis laminasi yaitu HPL yang juga bisa Anda andalkan untuk pembuatan kitchen set. Bahan ini lebih mudah untuk dibersihkan dan memiliki ketahanan yang baik terhadap minyak dan panas. Memilih HPL sebagai material untuk kitchen set juga menjadi hal yang sangat tepat.

Itulah 5 tips memilih kitchen set untuk dapur kesayangan Anda. Untuk memaksimalkan fungsi dan keberadaan kitchen set agar lebih awet, Anda dapat mengandalkan produk pengawet kayu Biocide.

Di Manakah Anda Bisa Mendapat Produk Perawatan Kitchen Set (Biocide) untuk Dapur?

Jika Anda memiliki pertanyaan lebih lanjut atau pemesanan mengenai produk ini, silahkan hubungi HotLine kami di sini : HotLine Bio. Atau melaui e-mail di [email protected]

Anda dapat membeli seluruh varian produk dari Bio Industri Omnipresen secara online melalui beberapa kanal marketplace kami berikut ini:

Anda juga bisa membeli seluruh produk dari Bio Industri Omnipresen secara langsung di beberapa service point kami berikut ini:

Bio Center Yogyakarta

Phone / fax: 0274 388301
Hp / WhatsApp: Klik Di Sini
e-mail: [email protected]

Bio Service Point Jepara

Phone: 0291 598992
e-mail: [email protected]

Bio Service Point Cirebon

Phone: 0231 320759
e-mail: [email protected]

Begini Cara Mengawetkan Kayu Glugu yang Aman untuk Dilakukan

kayu glugu

Cara mengawetkan kayu glugu yang aman juga mudah jika menggunakan obat pengawet yang tepat. Keawetan kayu glugu dapat bertambah jika diawetkan dengan menggunakan bahan pengawet yang berkualitas.

Pengawetan kayu adalah salah satu upaya peningkatan kualitas kayu glugu agar dapat lebih efisien untuk digunakan. Pengolahan kayu kelapa ini juga bisa lebih dioptimalkan setelah melalui tahap pengawetan dengan bahan pengawet yang memiliki kualitas terbaik.

Kayu Glugu yang Serbaguna

glugu (kayu kelapa)

Pohon kelapa memiliki berbagai manfaat yang banyak dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan manusia. Dari bagian akarnya yang kerap dimanfaatkan untuk obat alami, bunganya yang bisa diolah menjadi sayuran, air, daun, juga kayunya.

Pemanfaatan kayu kelapa untuk memenuhi berbagai kebutuhan manusia sudah terbukti. Diliat dari banyaknya mebel maupun berbagai perabotan dan hiasan yang berasal dari material kayu kelapa. Kayu glugu tergolong sebagai kayu yang berkualitas tinggi, terlebih kayu glugu yang berasal dari bagian tengah batang pohon kelapa.

Glugu adalah kayu yang memiliki tingkat kekuatan yang bagus sehingga sudah terbukti sebagai kayu yang sangat kokoh. Apalagi jika kayu glugu yang akan diolah telah diawetkan sebelumnya. Maka kualitasnya bisa menyamai kualitas dari kayu jati.

Karakteristik inilah yang mampu membuat kayu glugu (terlebih yang berasal dari pohon kelapa tua) banyak diminati oleh para pecinta kayu. Dengan kualitas yang bisa ditingkatkan hingga setara dengan kayu jati, Anda bisa mendapatkan kayu ini dengan harga yang lebih terjangkau.

Ditambah lagi dengan serat kayu yang khas, membuat tampilan mebel ataupun berbagai produk olahan dari kayu glugu tampak semakin menarik. Ciri khas dari kayu glugu ini membuat hasil pemanfaatan berupa olahan kayunya memiliki tampilan khas yang unik.

Pemanfaatan Kayu Kelapa

furniture kayu glugu

Akhir-akhir ini, kenaikan harga kayu jenis tertentu yang menjadi pilihan utama bagi pengrajin seperti kayu jati semakin tidak dapat dikendalikan. Ketersediaan kayu jenis ini yang semakin sulit membuat harganya semakin melambung dan susah dicari.

Pengrajin pun kemudian dipaksa untuk memikirkan alternatif untuk mengatasi keadaan demikian dengan beralhi ke jenis kayu lain sebagai bahan baku produk kerajinan kayu. Kayu glugu bisa menjadi alternatif yang cukup baik untuk tujuan tersebut.

Kualitas kayu glugu sendiri sebenarnya masih di bawah kayu jati. Akan tetapi, kayu glugu jauh lebih mudah untuk didapatkan di hampir semua wilayah di Indonesia mengingat pohon kelapa yang dijadikan kayu jenis ini tumbuh secara melimpah di wilayah-wilayah tersebut.

Harganya juga menjadi terjangkau. Meskipun begitu, jika memanfaatkan kayu glugu, pengrajin perlu mengatasi kekeurangan kayu jenis ini. Kayu glugu sebenarnya memiliki kekuatan yang cukup untuk produksi furniture.

Jika digunakan untuk konstruksi rumah, kayu ini berisiko mudah melengkung. Selain itu, apabila kayu glugu yang digunakan usianya belum cukup tua, tingkat kerawanan akan terkena kerusakan juga menjadi tinggi. Kayu glugu bisa terkena serangan mikro organisme perusak yang akan menyebabkan kerusakan permanen.

Untuk mencegahnya, diperlukan proses pengawetan kayu sebelum kayu glugu diolah. Proses dan cara mengawetkan kayu glugu yang aman ini sebenarnya mudah untuk dilakukan, selama menggunakan bahan pengawet yang berkualitas.

Cara Mengawetkan Kayu Glugu

Pengawet Kayu Glugu
Pengawet Kayu Glugu Biocide Insecticide

Untuk mengawetkan kayu glugu, pada dasarnya bisa ditempuh dengan memberikan bahan pengawet kayu pada badan kayu ini sendiri. Cara mengawetkan kayu glugu yang aman semacam ini bisa dikerjakan dengan cara merendam, menyemprot atau mengoleskan cairan yang sudah dicampur dengan obat pengawet kayu.

Efektivitas pengawetan kayu ini akan sangat dipengaruhi oleh bahan pengawet kayu yang digunakan. Obat pengawet kayu seperti Biocide Insecticide yang memiliki berbagai macam kelebihan dapat digunakan untuk keperluan pengawetan kayu glugu ini.

BioCide Insecticide dapat menjadi produk aman yang diandalkan sebagai pembasmi rayap alami. Bahan ini juga sekaligus menjadi bahan penghilang rayap atau berbagai serangga lainnya. Obat ini efektif digunakan untuk mengatasi kemunculan berbagai jenis serangga  yang berpotensi merusak kayu glugu.

Serangan serangga pada kayu glugu dapat membuat kualitas kayu glugu menurun. Untuk meminimalisir hal itu terjadi, dibutuhkan pengaplikasian insektisida berkualitas dari Biocide ini. Dilengkapi dengan kandungan Cypermethrine 100 Ec,  produk ini akan sangat efektif diandalkan sebagai obat anti serangga.

Biocide Insecticide adalah produk anti serangga yang bisa digunakan untuk perawatan berbagai jenis kayu, termasuk glugu. Bukan hanya dapat digunakan pada kayu, Anda juga dapat menggunakan pengawet kayu ini pada produk olahan.

Seperti furniture, hiasan, produk kerajinan, maupun berbagai jenis produk lainnya yang dapat dihasilkan dari kayu kelapa. Pemeliharaan berbagai benda tersebut yang dilakukan dengan mengandalkan Biocide Insecticide adalah keputusan yang tepat.

Fitur Unggulan BioCide Insecticide

Pengawet kayu anti serangga Biocide Insecticide

Produk pengawet kayu berkualitas ini dilengkapi dengan berbagai keunggulan yang membuatnya mampu bekerja secara optimal. Beberapa fitur unggulannya membantu melindungi kayu glugu agar kualitasnya tetap terjaga dengan baik.

Berikut adalah beberapa fitur unggulan dari pengawet kayu aman dan ramah lingkungan Biocide Insecticide ini:

  • Dapat diformulasikan khusus untuk kebutuhan industri (woodworking) dan konstruksi bangunan.
  • Efektif dan efisien digunakan untuk mencegah berbagai serangan hama. Diantaranya kumbang bubuk, kutu, rayap, nyamuk, thether (thothor), kecoa dan beragam serangga perusak kayu lainnya.
  • Memiliki spektrum organisme target yang luas.
  • Aman dan ramah lingkungan untuk digunakan.
  • Dapat dilarutkan dengan air sehingga termasuk produk yang ekonomis
  • Dapat diaplikasikan dengan berbagai metode
  • Pengawet kayu ini juga memiliki stabilitas atau masa aktif cukup lama, bahkan sampai 2 tahun setelah diaplikasikan

Pengaplikasian Biocide Insecticide membuatnya terlindungi dengan lebih optimal. Perlindungan dari kandungan bahan aktif di dalamnya mampu bertahan hingga jangka waktu 2 tahun sejak pertama kali diaplikasikan.

Tentunya, semua itu juga tidak bisa terlepas dari adanya Cypermethrine sebagai bahan aktif produk ini. Keawetan kayu kelapa ini dapat bertahan lebih lama, dan agar lebih mudah diolah juga.

Anda dapat mengandalkan produk insektisida kayu yang berkualitas ini untuk melindungi berbagai jenis kayu maupun mebel. Termasuk jenis kayu glugu.

Biocide Insecticide sudah tersedia dalam beberapa kemasan. Dapat diandalkan untuk memenuhi kebutuhan pengawetan harian furniture dari kayu glugu kesayangan Anda. Biocide Insecticide juga tersedia dengan kemasan yang lebih ekonomis seharga Rp. 115.000.

Di Manakah Anda Bisa Mendapat Produk Berkualitas untuk Mengawetkan Kayu Glugu?

Jika Anda memiliki pertanyaan lebih lanjut atau pemesanan mengenai produk ini, silahkan hubungi HotLine kami di sini : HotLine Bio. Atau melaui e-mail di [email protected]

Anda dapat membeli seluruh varian produk dari Bio Industri Omnipresen secara online melalui beberapa kanal marketplace kami berikut ini:

Anda juga bisa membeli seluruh produk dari Bio Industri Omnipresen secara langsung di beberapa service point kami berikut ini:

Bio Center Yogyakarta

Phone / fax: 0274 388301
Hp / WhatsApp: Klik Di Sini
e-mail: [email protected]

Bio Service Point Jepara

Phone: 0291 598992
e-mail: [email protected]

Bio Service Point Cirebon

Phone: 0231 320759
e-mail: [email protected]

Cara Membasmi Rayap Alami? Temukan Informasi Lengkapnya di Sini!

Untuk menghindarkan rumah Anda dari rayap, perlu cara membasmi rayap alami yang dapat menjadi menjauhkan rayap atau serangga lainnya.

Ada dua jenis rayap, yakni rayap kayu kering dan rayap tanah. Rayap kayu kering aktif atau suka di atas tanah dan hidup sepenuhnya di dalam kayu yang mereka lubangi. Sedangkan rayap tanah, hidup di bawah tanah dan menjelajah struktur bangunan dari bawah.

Rayap tanah membutuhkan banyak moisture, dan mereka membuat terowongan dari tanah untuk berkelana dan melindungi dirinya dari dehidrasi. Kedua jenis rayap tersebut memakan kayu di dalam rumah Anda, yang pada akhirnya dapat merusak kekuatan bangunan.

Tanda-Tanda Rayap Muncul di Rumah

Kemunculan rayap di rumah seringkali tidak disadari. Hingga menyebabkan kerusakan yang cukup membahayakan bahkan beresiko menyebabkan hunian Anda roboh. Menghindari kerusakan terjadi lebih parah, Anda harus mengetahui tanda-tanda bahwa rayap mulai muncul di rumah Anda.

Berikut tanda-tanda kehadiran rayap yang perlu Anda ketahui agar dapat menghindarkan rayap dari rumah dan membuat rumah aman:

  1. Kerusakan kayu, inilah tanda yang paling diketahui dari kehadiran rayap, rayap memakan kayu hingga berlubang besar. Jika Anda menemukan kayu pada bangunan anda cepat ditelesuri asalnya, dan buka lubang kayu-kayu tersebut.
  2. Telur-telur kecil seperti pasir berwarna coklat, telur ini muncul dengan misterius dan inilah kotoran rayap kayu kering.
  3. Terowongan dari tanah yang menjalar ke atas, biasanya menempel di dinding atau tiang, tanda ini adalah rayap tanah sedang menginvasi kayu kusen atau tiang rumah Anda.
  4. Laminasi lantai kayu sagging, atau seperti mau mengelupas dan bergelombang, hal ini adalah tanda rayap sedang bekerja di bawah lantai kayu Anda.
  5. Keretakan yang tidak dapat dijelaskan, biasanya muncul di dinding eksterior dan interior, plafon, balok, dan balok kasa, serta pagar kayu, bisa berarti rayap hadir.

Cara Membasmi Rayap Alami

Rayap kayu

Apa cara membasmi rayap alami yang harus dilakukan jika mebel, kusen atau bangunan Anda terserang rayap? Jika Anda merasa bahwa kayu sudah terserang rayap, Agar mereka tidak berkerumun di rumah Anda, lakukan tindakan pencegahan ini:

  1. Jadwalkan pemeriksaan rayap 2 sampai 3 tahun. Karena rayap dapat melakukan kerusakan yang berarti dalam waktu 2 tahun.
  2. Hentikan kebocoran pada pipa saluran air Anda (rayap bawah tanah menyukai kelembaban).
  3. Isilah semua celah di pondasi, dengan beton, batu, dan di sekitar atap Anda.
  4. Hindari akumulasi kelembaban di sekitar pondasi rumah Anda. Jauhkan selokan dan sumber air lainnya. Bersihkan sekitar rumah dari puing-puing tidak mengundang rayap. Saat menyiram bunga di samping rumah Anda, usahakan jangan sampai papan plester atau kayu basah.
  5. Jaga agar dasar ventilasi udara terpapar sepenuhnya (tidak ditumbuhi semak semak) agar kelembaban tetap turun.
  6. Perbaiki atap yang rusak atau saluran di atas genteng agar tidak tergenang air, yang bertindak sebagai titik masuk kelembaban untuk datangnya rayap.
  7. Pastikan tidak ada kayu di rumah Anda yang bersentuhan langsung dengan tanah. Harus ada setidaknya celah 18 inci (biasanya beton) antara tanah dan kayu apapun.
  8. Gunakan obat anti rayap kayu terbaik di Indonesia yang saat ini sedang booming, yakni BioCide Insecticide. Setelah Anda melakukan langkah sebelumnya, sangat penting untuk memberikan obat anti rayap terbaik di Indonesia agar perlindungan lebih lama.

Obat Anti Rayap Alami Biocide Insecticide

pengawetan kayu karet
Pengawetan kayu bebas rayap dan aneka serangga dengan Biocide Insecticide

Untuk menghindarkan rumah Anda dari rayap, BioCide Insecticide dapat menjadi cara membasmi rayap alami sekaligus bahan penghilang rayap atau serangga lainnya. Obat ini efektif mengatasi munculnya berbagai jenis serangga  dan rayap, serangga atau kumbang bubuk, kecoa, nyamuk, rayap, dan serangga perusak kayu lainnya.

Kandungan Cypermethrine 100 Ec di dalam produk ini membuatnya sangat efektif sebagai obat anti serangga. Biocide Insecticide adalah anti serangga yang bisa digunakan untuk perawatan berbagai jenis kayu.

Untuk pemeliharaan bangunan dan gedung, produk pengawet kayu tersebut cukup di siramkan pada pojok-pojok lantai. Kemudian dapat diaplikasian dengan system vakum tekan, spray, kuas, hingga rendam. Begitu juga jika ingin mengaplikasikan pada kursi, meja atau perabot lainnya di rumah Anda.

Selain sebagai cara membasmi rayap alami, BioCide Insecticide ini dapat membantu menguatkan sifat mekanis kayu. Artinya dengan terhindarnya kayu dari serangan hama perusak, umur pakai akan lebih panjang. Sifat mekanis kayu atau kekuatan kayu ialah kemampuan kayu untuk menahan muatan dari luar.

Yang dimaksud dengan muatan dari laur ialah gaya-gaya di luar benda yang mempunyai kecenderungan untuk mengubah bentuk dan besarnya benda. Kekuatan kayu memegang peranan penting dalam penggunaan kayu untuk bangunan sehingga obat anti rayap BioCide mutlak dibutuhkan.

Data Teknis dan Fitur Unggulan

Racun rayap Biocide Insecticide

Berikut adalah data teknis mengenai kandungan dalam Biocide Insecticide beserta fitur unggulan dari produk ini:

  1. Bahan Aktif : Cypermethrine 100 Ec
  2. Toksikologi : LD 50 Oral (tikus) 2308mg/kg BB & Dermal (tikus) > 7120.mg/kg BB
  3. Cara kerja : Racun kontak dan lambung
  4. Formulasi : Emulsifible Consentrate (EC)
  5. Korosifitas : Tidak korosif
  6. Kelas Bahaya : II (bahaya)
  7. Stabilitas : 2 tahun.
  8. Diformulasikan khusus untuk kebutuhan industri (woodworking) dan konstruksi bangunan.
  9. Efektif dan efisien mencegah kumbang bubuk, kutu, rayap, nyamuk, thether (thothor), kecoa dan berbagai jenis serangga lainnya.
  10. Memiliki spektrum organisme target yang luas.
  11. Dapat dilarutkan dengan air sebagai produk water based sehingga lebih ekonomis.

Metode Aplikasi Insektisida Biocide

BioCide Insecticide dapat digunakan sebagai obat anti rayap alami yang mudah untuk diaplikasikan. Metode aplikasinya juga bisa dilakukan dengan berbagai cara. Baik metode yang biasa digunakan pada pabrik atau industri menengah hingga dapat dilakukan oleh individu.

Diantaranya yaitu melalui metode injeksi, spray, oles, perendaman ataupun menggunakan mesin vakum dengan metode vakum tekan. Sebelum diaplikasikan, Anda perlu melarutkan BioCide Insecticide terlebih dahulu agar mendapatkan hasil maksimal. Yaitu dengan cara:

  1. Larutkan bahan pengawet dengan konsentrasi antaranya 0,1%-0,2%
  2. Sebaiknya jaga pH dalam keadaan sama baik selama digunakan maupun disimpan. Untuk hasil yang maksimal, sebaiknya gunakan pH larutan tersebut dibawah 7.

Dari persiapan, pelarutan, hingga pengaplikasian, sebaiknya Anda tetap mengedepankan keamanan. Gunakan alat pelindung diri agar hasil perawatan lebih optimal dan Anda tetap aman.

Minimal gunakan masker, pakaian berlengan panjang, dan gunakan kaca mata. Hal ini diperlukan untuk melindungi Anda sebagai aplikator dari resiko kecelakaan saat pengaplikasian.

Di Manakah Anda Bisa Mendapat Produk untuk Membasmi Rayap Alami?

Jika Anda memiliki pertanyaan lebih lanjut atau pemesanan mengenai produk ini, silahkan hubungi HotLine kami di sini : HotLine Bio. Atau melaui e-mail di [email protected]

Anda dapat membeli seluruh varian produk dari Bio Industri Omnipresen secara online melalui beberapa kanal marketplace kami berikut ini:

Anda juga bisa membeli seluruh produk dari Bio Industri Omnipresen secara langsung di beberapa service point kami berikut ini:

Bio Center Yogyakarta

Phone / fax: 0274 388301
Hp / WhatsApp: Klik Di Sini
e-mail: [email protected]

Bio Service Point Jepara

Phone: 0291 598992
e-mail: [email protected]

Bio Service Point Cirebon

Phone: 0231 320759
e-mail: [email protected]

Alasan Penting Kenapa Pagar Kayu Perlu Diberi treatment

Koleksi Desain Pagar Kayu Rumah Minimalis Terbaru - Kioopo.com

Pemilihan pagar perlu mempertimbangkan banyak faktor, dari kelebihan dan kekurangannya. Pagar sendiri terdiri dari berbagai macam material seperti besi, tembok, bambu atau pun kayu. Material-material ini dikenal baik untuk bahan baku pagar, dan banyak dijumpai di berbagai bangunan hunian.

Penggunaan pagar yang paling sering adalah besi dan beton karena dikenal sebagai material yang minim risiko. Namun, bagi Anda yang menyukai keindahan dan seni, mungkin akan lebih memilih pagar kayu dibandingkan dengan pagar besi dan beton. Anda mungkin akan mempertimbangkan pagar kayu yang punya kelebihan bisa dibentuk dengan mudah dan punya warna natural yang juga menggoda.

Meski begitu, penggunaan kayu sebagai pagar membutuhkan pertimbangan yang matang. Pasalnya, kayu  dikenal sebagai material yang mudah lapuk, apalagi ketika digunakan untuk outdoor.

Alasan Penting Pagar Kayu Memerlukan Perawatan

Membutuhkan keberanian ketika Anda harus memilih kayu sebagai bahan utama pagar. Selain memiliki risiko yang tinggi, pagar kayu juga dikenal sebagai material yang mahal dan memerlukan perawatan khusus. Akan tetapi, nilai keindahan yang ditawarkan kayu memang lebih tinggi dibandingkan tembok atau pun besi. Kesan yang dinamis dan hangat sangat kental serta menyatu pada pagar kayu.

Disebutkan bahwa kayu merupakan material yang sangat mudah lapuk dikarenakan oleh berbagai faktor. Nah, berikut berbagai alasan pagar kayu harus Anda rawat dengan baik agar awet dan bahkan lebih awet dari besi:

  1. Risiko Serangan Rayap dan Jamur

Rayap dan jamur merupakan musuh utama kayu baik di indoor ataupun outdoor. Ketika kayu diserang dua organisme tersebut, treatment yang dilakukan akan memakan waktu serta biaya. Akan lebih baik untuk melakukan tindakan pencegahan sebelum jamur dan rayap menyerang kayu, sehingga Anda tidak merasa khawatir akan masalah jamur atau rayap akan muncul.

Anda bisa menggunakan cairan khusus untuk mengatasi masalah ini seperti teak oil atau bahan kimia khusus untuk jamur dan rayap. Aplikasi teak oil atau bahan kimia, alangkah baiknya dilakukan setiap enam bulan sekali.

  1. Risiko Lapuk Akibat Perubahan Cuaca

Kayu sangat mudah lapuk ketika terkena sinar matahari ataupun hujan secara terus-menerus. Proses oksidasi yang terjadi bisa menyebabkan kayu mudah lapuk dan berubah warna menjadi keabuan serta mudah keropos bahkan ketika disentuh.

Untuk menghindari masalah ini maka Anda harus menggunakan cat khusus seperti cat dengan keunggulan weather resistance. Dengan treatment ini, kayu dapat terlindungi dari sinar matahari langsung dan hujan.

  1. Warna Kusam

Jika Anda sudah menggunakan pagar kayu lebih dari 5 tahun atau lebih, mungkin saja tampilan pagar kayu tersebut mulai kusam. Oleh itu, dibutuhkan refinishing. Tampilan cat yang kusam  ini sangat sering terjadi pada cat solvent based. Hal ini, karena cat solvent mudah menguap. Tampilan cat yang melapisi permukaan kayu cenderung mudah kusam.

Ada baiknya refinishing atau mengecat ulang pagar kayu tersebut menggunakan cat water based. Cat water based lebih fleksibel terhadap perubahan cuaca sehingga cat akan menjaga kualitas pagar kayu lebih baik.

  1. Pagar Kayu Kotor

Masalah ini sebenarnya tidak terjadi pada pagar kayu saja, tapi juga pagar dengan material lain. Meskipun terkesan sepele, kotoran pada pagar kayu juga bisa menyebabkan masalah serius pada kayu seperti mengganggu tampilan.

Saat hujan, biasanya kotoran akan lebih cepat menempel pada pagar kayu akibat tanah yang menempel atau pun kotoran lainnya. Sebaiknya, bersihkan secara rutin ketika pagar kayu mulai kotor akibat aktor tersebut.

Bahan Tretatment Pagar Kayu Terbaik

Sebagian orang mungkin cukup abai mengenai masalah ini sehingga cukup memahami cara perawatan kayu yang benar. Bahan treatment kayu yang cukup mahal dan caranya yang sedikit rumit membuat orang-orang enggan merawat kayu dengan baik.

Hal ini bisa Anda tepis ketika menggunakan bahan antijamur dan antiserangga dari produksi Bio Industri Omnipresen. Kedua bahan tersebut adalah Biocide Insecticide dan Biocide Surface Film Preservative, bahan treatment kayu yang sangat mudah untuk diaplikasikan.

Anda cukup mencampurkan Biocide tersebut dengan air kemudian dioleskan atau disemprotkan ke seluruh permukaan kayu. Selain mudah diaplikasikan, bahan treatment kayu ini juga dijual dengan harga yang terjangkau.

Anda bisa order langsung melalui kontak hotline atau marketplace dengan klik langsung link pada website ini. Pembelian secara offline dapat Anda melalui agen-agen Bio Industri Omnipresen di kota Anda atau dapat juga langsung mengunjungi kantor Bio yang terletak di Yogyakarta, Cirebon dan Jepara.