Home Blog

Merawat Furnitur Kayu Pinus Menggunakan Bahan Pengawet Berkualitas

Merawat furniture kayu pinus dengan bahan pengawet kayu berkualitas sangat penting untuk dilakukan. Sebabnya, banyak orang membutuhkan material kayu pinus untuk membuat mebel dan furnitur mereka.

Perkembangan industri mebel atau furniture saat ini juga diikutin dengan semakin tingginya peminat di bidang ini. Meningkatnya minat pembeli juga membuat semakin banyak jenis kayu yang digunakan untuk memenuhi ketersediaan barang.

Agar furniture kayu pinus bisa digunakan lebih lama, dibutuhkan cara merawat furniture kayu pinus yang benar. Anda bisa menggunakan bahan pengawet kayu berkualitas untuk mewujudkannya.

Mengenal Karakter Alami Kayu Pinus

Untuk bisa merawat furniture kayu pinus dengan baik, dibutuhkan pula pengetahuan dasar mengenai kondisi kayu. Yang paling terutama seperti apa keunggulan dan kekurangan suatu material kayu sehingga Anda bisa memastikan treatment apa yang perlu dilakukan.

Nah, untuk mencapai tujuan tersebut, berikut ini beberapa penjabaran mengenai keunggulan serta kelemahan atau kekurangan yang dimiliki oleh kayu pinus.

Aplikasikan solusi efektif mengawetkan kayu pinus dengan bahan pengawet yang ampuh

Keunggulan Kayu Pinus

Kayu pinus yang sering disebut pula sebagai kayu jati belanda ini memiliki beragam keunggulan, di antaranya.

Termasuk jenis kayu yang murah

Yang sering menjadi alasan utama dari penggunaan material kayu ini biasanya berkaitan dengan biaya. Jika dibandingkan dengan jenis kayu lain, terlebih dengan kayu jati maka kayu pinus tergolong jenis kayu yang lebih murah.

Tidak heran jika kemudian kayu ini banyak dimanfaatkan untuk beragam kebutuhan. Termasuk untuk pengolahannya sebagai bahan baku pembuatan aneka furnitur.

Memiliki warna terang

Kayu pinus memiliki warna alami cenderung terang, hal ini juga memberikan kemudahan bagi Anda yang akan melakukan finishing. Beragam warna cat kayu bisa Anda aplikasikan baik gelap maupun terang untuk mengeksplorasi ragam finishing kayu pinus.

Anda bisa menerapkan warna-warna terang dan lembut seperti candy brown maupun yellow ox. Selain itu, pilihan warna cat kayu yang gelap seperti sonokeling ataupun papua rose juga bisa menjadi pilihan.

Tema natural transparan juga akan sangat cocok diaplikasikan pada cat ini karena warna kayu yang terang juga disertai dengan serat kayu yang menarik.

kayu pinus

Tahan lama untuk digunakan

Meski memiliki nilai jual cukup ekonomis, bukan berarti kayu ini tidak memiliki kualitas yang baik. Kayu pinus termasuk jenis kayu yang tahan lama untuk digunakan.

Anda tidak perlu khawatir untuk menggunakan material ini sebagai bahan baku utama pembuatan mebel. Anda bisa mendapat kualitas kayu yang lebih baik jika furniture kayu pinus Anda mendapat perawatan menggunakan pengawet kayu yang berkualitas.

Bobotnya ringan

Berbeda dengan jati maupun sonokeling yang memiliki bobot kayu cukup besar, pinus memiliki bobot yang lebih ringan. Oleh karena itu, sebenarnya penggunaan kayu ini sebagai bahan baku pembuatan mebel termasuk cukup ideal.

Anda bisa mendapatkan mebel yang berkualitas, memiliki bobot yang tidak terlalu berat. Namun juga tetap awet dan tahan lama untuk digunakan.

Tahan guncangan

Yang menarik lagi dari kayu pinus yaitu mengenai keunggulannya yang tahan guncangan. Wajar jika bahan jenis kayu ini menjadi pilihan untuk bahan furniture, terutama untuk  mebel yang yang berpotensi mendapat guncangan besar.

Bahan kayu pinus ini cocok digunakan untuk kursi anak, kursi, meja dan aneka mebel lainnya.

Kelemahan Kayu Pinus

Seperti halnya jenis kayu lainnya, kayu pinus juga tidak luput dari kelemahan. Beberapa kelemahan dari penggunaan material ini di antaranya:

Tidak fleksibel

Meski memiliki beragam keunggulan yang tentunya akan sangat membantu aktifitas manusia, kayu pinus ternyata tidak semudah itu untuk diolah. Material kayu pinus termasuk bahan yang tidak fleksibel.

Tidak heran jika ternyata Anda aga susah mengatasi kesulitan untuk membentuk bahan dari kayu pinus ini sebagai mebel. Sangat wajar jika dibutuhkan tenaga profesional yang sudah mahir di bidang ini untuk dapat mengolah kayu pinus dengan baik.

Memiliki banyak mata kayu

Salah satu hal yang harus menjadi perhatian dan pertimbangan saat akan menggunakan mebel dari pinus adalah perihal banyaknya mata kayu di permukaannya. Meskipun terkadang menjadi daya tarik tersendiri, keberadaan mata kayu yang cukup banyak pada kayu pinus juga kerap menjadi masalah.

Mudah memuai

Kayu pinus log

Jika digunakan pada area outdoor yang memiliki intensitas terkena perubahan cuaca secara acak dan kadang ekstrim, kayu ini akan cukup menghadapi masalah. Kayu pinus mudah memuai jika digunakan pada area outdoor.

Penggunaan bahan finishing yang membantu melapisi kayu dengan baik tentu sangat diperlukan demi menjaga kualitas kayu tetap bagus.

Butuh perawatan ekstra

Perawatan ekstra pada penggunaan material berbahan kayu pinus seharusnya bisa dipersiapkan dengan baik. Segala resiko yang bisa saja terjadi saat penggunaan kayu ini termasuk saat digunakan pada area outdoor.

Untuk benar-benar menjaga kualitas kayu dengan baik, diperlukan perawatan yang lengkap. Anda bisa menggunakan bahan pelapis kayu, pengawet kayu, pernis, hingga plitur kayu untuk menjaga lapisan kayu tetap bagus.

Merawat Furnitur Kayu Pinus dengan Bahan Pengawet Kayu Berkualitas

Menggunakan furnitur berbahan kayu pinus memang harus siap dengan perawatan. Hal ini terjadi juga saat Anda menggunakan mebel tersebut pada area outdoor yang lebih beresiko membuat kayu memuai.

Masalah yang muncul pada furnitur berbahan pinus tentunya juga sama seperti kebanyakan mebel lainnya. Terutama bagi mebel yang Anda gunakan untuk kebutuhan eksterior yang lebih rentan terkena hujan dan pengaruh cuaca lainnya. Tak heran jika mebel kayu pinus tersebut juga lebih mudah ditumbuhi lumut dan jamur.

Permukaan mebel yang terkena jamur dan lumut pasti akan sangat mengganggu. Bukan hanya menurunkan nilai jual tetapi juga beresiko membuat material kayu pinus mengalami penurunan nilai fungsinya.

Untuk merawat dan mencegah kerusakan lebih parah, Anda bisa menggunakan bahan pengawet kayu berkualitas. Penggunaan Biocide SFP adalah pilihan yang tepat untuk kebutuhan perawatan furniture kayu pinus paling efektif.

Biocide Surface Film Preservative (SFP) Sebagai Bahan Pengawet Kayu Berkualitas

Biocide Wood Fungicide

Biocide Surface Film Preservative mengandung bahan aktif Diuron dan Carbendazim Calcium Bis (dodecybenxenesulfonate). Produk ini adalah produk yang cocok untuk perawatan pada furniture kayu pinus. Kombinasi kedua bahan aktif tersebut memiliki kinerja yang optimal untuk mencegah bahkan mengatasi kemunculan jamur dan lumut.

Diformulasikan mengikuti proses produksi sesuai standar keamanan menurut US EPA, keamanan produk tidak perlu diragukan lagi. Cara penggunaannya pun sangat mudah karena produk ini termasuk produk water based. Cukup diencerkan dengan air bersih sesuai takaran yang dianjurkan lalu bisa langsung diaplikasikan.

Produk ini bisa diaplikasikan dengan teknik kuas maupun penyemprotan. Cara aplikasinya bisa disesuaikan dengan kebutuhan dan keinginan Anda.

Di Manakah Anda Bisa Mendapat Bahan Pengawet Kayu Berkualitas?

Biocide Wood Chemical Treatment

Jika Anda memiliki pertanyaan lebih lanjut atau pemesanan mengenai produk ini, silahkan hubungi HotLine kami di sini : HotLine Bio. Atau melaui e-mail di [email protected]

Anda dapat membeli seluruh varian produk dari Bioindustries secara online melalui beberapa kanal marketplace kami berikut ini:

Anda juga bisa membeli seluruh produk dari Bioindustries secara langsung di beberapa service point kami berikut ini:

Bio Center Yogyakarta

Jl. Sidikan 94, Surosutan, Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta, Indonesia 55162
Phone / fax: 0274 388301
Hp / WhatsApp: Klik Di Sini
e-mail: [email protected]

Bio Service Point Jepara

Jl. Raya Kudus Km. 9, Ngabul, Tahunan, Jepara, Jawa Tengah 59417
Phone: 0291 598992
e-mail: [email protected]

Bio Service Point Cirebon

Jl. Escot No.42 RT.014/RW.04, Desa Tegalwangi, Weru, Cirebon, Jawa Barat 45154

Phone: 0231 320759
e-mail: [email protected]

Hindari Serangan Rayap pada Furniture dengan Obat Pengawet Kayu

Furniture yang terkena masalah akibat adanya serangan rayap bisa ditangani menggunakan obat pengawet kayu.

Kerap menjadi sumber permasalahan utama pada penggunaan material kayu, rayap memang menjadi musuh utama pada pengguna furnitur kayu. Tak jarang, masalah yang ditimbulkan juga menyebabkan kerusakan permanen.

Ini sangat mempengaruhi fungsi dari mebel, bukan hanya memperburuk tampilannya saja. Jadi, bagaimanakah cara menggunakan obat pengawet kayu untuk mengatasi serangan rayap? Simak penjelasannya berikut ini.

Mengenal Rayap, Musuh Utama Kayu

Rayap kayu

Hewan yang termasuk kelas insecta ini merupakan salah satu jenis serangga yang mudah dijumpai. Menjadi serangga yang suka memakan kayu, rayap sering dianggap sebagai musuh utama bagi para pecinta produk olahan kayu.

Rayap sangat suka dan mudah ditemui pada tempat yang gelap dan lembab. Tidak mengherankan jika serangga ini betah untuk tinggal di dalam kayu maupun di dalam tanah. Keberadaannya yang tersebar di mana-mana menjadi satu keharusan untuk diwaspadai. Terlebih bagi Anda pengguna dan pecinta aneka produk olahan kayu seperti furnitur.

Serangga ini hidup secara berkoloni dan akan melaksanakan aksi secara bersamaan. Bisa dibayangkan jika mereka menggerogoti kayu di rumah Anda, akan seperti apa kerusakan yang ditimbulkannya.

Terbiasa mengumpulkan makanan dan bekerja secara kelompok, hama ini juga mampu menyusun bentuk sarang yang cukup kompleks. Jika tidak segera diatasi, bukan tidak mungkin serangan rayap yang melanda kayu di rumah Anda menimbulkan masalah serius.

Cara Menghindari Serangan Rayap pada Furnitur

Sebagai salah satu benda di rumah yang menggunakan kayu sebagai bahan bakunya, furnitur kerap menjadi sasaran empuk serangan rayap. Untuk menjaga kondisi furnitur tetap prima, sebaiknya lakukan cara-cara yang bisa membuatnya lebih aman dari hama ini.

bagian furniture kayu yang terkena serangan rayap

Berikut ini beberapa cara yang bisa dilakukan untuk menghindari serangna rayap pada furnitur, di antaranya:

  • Rutin membersihkan furnitur

Cara pertama sekaligus yang paling mudah untuk dilakukan yaitu Anda harus membersihkan furniture secara rutin. Pastikan kondisi furnitur selalu terjaga kebersihannya karena rayap juga suka muncul pada tempat yang kotor dan lembab.

Banyaknya debu dan juga berbagai kotoran bisa menjadi salah satu pemicu kemunculan hama pemakan kayu. Untuk menjaga kebersihan pada mebel, Anda bisa melakukannya secara sederhana.

Cukup dengan menggunakan kemoceng atau kain lap untuk membersihkan sudut-sudut furnitur Anda. Yang terpenting kebersihan pada seluruh bagian furniture harus tetap terjaga.

  • Pastikan sirkulasi udara pada ruangan penyimpanan furnitur dalam kondisi baik

Selain bersih, Anda juga harus memperhatikan lokasi penyimpanan furnitur. Jika kondisi ruangan tempat penyimpanan dan penggunaan dalam kondisi lembab, segera lakukan usaha untuk mengurangi tingkat kelembabannya.

Menjaga sirkulasi udara berjalan dengan baik pada ruangan tersebut adalah hal yang wajib dilakukan. Hal ini akan membantu memudahkan Anda untuk menjaga kondisi furnitur tetap prima. Terhindar dari kondisi lembab yang bisa meningkatkan potensi kemunculan rayap dan seragga pengerat lainnya.

  • Jangan biarkan furniture dalam kondisi lembab

Membiarkan furniture kayu terkena percikan air atau kondisi lainnya yang menyebabkan kelembaban terlalu tinggi adalah kesalahan besar. Rayap sangat menyukai tempat yang lembab. Tidak heran jika ternyata pada mebel kayu yang Anda biarkan lembab akan mudah muncul rayap.

  • Gunakan obat pengawet kayu untuk perawatan

Cara terakhir sekaligus yang paling ampuh sebenarnya bisa Anda lakukan yaitu dengan mengandalkan penggunaan obat pengawet kayu. Hal ini bisa menjadi pilihan perawatan yang memberikan hasil maksimal.

Namun, sebelumnya tentu saja Anda perlu memastikan kualitas dari bahan pengawet yang Anda gunakan tersebut. Apakah obat tersebut aman untuk digunakan? Apakah akan memberikan efek negatif baik pada furnitur maupun pada Anda sebagai pengguna?

Untuk memudahkan Anda menemukan produk yang terbaik, berikut ini penjelasan yang semoga saja bisa membantu Anda menentukan produk obat pengawet kayu terbaik.

Gunakan obat pengawet kayu yang efektif membunuh rayap

Yang paling utama tentu saja efektifitas dari obat yang akan Anda gunakan harus jelas. Masalah utama yang dihadapi adalah rayap, maka pastikan produk yang sudah dipilih ini efektif digunakan untuk mengatasi rayap.

Produk yang aman untuk dipakai

Kedua, pastikan produk yang Anda pilih tersebut memiliki tingkat keamanan yang jelas. Aman untuk diaplikasikan baik bagi Anda maupun bagi furniture Anda.

Jangan lupa untuk menggunakan peralatan lengkap saat akan mengaplikasikannya. Minimal pastikan Anda menggunakan sarung tangan, masker dan pakaian berlengan panjang. Menjaga keamanan diri tentunya menjadi hal penting dan wajib saat akan melakukan perawatan pada furnitur.

Memiliki stabilitas cukup lama

Menggunakan produk terbaik akan membuat furnitur Anda memiliki masa pakai yang lama dengan terlindungi dengan baik. Seharusnya, obat pengawet yang Anda aplikasikan pada kayu dan furnitur mampu terjaga stabilitasnya dalam jangka waktu yang cukup lama.

Dengan menggunakan produk yang memiliki masa aktif cukup lama untuk melindungi furnitur, kondisi mebel juga bisa terjaga dalam jangka waktu lebih lama.

Biocide Insecticide Rekomendasi Obat Pengawet Kayu

BioCide Insecticide Obat Anti Rayap yang Bagus
Obat Anti Rayap yang Berkualitas Biocide Insecticide

Setelah mengetahui berbagai kriteria atau ciri dari produk pengawetan kayu yang seharusnya digunakan, Anda juga sebaiknya mengetahui rekomendasinya. Lalu produk pengawet kayu manakah yang sebaiknya dipilih?

Untuk memenuhi berbagai kebutuhan pengawetan serta perawatan pada kayu termasuk furniture, kami merekomendasikan Biocide Insecticide. Produk ini merupakan insektisida kayu water based yang aman untuk digunakan. Cara aplikasinya juga mudah dan tidak membutuhkan peralatan rumit atau memakan waktu cukup lama.

Diformulasikan dengan bahan aktif Cypermethrine 100 Ec, Anda bisa menggunakan produk ini untuk membunuh rayap. Bahkan bukan hanya rayap, karena Anda juga bisa memanfaatkan insektisida ini untuk mengatasi berbagai masalah akibat hama lainnya.

Hama yang dimaksud termasuk di antaranya totor, kecoa, kumbang, dan serangga lain sejenisnya. Untuk mengaplikasikannya, Anda perlu melarutkannya terlebih dahulu menggunakan air bersih. Larutkan hingga mencapai konsentrasi 1% hingga 2% sesuai dengan kondisi media yang akan diaplikasikan.

Untuk mengaplikasikannya pada furnitur, Anda bisa menggunakan kuas atau spray. Jangan khawatir mengenai hasil aplikasi obat pengawet kayu ini dalam jangka waktu yang panjang, karena stabilitas produk ini bisa bertahan dengan baik dan melindungi media sampai 2 tahun setelah diaplikasikan.

Di Manakah Anda bisa Mendapatkan Produk Obat Pengawet Kayu Ini?

Biocide Wood Chemical Treatment

Jika Anda memiliki pertanyaan lebih lanjut atau pemesanan mengenai produk ini, silahkan hubungi HotLine kami di sini : HotLine Bio. Atau melaui e-mail di [email protected]

Anda dapat membeli seluruh varian produk dari Bioindustries secara online melalui beberapa kanal marketplace kami berikut ini:

Anda juga bisa membeli seluruh produk dari Bioindustries secara langsung di beberapa service point kami berikut ini:

Bio Center Yogyakarta

Jl. Sidikan 94, Surosutan, Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta, Indonesia 55162
Phone / fax: 0274 388301
Hp / WhatsApp: Klik Di Sini
e-mail: [email protected]

Bio Service Point Jepara

Jl. Raya Kudus Km. 9, Ngabul, Tahunan, Jepara, Jawa Tengah 59417
Phone: 0291 598992
e-mail: [email protected]

Bio Service Point Cirebon

Jl. Escot No.42 RT.014/RW.04, Desa Tegalwangi, Weru, Cirebon, Jawa Barat 45154

Phone: 0231 320759
e-mail: [email protected]

Bahan Pengawet yang Ampuh Basmi Jamur dan Serangga

Kayu adalah salah satu material alam yang paling sering digunakan pada industri mebeling. Untuk mempertahankan kualitas serta kekuatan kayu maka dibutuhkan bahan pengawet.

Berbicara mengenai kayu tidak terlepas dari pengolahan, pengawetan dan finishing. Pengolahan kayu umumnya berlangsung pada saat penebangan, pemotongan hingga pembentukan pola kayu sesuai kebutuhan.

Pemotongan sendiri masuk ke dalam bagian dari pengolahan, sedangkan proses pengawetan berlangsung pasca pemotongan dan dilakukan pada saat kayu sudah dibentuk menjadi pola tertentu.

Namun, untuk mendapatkan kayu yang berkualitas baik dan tahan lama, sebaiknya dilakukan pengawetan setelah kayu ditebang. Hal ini bertujuan agar  organisme pengerat kayu tidak langsung menyerang kayu.

Kasus yang sering terjadi pasca penebangan adalah kayu mengeluarkan mineral atau minyak yang menyebabkan jamur mudah tumbuh. Jamur yang sering menyerang pasca kayu ditebang dikenal dengan blue stain.

Jamur blue stain menyerang bagian serat kayu sehingga meninggalkan bekas berupa warna abu-abu, biru kehitaman atau warna hitam gelap. Kayu yang telah terserang jamur akan menjadi lebih rendah harga jualnya. Maka dari itu, untuk mengatasi masalah ini umumnya langsung dilakukan treatment pada kayu tersebut.

 

Ada beberapa cara treatment yang dapat dilakukan untuk mencegah kayu terserang jamur atau rayap.

Teknik Oles Pelapis

Untuk teknik ini biasanya cukup memakan tenaga dan harus dilakukan secara berkala, sebab lapisan minyak yang digunakan untuk treatment tersebut akan lebih cepat memudar. Karena prosesnya yang membutuhkan waktu rutin maka Anda harus sangat hati-hati dalam perawatan kayu serta selalu memantau kondisi kayu.

Teknik ini terlihat kurang efektif dilakukan karena dianggap kayu tetap masih rentah terserang jamur atau rayap.

Teknik Celup/Rendam

Proses treatment ini umumnya banyak dilakukan oleh usaha pengrajin ataupun pengusaha kayu level menengah. Selain lebih mudah dilakukan, teknik celup juga lebih murah. Untuk mendapatkan hasil yang optimal maka dibutuhkan waktu perendaman yang cukup lama bahkan bsia sampai berhari-hari.

Jika Anda menginginkan hasil yang lebih cepat maka Anda tidak dapat menggunakan teknik ini karena memakan waktu yang cukup lama. Namun, teknik ini fdianggap cukup efektif untuk mengawetkan kayu dan harganya yang terjangkau.

Teknik Vakum

Teknik ini dikategorikan sebagai teknik modern yang jauh lebih praktis. Walau tergolong cukup praktis namun Anda harus melakukannya secara teliti karena akan mempengaruhi hasilnya kelak. Untuk menggunakan teknik vakum maka Anda harus memilih untu menggunakan salah satu teknik dari teknik vakum tekanan penuh atau teknik vakum tekanan kosong.

Bahan Pengawet Yang Mujarab Atasi Jamur dan Serangga

Semakin berkembangnya teknologi maka semakin banyak pula kemudahan yang dapat dirasakan. Salah satunya ada teknik pengawetan yang semakin beragam. Hal ini akan memudahkan Anda yang ingin hemat waktu untuk bekerja lebih efisien.

Tentu saja, kecanggihan teknologi saat ini tidak hanya berpengaruh pada teknik aplikasi bahan pengawet kayu saja tapi juga pada bahan pengawetnya. Umumnya, bahan pengawet untuk kayu ataupun serat alam menggunakan bahan kimia tertentu.

Namun, Anda tidak perlu khawatit karena kini telah hadir bahan pengawet yang lebih aman dan ramah lingkungan. Bahan pengawet tersebut tidak menggunakam bahan pestisida yang berbahaya sehingga tidak berdampak buruk pada lingkungan.

Obat untuk kayu yang aman dan ramah lingkungan tersebut adalah BioCide. Bahan pengawet ini terdiri dari tiga macam produk yakni

  1. BioCide Insecticide

Merupakan bahan pengaweft kayu yang digunakan untuk memberantas kecoak, nyamuk, rayap dll. BioCide Insecticide terbuat dari bahan aktif Cypermethrine 100 Ec. Obat anti serangga ini sangat cocok digunakan untuk masalah pada furnitur, konstruksi bangunan, pemeliharaan bangunan ataupun pertanian.

BioCide dapat digunakan dengan beberapa bentuk treatment yang sudah disebutkan di atas, seperti rendam, vakum, oles, injeksi dll.

  1. BioCide Surface Film Preservative

Merupakan bahan pengawet kayu yang terbuat dari bahan aktif Diuron dan Carbendazim Calcium Bis. Bahan pengawet ini efektif untuk mengatasi masalah jamur permukaan, baketri ataupun lumut yang seringkali muncul pada ruangan yang lembab.

BioCide Surface Film Preservative sangat cocok digunakan untuk pengawetan serat alam seperti kayu, rotan, bambu ataupun kayu olahan (MDF, multiplek, plywood, dll). Obat ini biasanya juga dapat digunakan ketika jamur mulai bermunculan. Cukup aplikasikan BioCide Surface Film Preservative dengan cara oles, injeksi atau cara lainnya yang lebih simpel.

  1. BioCide Wood Fungicide

Merupakan bahan pengawet kayu yang terbuat dari bahan aktif Methylene Bis Tiosianate (MBT) dan 2-thiocyanomethyl thiobenzothiazole TCMBT). Anti jamur ini mengandung bahan aktif yang efektif mengatasi masalah jamur perusak serat seperti blue stain, white stain ataupun black stain.

Tidak hanya dapat digunakan pada kayu seperti kayu glonggongan, kayu papan dll saja, anti jamur ini juga bekerja efektif pada kayu olahan (mdf, plywood, multiplek dll), rotan ataupun bambu.

Ketiga bahan pengawet di atas memiliki peran dan fungsi yang baik untuk menjaga kualitas kayu agar dapat bertahan lama. Dengan mengaplikasikan obat pengawet kayu sesuai dengan masalah yang dialami oleh kayu maka kualitas kayu akan terjaga dengan baik.

BioCide tidak hanya digunakan oleh para woodworking profesional saja tapi juga mereka yang masih pemula sangat disarankan untuk menggunakannya. Proses aplikasinya yang cepat akan memudahkan Anda mendapatkan hasil yang sesuai. Pengerjaan kayu pun lebih efisien waktu.

Untuk mengaplikasikan obat pengawet BioCide, Anda perlu memperhatikan cara penggunaan sesuai yang tertera pada kemasan agar kayu dapat awet maksimal dan tidak mudah terserang jamur ataupun serangga.

Saat diaplikasikan ataupun setelah diaplikasikan, sebaiknya Anda memastikan pH pada kemasan tetap stabil. pH yang ideal untuk kemasan obat pengawet tersebut adalah pH normal di angka 7.

Karena Biocide ini sifatnya bahan kimia aktif maka disarankan untuk tetap memperhatikan protokol kerja dengan menggunakan atribut kerja seperti sepatu, sarung tangan, masker dll. Pasca pengaplikasikan, usahkan untuk meletakkan obat pengawet tersebut di tenpat yang tidak mudah dijangkau oleh anak-anak.

Cara Order BioCide

Jika banyak yang ingin Anda ingin mengetahui lebih lanjut tentang produk BioCide ini Anda dapatmenghubungi kontak hotline yang tercantum pada website ini. Atau Anda juga dapat menghubungi via e-mail yakni [email protected].

Anda juga dapat berbelanja produk BioCide melalui marketplace kesayangan Anda dengan klik link marketplace berikut ini.

Tokopedia: https://www.tokopedia.com/bioindustries

Bukalapak: https://www.bukalapak.com/u/store_bioindustries

Shopee: https://shopee.co.id/biovarnish.official

Produk-produk BioCide bisa juga Anda dapatkan di agen Bio Industries. Atau Anda dapat mengunjungi kantor Bio di Yogyakarta, Jepara dan Cirebon.

Bio Centre Office di Jl. Sidikan No. 94, Sorosutan, Umbulharjo, Yogyakarta

Bio Service Point Jepara di Jl. Raya Kudus Km. 9, Ngabul, Tahunan, Jepara, Jawa Tengah

Bio Service Point Cirebon di Jl. Escot No. 42 Rt/Rw 14/04, Desa Tegalwangi, Weru, Cirebon, Jawa Barat

Penting! Beginilah Cara Mengawetkan Kayu Secara Tradisional dan Modern

Beginilah Cara Mengawetkan Kayu Secara Tradisional Dan Modern

Berbicara mengenai pengawetan, pasti ada beragam cara mengawetkan kayu secara tradisional dan modern yang bisa dilakukan.

Sebelum melakukan pengawetan, ketahui terlebih dahulu ada berbagai metode yang bisa Anda pilih. Banyak cara mengawetkan kayu baik secara tradisional dan modern yang bisa dilakukan.

Untuk lebih lengkapnya, artikel ini akan membahas ulasan selengkapnya mengenai pengawetan kayu khusus bagi Anda.

Pengawetan Kayu dan Berbagai Metodenya

kayu log

Kayu sebagai material yang sering dimanfaatkan untuk memenuhi berbagai kebutuhan manusia tentu sangat penting. Anda sendiri pasti juga merasakan manfaat dari keberadaan kayu entah melalui cara apa.

Krusialnya keberadaan dan fungsi kayu bagi kehidupan sehari-hari manusia tentu membuatnya perlu dirawat dengan baik. Anda perlu memastikan bahwa kayu yang digunakan tersebut bisa Anda gunakan lebih lama.

Mengharapkan keawetan secara fungsional bisa dikatakan menjadi alasan utama kenapa pengawetan kayu perlu dilakukan. Nah, untuk mewujudkannya pasti diperlukan proses yang perlu dijalani. Ada beragam cara pengawetan yang bisa dilakukan untuk mendapat kualitas kayu terbaik.

Cara yang dilakukan bisa dikategorikan terhadap dua hal. Yaitu melalui cara tradisional dan melalui cara modern. Keduanya tentu memiliki berbagai cara serta keunggulan dan kerugiannya masing-masing.

Ingin tahu lebih lanjut mengenai keduanya? Simak informasi mengenai beberapa teknik pengawetan kayu secara tradisional dan modern di bawah ini.

Mengenal Berbagai Metode Pengawetan Kayu Secara Tradisional

Cara pengawetan kayu secara tradisional dapat dilakukan dengan teknik melapisi dan teknik perendaman. Cara mengawetkan kayu secara tradisional ini biasanya berbeda-beda untuk setiap daerah tergantung kebiasaan dan ketersediaan sumber daya pada daerah tersebut.

Misalnya di daerah tertentu di Jawa Timur, kayu di rendam di kubangan air besar ataupun sungai. Berbeda lagi di beberapa daerah lainnya yang memiliki sistem perawatan berbeda.

Secara umum, berikut ini beberapa cara pengawetan kayu yang bisa dilakukan secara tradisional:

Θ Mengawetkan Kayu Dengan Memberi Pelapis

Cara pengawetan kayu ini pada prinsipnya adalah memberikan lapisan pengawet pada permukaan kayu dengan cairan bahan pengawet yang mampu menolak kutu atau rayap serta mengurangi pengaruh cuaca.

Cairan pengawet yang digunakan dapat berupa tir, oli, minyak, cat, dan solar. Cara pengawetan kayu ini sering dipakai karena membutuhkan biaya yang paling murah, salah satunya karena dapat menggunakan bahan bekas pakai, seperti menggunakan oli bekas.

Teknik pengawetan kayu ini memiliki kelemahan yaitu perlu dilakukan pengulangan secara periodik karena lapisan pengawet yang lambat laun luntur atau hilang. Oleh karena itu dianggap kurang efektif, karena masih banyak yang murah dan ampuh.

Bahan pelapis apabila terkena air akan mudah luntur, selain itu karena sifatnya yang hanya melapisi tentu tidak dapat meresap hingga ke serat kayu. Teknik pengawetan kayu jenis ini masih rentan terhadap serangan jamur dan rayap.

Sehingga teknik pengawetan kayu ini cenderung bersifat temporal dan tidak efektif dimanfaatkan untuk waktu yang lama. Sehingga banyak orang mencari cara mengawetkan kayu yang ideal.

Θ Mengawetkan Kayu Dengan Perendaman

Teknik perendaman kayu merupakan cara pengawetan kayu tradisional yang dimanfaatkan untuk meresapkan bahan pengawet sampai ke serat kayunya.

Cara pengawetan ini cukup efektif digunakan karena dapat dilakukan sekaligus pada kayu dalam jumlah yang banyak, selain itu cairan pengawet dapat digunakan berulangkali sehingga dapat menghemat biaya. Cairan pengawet untuk teknik perendaman kayu ini pada masyarakat biasanya menggunakan larutan garam atau larutan campuran minyak dan air.

Metode perendaman untuk pengawetan kayu ada tiga macam. Yaitu perendaman panas, perendaman dingin, dan kombinasi perendaman panas dingin.

Kelemahan teknik pengawetan kayu dengan perendaman adalah membutuhkan waktu yang lama apabila ingin memperoleh hasil yang baik. Metode perendaman dingin memerlukan waktu hingga beberapa hari. Metode perendaman panas memerlukan perhatian khusus karena adanya resiko kayu ikut terbakar.

Cara mengawetkan kayu dengan metode perendaman untuk pengawetan kayu juga kurang efektif dilakukan pada kayu yang masih basah, karena daya serap kayu juga tidak maksimal, sehingga larutan pengawet tidak akan meresap dengan baik.

Baca juga artiekl terkait: Sejarah Pengawetan Kayu Di dunia dan Tentang Standar Uji Pengawetan Kayu.

Cara Pengawetan Kayu Secara Modern

Seiring dengan perkembangan teknologi, memungkinkan cara pengawetan kayu secara modern dapat dilakukan. Cara mengawetkan kayu dengan teknik vakum dan tekanan merupakan teknik yang telah memberi hasil terbaik.

Teknik ini memiliki kelebihan dapat dilakukan dalam waktu yang lebih singkat dan dapat diaplikasikan pada kayu yang masih basah sekalipun dengan resiko yang minimal. Kelemahan teknik ini adalah memerlukan peralatan yang kompleks dan biaya yang relatif mahal, sehingga tidak efektif digunakan oleh konsumen skala kecil.

Teknik pengawetan kayu bangunan dengan teknik vakum dan tekanan dapat dilakukan dengan dua metode, yaitu metode sel penuh dan metode sel kosong.

Θ Cara Mengawetkan Kayu Teknik Vakum dan Tekanan dengan Metode Sel Penuh

Teknik vakum dan tekanan dengan metode sel penuh dilakukan dengan memasukkan kayu yang akan diawetkan ke dalam tangki kemudian ditutup rapat. Proses pengosongan udara kemudian dilakukan selama 90 menit. Selama proses pengosongan udara sedang berlangsung, bahan pengawet kayu dimasukkan ke dalam tangki sampai penuh melalui selang khusus.

Dengan cara ini diharapkan cairan pengawet dapat mengisi seluruh bagian serat kayu dan sel kayu. Proses penekanan kemudian dilakukan selama kurang lebih dua jam. Bahan pengawet kayu kemudian dikeluarkan lagi dan dilakukan proses pengosongan udara lagi selama 10 menit agar cairan pengawet kayu yang menempel bisa bersih.

Θ Cara Mengawetkan Kayu Teknik Vakum dan Tekanan dengan Metode Sel Kosong

Teknik vakum dan tekanan dengan metode sel kosong dilakukan dengan memasukkan kayu ke dalam tangki, kemudian dalam kondisi tangki tertutup rapat diberi tekanan selama 20 menit.

Cairan pengawet kemudian dimasukkan kedalam tangki dan proses pemberian tekanan ditingkatkan selama 2 jam. Cairan pengawet kayu kemudian dikeluarkan dan dilanjutkan dengan proses vakum untuk membersihkan bahan pengawet yang masih menempel pada kayu.

Baca juga: Mengenal Jamur Pelapuk Coklat Dan Jamur Pelapuk Putih

Θ Pengawetan Kayu dengan Bahan Pengawet

Seiring perkembangan teknologi juga, selain metode pengawetan kayu yang telah berkembang, bahan pengawet kayu juga semakin berteknologi tinggi. Saat ini telah diformulasikan bahan pengawet kayu untuk mencegah jamur, rayap dan cuaca ekstrim berkualitas.

Anda bisa menggunakan produk pengawet kayu BioCide Series. Tersedia 3 varian produk yang bisa digunakan untuk memenuhi berbagai kebutuhan pengawetan kayu yang Anda butuhkan.

Tentunya, seluruh produk Biocide juga aman dan ramah lingkungan untuk diaplikasikan. Tak perlu khawatir mengenai efek sampingnya pada lingkungan maupun pada kondisi kayu.

Cara pengawetan kayu yang semakin berkembang memberikan kemungkinan pemanfaatan berbagai jenis kayu sebagai ornamen maupun konstruksi rumah. Seperti pemanfaatan bambu untuk bahan konstruksi gazebo, pergola, ataupun restoran-restoran bernuansa etnik sunda yang marak dibangun di berbagai daerah.

Mengenal Biocide Series, Solusi Obat Pengawet Kayu dengan Performa Terbaik

3 Produk BIOCIDE Series

Biocide hadir dengan 3 produk yang masing-masing dapat membantu mengatasi masalah pada kayu. Yaitu Biocide Insecticide yang ampuh digunakan untuk mengatasi rayap dan aneka serangan hama lainnya.

Kemudian ada fungisida BioCide Wood Fungicide untuk mencegah dan mengatasi masalah akibat kemunculan jamur substrat. Lalu yang ketiga ada BioCide Surface Film Preservative yang dapat diaplikasikan saat kayu terkena lumut dan jamur pada permukaannya.

Cara menggunakan ketiga produk Biocide juga sangat mudah. Anda bisa melarutkannya terlebih dahulu menggunakan air bersih sebelum diaplikasikan. Lalu bisa lanjutkan ke proses pengaplikasian yang bisa dilakukan dengan berbagai metode. Seperti perendaman, lapis dan vakum tekan, jadi aplikasinya dapat bermacam-macam dan fleksibel.

Menggunakan Biocide Series tentunya merupakan pilihan yang tepat. Selain mudah dan cepat, cara ini juga lebih ekonomis dibandingkan teknik lainnya. Proses pengawetan kayu dengan Biocide Series juga bisa dilakukan oleh siapa saja meskipun bukan seorang profesional di bidang wood working.

Demikianlah berbagai teknik pengawetan kayu yang dapat dilakukan sebagai cara mengawetkan kayu bangunan ataupun furniture. Sehingga kayu yang dimanfaatkan dalam proyek pembangunan rumah dapat meningkat keawetannya. Dan tentunya akan berdampak pada usia pemakaian yang semakin lama.

Dimanakah Anda Bisa Mendapat Produk Pengawet Kayu Berkualitas?

Biocide Wood Chemical Treatment

Jika Anda memiliki pertanyaan lebih lanjut atau pemesanan mengenai produk ini, silahkan hubungi HotLine kami disini : HotLine Bio. Atau melaui e-mail di [email protected]

Anda dapat membeli seluruh varian produk dari Bioindustries secara online melalui beberapa kanal marketplace kami berikut ini:

Anda juga bisa membeli seluruh produk dari Bioindustries secara langsung di beberapa service point kami berikut ini:

Bio Center Yogyakarta

Jl. Sidikan 94, Surosutan, Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta, Indonesia 55162
Phone / fax: 0274 388301
Hp / WhatsApp: Klik Disini
e-mail: [email protected]

Bio Service Point Jepara

Jl. Raya Kudus Km. 9, Ngabul, Tahunan, Jepara, Jawa Tengah 59417
Phone: 0291 598992
e-mail: [email protected]

Bio Service Point Cirebon

Jl. Escot No.42 RT.014/RW.04, Desa Tegalwangi, Weru, Cirebon, Jawa Barat 45154

Phone: 0231 320759
e-mail: [email protected]

Mengawetkan Kayu dengan Oli: Antara Dampak Positif dan Negatifnya

Mengawetkan kayu dengan oli kerap dilakukan sejak puluhan tahun silam. Car ini dianggap ampuh untuk menjadi metode pengawetan pada kayu.

Proses pengawetan pada kayu termasuk salah satu cara merawat dan menjaga kualitas kayu agar lebih maksimal. Dalam prosesnya, tentu banyak metode yang bisa dilakukan baik secara tradisional maupun mengandalkan sentuhan modern.

Salah satu yang sering dilakukan adalah dengan menggunakan oli sebagai medianya. Apakah metode ini cukup efektif? Apa dampaknya bagi kayu? Simak informasi selengkapnya di artikel ini.

Apa Pentingnya Melakukan Pengawetan Pada Kayu?

Kayu log

Tahukah Anda apa yang membuat pengawetan pada kayu menjadi hal penting untuk dilakukan?

Mungkin tidak semua dari kita berfikir bahwa kayu adalah material alami yang perlu diawetkan. Bahkan setelah dimanfaatkan dan digunakan untuk memenuhi berbagai kebutuhan manusia. Namun nyatanya, penyusutan fungsi dan beragam masalah yang kerap menimpa penggunaan kayu memang berkaitan dengan pentingnya perawatan.

Salah satu metode perawatan yang bisa dilakukan yaitu dengan mengandalkan wood treatment. Baik dengan memanfaatkan metode alami maupun dengan menggunakan bahan pengawet kimia.

Pengawetan pada kayu dilakukan untuk memperpanjang usia dan fungsional kayu. Baik sudah diolah maupun masih dalam bentuk kayu log, melakukan perawatan adalah hal yang seharusnya dilakukan.

Berbagai metode pengawetan kayu dengan oli juga sudah diketahui sejak zaman dahulu. Namun apakah metode tersebut merupakan yang terbaik? Mari telusuri terlebih dahulu baik dari keuntungan maupun kerugian yang bisa diperoleh dari treatment ini.

Mengawetkan Kayu dengan Oli Menjadi Metode Pengawetan yang Sering Digunakan

Mengawetkan kayu dengan oli. Sumber: Antijamur

Mengawetkan kayu dengan oli merupakan salah satu cara yang dapat ditempuh untuk memperpanjang masa pakai kayu. Namun, cara ini sudah tidak direkomendasikan lagi mengingat besarnya dampak baik dan buruk yang diberikan.

Teknik mengawetkan kayu dengan oli telah dilakukan sejak beberapa tahun lalu. Jenis pengawetan ini memiliki biaya yang lebih murah karena menggunakan oli bekas. Selain itu ada beberapa manfaat lain yang membuat industri pengolahan kayu memilih cara ini. Kayu tidak akan dimakan oleh berbagai serangga dan rayap dalam jangka waktu yang lama.

Kayu yang diawetkan menggunakan oli memiliki ketahanan cuaca yang bagus. Bahan baku untuk furniture ini akan menghemat penggunaan cat minyak. Pada umumnya, kayu tidak menyerap cat terlalu banyak. Selain manfaat diatas, kelebihan dari tipe pengawetan ini ialah mudah dilakukan.

Oli bekas cukup dicampur dengan solar dengan perbandingan 1:1. Kemudian, bahan ini dapat diaplikasikan menggunakan kuas. Waktu terbaik pengolesan bahan pengawet adalah sesaat kayu ditebang. Sehingga, kayu masih dalam keadaan basah.

Pengolesan kayu dilakukan secara dua tahan dan dikeringkan dengan angin. Untuk kayu yang akan diserut, proses pengawetan dilakukan setelah penyerutan. Sementara itu, kayu untuk kusen yang ditreatment dengan oli bekas dilakukan setelah kayu diserut dan setelah kusen jadi sebelum dipasang.

Fakta Mengejutkan dibalik Proses Mengawetkan Kayu dengan Oli

mengawetkan kayu dengan oli

Itulah beberapa kelebihan dari jenis pengawetan kayu dari oli bekas. Ternyata, ada fakta mengejutkan dibalik keuntungan yang diberikan. Fakta ini lebih buruk dan lebih banyak dibandingkan dari manfaatnya. Berikut sisi lain dari system treatment kayu dengan oli:

⊗ Cara kerja lambat dan tidak spesifik

Oli tidak bisa mengawetkan kayu dalam proses yang cepat. Bahan ini masih kalah dengan produk yang lain.

⊗ Membuat kayu sulit dicat

Oli membuat kayu sulit untuk dicat dengan cat water based (cat air). Bahan ini juga membuat proses finishing menjadi sangat sulit.

⊗ Kayu jadi lengket dan bau

Oli membuat kayu menjadi lengket dan bau. Viskositas oli yang tinggi menbuat kayu sulit untuk menyerapkan. Sehingga, turunan minyak bumi ini membuat permukaan kayu lengket dan berbau menyengat.

⊗ Bahaya bagi kesehatan dan lingkungan

Treatment ini juga cukup membahayakan kesehatan dan lingkungan. Oli mengandung VOC content dalam jumlah yang tinggi. VOC content (volatile organic compound) merupakan senyawa kimia yang mudah terurai di udara meskipun dalam ruangan tertutup.

Senyawa ini mengandung racun yang dapat memicu pemanasan global dan menimbulkan berbagai penyakit (manusia dan hewan). Mengggunakan oli sebagai bahan pengawet kayu dapat membunuh organisme lain selain hama kayu.

Adakah Bahan Lain yang Lebih Ramah Lingkungan?

Oli digunakan untuk mengawetkan kayu dari berbagai jamur dan serangga. Bahan bekas ini dapat diganti dengan Biocide anti jamur dan Biocide anti serangga. Produk-produk tersebut relatif lebih aman, tidak berbau menyengat, dan mudah digunakan.

Selain itu, produk ini dapat dicampur menggunakan air dan top coat. Sehingga, proses pengawetan kayu dapat dilakukan saat finishing. Dengan demikian, mengawetkan kayu dengan oli sangat tidak aman. Bahkan, langkah ini dapat membunuh organisme lain yang tidak merusak kayu.

Jika dikaji ulang, proses pengawetan dengan oli lebih banyak mudhorotnya dibanding manfaatnya. Oleh karena itu, lebih baik cara ini diganti dengan menggunakan bahan yang lebih bersahabat dengan alam.

Biocide Sebagai Wood Treatment yang Lebih Baik dari Oli

3 Produk BIOCIDE Series

Biocide memiliki 3 varian produk yang ketiganya bisa Anda manfaatkan untuk kebutuhan perawatan kayu. Baik pada kayu log sebelum diolah menjadi mebel maupun setelah kayu tersebut sudah menjadi mebel dan sudah digunakan.

Perawatan pada kayu bisa dilakukan kapan saja, namun alangkah baiknya jika dilakukan secara rutin. Anda bisa melakukan proses perawatan dengan pengawet kayu Biocide sesuai dengan kebutuhan.

Biocide Insecticide merupakan produk insektisida yang diformulasikan khusus untuk membunuh berbaai jenis hama. Jika kayu log atau mebel kayu di rumah Anda terkena masalah akibat serangan rayap maupun serangga lainnya, produk ini bisa jadi andalannya.

Lain lagi jika ada masalah akibat munculnya jamur. Jika ada masalah akibat jamur maupun lumut pada permukaan kayu, Anda bisa mengandalkan produk Biocide Surface Film Preservative (SFP). Sementara jika Anda bermasalah dengan jamur blue stain, black stain maupun white stain yang berada di serat kayu Biocide Wood Fungicide solusinya.

Seluruh produk Biocide juga bisa dilarutkan secara water based. Sehingga lebih ekonomis, aman dan tentunya mudah untuk diaplikasikan.

Dimanakah Anda Bisa Mendapat Produk Pengawet Berkualitas Agar Tidak Mengawetkan Kayu dengan Oli?

Biocide Wood Chemical Treatment

Jika Anda memiliki pertanyaan lebih lanjut atau pemesanan mengenai produk ini, silahkan hubungi HotLine kami disini : HotLine Bio. Atau melaui e-mail di [email protected]

Anda dapat membeli seluruh varian produk dari Bioindustries secara online melalui beberapa kanal marketplace kami berikut ini:

Anda juga bisa membeli seluruh produk dari Bioindustries secara langsung di beberapa service point kami berikut ini:

Bio Center Yogyakarta

Jl. Sidikan 94, Surosutan, Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta, Indonesia 55162
Phone / fax: 0274 388301
Hp / WhatsApp: Klik Disini
e-mail: [email protected]

Bio Service Point Jepara

Jl. Raya Kudus Km. 9, Ngabul, Tahunan, Jepara, Jawa Tengah 59417
Phone: 0291 598992
e-mail: [email protected]

Bio Service Point Cirebon

Jl. Escot No.42 RT.014/RW.04, Desa Tegalwangi, Weru, Cirebon, Jawa Barat 45154

Phone: 0231 320759
e-mail: [email protected]

Rawat Mebel Jati Belanda dengan Menggunakan Pengawet Kayu Alami

Merawat mebel jati belanda bisa dilakukan menggunakan pengawet kayu alami. Tentunya penggunaan produk pengawetan kayu sangat diperlukan untuk menjaga kualitas mebel.

Layaknya material kayu lainnya, mebel dengan bahan baku jati belanda juga memiliki daya tarik tersendiri. Untuk menjaga dan merawat agar kualitasnya tetap terjaga, tak ada salahnya jika Anda melakukan perawatan dengan bahan pengawet kayu alami.

Mengenal Kayu Jati Belanda sebagai Bahan Baku Mebel

Kayu jati belanda log. Sumber: Builder ID

Kayu jati belanda sudah populer di kalangan pecinta furnitur. Namun berbeda dengan namanya, sebenarnya kayu ini berasal dari pohon pinus dan bukan jati. Sejarah penamaan kayu ini berkaitan dengan kondisi pada zaman penjajahan Belanda.

Sepanjang perjalanan sejarah dan pemanfaatannya, kayu jati belanda ini kerap dimanfaatkan menjadi berbagai produk. Salah satu yang paling sering yaitu sebagai bahan baku mebel. Kerap dijadikan alternatif pengganti kayu jati, Anda tetap bisa menikmati keunikan khas kayu ini.

Bentuk seratnya yang menarik masih bisa menjadi daya tarik yang menonjol dari penggunaan bahan ini sebagai mebel. Kayu ini juga memiliki bobot yang lebih ringan dibandingkan dengan kayu jati. meski demikian, kekuatannya sebagai bahan baku mebel patut diperhitungkan.

Pemanfaatan kayu jati belanda sebagai bahan baku pembuatan mebel bukanlah hal yang baru. Dengan berbagai keunggulan yang dimiliki, kayu ini tidak bisa lepas dari kekurangan. Ada beberapa hal yang menyebabkan kayu ini perlu perawatan ekstra, di antaranya:

Ø  Memiliki kandungan getah yang tinggi

Salah satu kekurangan utama dari kayu jati belanda adalah tingginya kandungan getah pada kayu.

Jika getah terlalu tinggi, pasti akan cukup sulit mengolahnya dalam kondisi yang masih basah. Cukup sulit mengeringkan kayu yang memiliki kandungan getah terlalu tinggi. Diperlukan waktu pengeringan yang lebih lama agar bisa kering maksimal.

Proses finishing juga bisa lebih mudah dilakukan jika kayu tidak dalam kondisi basah. Hal ini bisa menyebabkan serangga lebih mudah muncul karena tertarik dengan kandungan selulosa yang tinggi pada kayu.

Untuk menjaga kondisi kayu agar tetap prima, sebaiknya lakukan pengawetan kayu menggunakan produk yang berkualitas, yang hasilnya maksimal dan bisa dikatakan termasuk cara yang alami.

Ø  Butuh perawatan lebih

Terlepas dari masalah kandungan getahnya yang tinggi, mebel dari bahan kayu pinus ini memang lebih membutuhkan perawatan ekstra. Bukan hanya mengenai kondisi mebel yang bisa rawan terkena rayap atau serangga lainnya.

Jenis mebel dari bahan kayu pinus ini juga harus rutin dirawat menggunakan plitur kayu agar lebih maksimal. Penggunaan produk pelapis kayu dan bahan pengawet yang digunakan untuk perawatannya harus berkualitas.

Jangan sampai Anda memilih produk untuk perawatan mebel ini sembarangan karena hasilnya akan sangat mempengaruhi kondisi mebel jati belanda kelak.

Ø  Rawan berlubang jika terlalu banyak sambungan

Dalam proses perakitan atau penyambungan mebel, ada hal yang tak kalah penting untuk Anda perhatikan. Waspadai jika Anda terlalu banyak menggunakan sambungan, karena meskipun kokoh, kayu ini juga mudah berlubang.

Pastikan lakukan peyambungan secara benar agar meminimalisir kesalahan yang terjadi. Sebisa mungkin usahakana agar tidak ada terlalu banyak lubang yang tersisa. Terlebih lubang yang terbentuk akibat kesalahan dari proses penyambungan atau perakitan furniture.

Pengawet Kayu Alami untuk Merawat Mebel Jati Belanda

Berbicara mengenai perawatan pada mebel jati belanda, hal terbaik yang bisa Anda lakukan adalha mutlak. Cara perawatan terbaik yang bisa Anda tempuh salah satunya dengan memilih menggunakan pengawet kayu alami.

Menemukan pengawet kayu dengan bahan yang alami saat ini memang cukup sulit. Anda mungkin akan membutuhkan waktu dan proses lagi untuk melakukan pengolahan terhadap bahan pengawet sebelum diaplikasikan. Untuk mempermudah kebutuhan perawatan yang dilakukan, Anda bisa menggunakan produk pengawet kayu dari Biocide.

Biocide sendiri punya produk bernama Biocide Insecticide, merupakan produk insektisida anti rayap yang bisa membantu merawat kondisi mebel jati belanda. Terutama masalah yang berkaitan dengan kemunculan serangga pengganggu seperti rayap dan semacamnya.

Dibuat dengan kandungan bahan aktif Cypermethrine 100 Ec. Produk ini menjadi lebih maksimal untuk digunakan dalam menghalau masalah akibat serangan serangga. Menyerang serangga langsung melalui kontak dengan lambungnya, tak diragukan lagi jika efektivitas produk ini sangat tinggi.

Dilengkapi dengan berbagai keunggulan lainnya, Anda akan sangat terbantu saat menggunakannya. Berikut ini beberapa keunggulan dari produk ini.

Memiliki bahan aktif yang bekerja cukup efisien

Berbicara mengenai efisiensi penggunaan produk ini memang tak bisa lepas dari pengaruh bahan aktifnya. Cypermethrine 100 Ec yang terkandung di dalamnya membuat produk ini bisa bekerja dengan maksimal.

Melalui metode racun kontak dari Cypermethrine yang akan bekerja dengan optimal dan langsung menyerang ke lambung serangga.

Bisa digunakan untuk mengatasi berbagai masalah serangan hama

Efisiensi dari penggunaan Cypermethrine 100 Ec dalam Biocide Insecticide tidak terbatas pada satu jenis hama saja. Melainkan juga secara general terhadap aneka jenis hama lainnya.

Dengan spektrum organisme target yang luas, Anda bisa menggunakan produk ini untuk mengatasi serangan hama yang bisa merugikan mebel jati belanda. Termasuk di antaranya rayap, kumbang bubuk, totor, kecoa, dan aneka serangga lainnya yang berpotensi merusak kondisi mebel.

Bisa diaplikasikan pada berbagai media

Tergolong sebagai obat pengawetan kayu, Anda juga bisa mengaplikasikan produk ini pada media lain sejenis kayu seperti bambu, rotan, dan aneka serat alam lainnya.

Dapat digunakan sebagai produk water based

Untuk mengaplikasikan obat anti serangga ini, Anda tidak perlu repot. Anda bahkan bisa melakukannya secara mudah karena hanya perlu melarutkannya menggunakan air bersih.

Tentu saja karena Biocide Insecticide merupakan anti serangga dengan bahan water based sehingga penggunaannya bisa lebih mudah dan aman. Dan tentunya lebih ekonomis karena Anda tidak perlu membeli produk pelarut organik lainnya.

Aman dan ramah lingkungan

Menggunakan insektisida kayu ini juga lebih terjamin keamanannya. Baik bagi kondisi mebel, lingkungan, maupun Anda sebagai pengguna rumahan.

Cukup lakukan langkah aplikasi sesuai dengan petunjuk yang tertera pada kemasan dan pastikan menggunakan pelindung diri. Minimal gunakan masker, sarung tangan dan pakaian berlengan panjang.

Stablitas atau masa aktif hingga 2 tahun

Masa aktif dari penggunaan bahan pengawet ini dalam melindungi mebel jati belanda bisa beragan hingga jangka waktu cukup lama, yaitu bisa mencapai waktu 2 tahun sejak pertama kali diaplikasikan.

Anda bisa menggunakan produk pengawet kayu alami ini dengan mudah sebagai usaha untuk menjaga kondisi mebel tetap prima.

Di Manakah Anda bisa Mendapatkan Produk Bahan Pengawet Kayu Alami Ini?

Biocide Wood Chemical Treatment

Jika Anda memiliki pertanyaan lebih lanjut atau pemesanan mengenai produk ini, silahkan hubungi HotLine kami di sini : HotLine Bio. Atau melaui e-mail di [email protected]

Anda dapat membeli seluruh varian produk dari Bioindustries secara online melalui beberapa kanal marketplace kami berikut ini:

Anda juga bisa membeli seluruh produk dari Bioindustries secara langsung di beberapa service point kami berikut ini:

Bio Center Yogyakarta

Jl. Sidikan 94, Surosutan, Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta, Indonesia 55162
Phone / fax: 0274 388301
Hp / WhatsApp: Klik Di Sini
e-mail: [email protected]

Bio Service Point Jepara

Jl. Raya Kudus Km. 9, Ngabul, Tahunan, Jepara, Jawa Tengah 59417
Phone: 0291 598992
e-mail: [email protected]

Bio Service Point Cirebon

Jl. Escot No.42 RT.014/RW.04, Desa Tegalwangi, Weru, Cirebon, Jawa Barat 45154

Phone: 0231 320759
e-mail: [email protected]

Mengenal Biocide Series, Bahan Pengawet Kayu untuk Perawatan Material Kayu

3 Produk BIOCIDE Series

Ada satu Bahan pengawet kayu dengan produk lengkap dan bisa digunakan untuk berbagai perawatan pada material kayu yaitu Biocide Series.

Terdapat berbagai produk pengawet kayu yang biasa ditemui di pasaran. Namun, tidak semuanya memiliki kualitas yang terbaik dan bisa mencukupi semua kebutuhan perawatan. Biocide Series hadir untuk menjawab berbagai kebutuhan perawatan material kayu milik Anda.

Mengapa Penting Melakukan Pengawetan Kayu?

pentingnya melakukan pengawetan kayu

Kebutuhan akan penggunaan kayu terus meningkat setiap hari, sayangnya ketersediaan kayu di alam tidak selalu bisa mencukupi. Tak jarang, kayu yang dipanen bahkan belum cukup umur panen namun terpaksa sudah dipangkas demi terpenuhinya kebutuhan pasokan kayu.

Berkaitan dengan hal itu akhirnya banyak orang mengguanakan kayu yang kualitasnya masih belum maksimal. Kerusakan tentu tidak akan bisa dihindari. Hal ini tentu akan berdampak pada perlunya perawatan terhadap kayu. Salah satu cara yang bisa ditempuh adalah dengan melakukan perawatan menggunakan produk pengawet.

Dari sekian banyak produk pengawet kayu yang diperjualbelikan, punya kualitas yang berbeda-beda. Mulai dari kandungan bahan aktifnya hingga ke efektivitasnya. Anda bisa menyesuaikan dengan segala kebutuhan pengawetan yang diperlukan.

Namun, akan lebih nyaman jika Anda juga bisa menemukan suatu brand yang bisa memenuhi berbagai kebutuhan pengawetan kayu. Anda bisa menemukannya di Biocide Series. Terdapat 3 produk yang bisa Anda gunakan untuk memenuhi berbagai kebutuhan pengawetan kayu yang diperlukan.

Bahan Pengawet Kayu Biocide untuk Berbagai Kebutuhan Wood Treatment

3 Produk BIOCIDE Series

Untuk memenuhi kebutuhan wood treatment yang Anda perlukan, Biocide Series hadir dengan 3 produk yang tepat. Anda bisa mengatasi masalah akibat serangan hama dengan insektisida dari Biocide Insecticide.

Untuk kebutuhan perawatan dari jamur substrat, Anda bisa mengandalkan Biocide Wood Fungicide. Dan jangan lupakan Biocide Surface Film Preservative (SFP) yang ampuh mengatasi jamur dan lumut pada permukaan kayu.

Secara umum, cara aplikasi dari ketiga produk ini juga sama karena menggunakan pelarut air, sehingga hanya perlu dilarutkan menggunakan air bersih terlebih dahulu sebelum mulai diaplikasikan pada kayu.

Cara perawatan yang bisa dilakukan di antaranya dengan menggunakan metode penguasan, penyemprotan, vakum tekan, hingga perendaman. Yang membedakan dari ketiganya tentu saja ada pada kandungan bahan aktif dan fungsinya.

Ingin tahu lebih dalam mengenai ketiga produk tersebut? Yuk simak ulasannya satu per satu mengenai 3 produk unggulan pengawetan kayu ini.

Insektisida Kayu Biocide Insecticide

Bukan hal baru jika serangan hama menjadi permasalahan tersendiri pada penggunaan material kayu. Baik sudah diolah maupun masih dalam bentuk log, kayu kerap menjadi sasaran empuk serangga terutama rayap untuk dijadikan santapan.

Serangga pemakan kayu seperti rayap, kumbang bubuk, hingga aneka serangga lainnya harus segera diatasi. Untuk mencegah kerusakan lebih mendalam pada material kayu dan demi menjaga peran fungsionalnya, Anda bisa mengandalkan Biocide Insecticide.

BioCide Insecticide Obat Anti Rayap yang Bagus
Obat Anti Rayap yang Berkualitas Biocide Insecticide

Produk ini diformulasikan dengan Cypermethrine 100 Ec yang ampuh menghalau berbagai jenis hama. Kandungan bahan ini ampuh untuk membunuh berbagai jenis hama termasuk rayap yang biasanya menggerogoti kayu.

Bahan aktif ini bekerja dengan membunuh hama melalui racun kontak yang langsung menyerang organ lambung sehingga bisa sangat cepat bekerja dalam mematikan hama tersebut.

Pada media apa saja insektisida kayu ini bisa digunakan?

Penggunaan produk ini bisa digunakan untuk berbagai media kayu dan sejenisnya. Material sejenis kayu seperti rotan, bambu, bahkan aneka serat alam seperti produk dari olahan eceng gondok juga bisa diaplikasi menggunakan produk ini.

Namun, meskipun termasuk produk yang aman dan ramah lingkungan untuk diaplikasikan, jangan lupakan standar keamanan yang harus Anda penuhi. Pastikan untuk tetap memperhatikan keamanan selama proses pengaplikasian.

Gunakan pakaian berlengan panjang, masker, dan sarung tangan. Menjaga keamanan diri sendiri juga jadi bagian penting selama proses perawatan kayu dan aplikasi Biocide Insecticide.

Obat Anti Lumut dan Jamur Permukaan

Selain insektisida yang ampuh, Biocide juga memiliki obat anti lumut yang ampuh untuk digunakan. Biocide Surface Film Preservative (SFP) diformulasikan dengan kandungan bahan Diuron dan Carbendazim Calcium bis (dodecybenxenesulfonate).

Kombinasi kedua bahan tersebut sebagai bahan aktif  anti jamur dan lumut pada permukaan kayu sudah tidak perlu diragukan hasilnya. Jamur dan lumut yang menempel pada kayu bisa diatasi dan dihilangkan sampai ke akarnya.

Tak heran jika permukaan kayu bisa kembali terbebas dari jamur dan lumut setelah penggunaan produk ini.

Pada media apa saja produk ini bisa digunakan?

Selain bisa digunakan pada material kayu dan sejenisnya, Anda juga bisa menggunakan fungisida ini untuk dicampur dengan cat tembok. Anda bisa menggunakan Biocide SFP sebagai fitur anti lumut pada tembok.

Caranya sama seperti saat akan digunakan untuk perawatan kayu. Anda perlu mengecerkannya terlebih dahulu hingga mencapai konsentrasi 1% hingga 2%. Sesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi media.

Setelahnya, barulah larutan tersebut Anda campurkan bersamaan dengan cat tembok. Dengan kombinasi ini, tembok yang diaplikasikan diharapkan bisa lebih tahan terhadap serangan lumut maupun jamur.

Penting untuk menggunakan produk ini saat musim hujan. Bertepatan dengan meningkatnya kelembaban dan potensi kemunculan jamur serta lumut yang lebih besar dan banyak.

Bahan Pengawet Kayu Anti Jamur Substrat Terbaik

Tak kalah meresahkan dari jamur dan lumut ataupun rayap, jamur substrat juga jadi masalah klasik pemicu kerusakan pada kayu. Terutama pada kayu yang akan difinishing dengan tema natural yang mengandalkan tampilan seratnya.

Mengekspos serat kayu tentu saja menjadi daya tarik tersendiri dari penggunaan kayu sebagai bahan mebel. Tapi hal ini tidak akan bisa terwujud jika ada serangan jamur substrat yang melanda. Baik itu jamur blue stain, white stain, maupun black stain.

Untuk mengatasinya, Anda bisa mengandalkan Biocide Wood Fungicide dengan kandungan bahan aktif yang ampuh mengatasi masalah ini, yaitu Methylene Bis Tiosianate (MBT) dan 2-thiocyanomethyl thiobenzothiazole TCMBT).

Kombinasi dari bahan Methylene Bis Tiosianate (MBT) dan 2-thiocyanomethyl thiobenzothiazole TCMBT) pada Biocide Wood Fungicide memang diperuntukan sebagai pestisida kayu. Khususnya untuk mengatasi berbagai masalah yang berkaitan dengan jamur substrat.

Bagaimana cara penggunaanya?

Anda bisa menggunakan produk ini pada seluruh jenis kayu. Biasanya yang mengalami masalah akibat jamur substrat adalah material kayu solid dan sejenisnya. Anda bisa mengatasinya menggunakan produk ini setelah diencerkan terlebih dahulu.

Produk ini bisa dilarutkan secara water based maupun solvent based, sehingga bisa disesuaikan dengan kebutuhan perawatan yang Anda lakukan.

Di Manakah Anda bisa Mendapatkan Produk Bahan Pengawet Kayu Ini?

Biocide Wood Chemical Treatment

Jika Anda memiliki pertanyaan lebih lanjut atau pemesanan mengenai produk ini, silahkan hubungi HotLine kami di sini : HotLine Bio. Atau melaui e-mail di [email protected]

Anda dapat membeli seluruh varian produk dari Bioindustries secara online melalui beberapa kanal marketplace kami berikut ini:

Anda juga bisa membeli seluruh produk dari Bioindustries secara langsung di beberapa service point kami berikut ini:

Bio Center Yogyakarta

Jl. Sidikan 94, Surosutan, Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta, Indonesia 55162
Phone / fax: 0274 388301
Hp / WhatsApp: Klik Di Sini
e-mail: [email protected]

Bio Service Point Jepara

Jl. Raya Kudus Km. 9, Ngabul, Tahunan, Jepara, Jawa Tengah 59417
Phone: 0291 598992
e-mail: [email protected]

Bio Service Point Cirebon

Jl. Escot No.42 RT.014/RW.04, Desa Tegalwangi, Weru, Cirebon, Jawa Barat 45154

Phone: 0231 320759
e-mail: [email protected]

Intip Harga Obat Pengawet Kayu Akasia Tahun 2021 Terbaru Disini

Kayu Akasia. Sumber: Bukalapak

Harga obat pengawet kayu akasia perlu diketahui untuk mempermudah kebutuhan perawatan yang akan dilakukan.

Kayu akasia merupakan salah satu kayu yang kerap dimanfaatkan dan diolah untuk dijadikan berbagai mebel. Pemenuhan kebutuhan ini tentunya akan lebih lengkap jika Anda juga melakukan perawatan pada kayu tersebut.

Diperlukan penggunaan obat pengawet untuk merawat kayu akasia agar lebih maksimal. Dalam artikel ini akan membahas mengenai harga obat pengawet kayu akasia tentunya beserta rekomendasi produk yang sebaiknya digunakan.

Mengenal Morfologi Kayu Akasia Secara Umum

Kayu Akasia. Sumber: Bukalapak

Akasia adalah tumbuhan pohon sejenis semak-semak asal Afrika. Pohon akasia sendiri mampu tumbuh hingga mencapai ketinggian 30 meter. Memiliki batang bebas cabang yang lurus ke atas. Tak heran jika kayu dari pohon ini kerap dimanfaatkan untuk diolah menjadi mebel karena bentuk batangnya.

Pohon ini juga memiliki serat yang lurus hingga bertautan dangkal. Teksturnya sendiri cukup halus, ada pula yang benar-benar halus dan seragam. Kerapatan kayunya sendiri cukup bervariasi, sekitar 450 sampai 69- kg / m3. Kadar air atau MC kayu ini sekitar 15%.

Kayu ini dikenal dengan seratnya yang padat dan kuat. Sehingga tak heran jika banyak dimanfaatkan untuk diolah menjadi furniture. Terutama bagi mereka yang membutuhkan pengganti kayu jati dengan harga yang lebih terjangkau, namun kualitas yang tidak jauh berbeda.

Meski memiliki berbagai keunggulan dan kecocokannya digunakan sebagai bahan mebel. Bukan berarti akasia tidak memiliki kerugian dan tidak perlu dirawat. Anda tetap perlu melakukan perawatan terhadap kayu ini agar nilai gunanya bisa berlangsung lebih lama.

Salah satu cara yang bisa dilakukan yaitu dengan mengaplikasikan produk pengawet kayu. Ada beragam merk yang beredar di pasaran, namun kami merekomendasikan Anda untuk menggunakan Biocide.

Atasi Kekurangan Pada Kayu Akasia dengan Pengawet Kayu Biocide

Kayu akasia adalah salah satu jenis kayu yang bisa menggantikan kayu jati. Secara visual, kayu akasia memiliki warna yang cukup mirip dengan kayu jati. Perbedaan terdapat pada serat kayu akasia yang terlihat tidak searah dan terkadang menyulitkan bagi pengrajin saat mengejrakan tahap penghalusan kayu jenis ini.

Kekurangan kayu akasia yang lain adalah pada ketahanannya yang cukup rawan terkena kerusakan akibat serangan mikro organisme perusak. Kemungkinan kayu akasia teserang gangguan tersebuit akan lebih besar jika kayu ini tidak melalui proses penyimpanan yang sesuai.

Sebenarnya hal tersebut bisa dicegah jika kayu akasia melalui proses pengawetan sebelum diolah. Tahapan ini pun sebenarnya juga tidak akan terlalu memberatkan biaya produksi karena harga pengawet kayu akasia yang berkualitas tinggi pun juga ada yang terjangkau.

Tahapan pengawetan kayu akasia sendiri juga bisa dilakukan dengan mudah. Pada dasarnya tahapan ini dilakukan dengan mengoleskan atau membubuhkan bahan pengawet kayu ke badan kayu akasia. Cairan yang sudah dicampur dengan bahan pengawet kayu seperti Biocide bisa diapliaksikan dengan cara perendaman, penyemprotan atau pengkuasan.

Hasil yang didapat pun akan sangat efektif. Biaya yang dikeluarkan juga tidak akan terlalu banyak karena harga pengawet kayu akasia Biocide bisa dibilang masih cukup terjangkau. Kayu akasia yang sudah diberi Biocide akan memiliki ketahanan yang lebih tinggi.

Biocide, Rekomendasi dengan Harga Obat Pengawet Kayu Akasia Berkualitas

3 Produk BIOCIDE

Proses pengawetan kayu akasia tentunya diharapkan dapat menghasilkan kualitas kayu yang lebih baik dapat tetap digunakan secara efisien. Anda bisa mewujudkannya dengan penggunaan Biocide. Harga obat pengawet kayu akasia ini juga sangat terjangkau dengan kualitas yang tetap tinggi.

Kenaikan harga bahan baku kayu dalam industri furniture membuat pengrajin semakin kesulitan untuk menghasilkan produk yang mampu bersaing di pasaran. Harga kayu yang menjadi favorit pengrajin untuk menghasilkan furniture berkualitas tinggi seperti kayu jati semakin hari semakin tidak terkendali.

Pengrajin perlu mengatasi hal tersebut agar produk yang dibuatnya tetap diterima pasar dengan baik. Salah satu cara untuk mengatasi kenaikan harga bahan baku kayu adalah dengan menggantinya ke jenis lain yang lebih murah.

Memilih menggunakan Biocide sebagai obat pengawet kayu akasia yang punya kualitas aman dan terbaik sudah menjadi pilihan yang tepat. Untuk memenuhi berbagai kebutuhan perawatan pada kayu akasia, Anda bisa menggunakan 3 varian produk Biocide sesuai kebutuhan perawatan. Bukan hanya dari segi kualitas tetapi juga harga.

3 Varian Biocide, Produk Pengawet Kayu Akasia Terbaik Tahun 2021

Terdapat 3 varian produk Biocide yang bisa Anda gunakan untuk merawat kayu akasia. Diantaranya yaitu:

Biocide Surface Film Preservative (SFP)

Produk pengawet kayu BioCide Surface Film Preservative adalah fungisida kayu yang bisa sekaligus digunakan untuk mengatasi masalah lumut. Biocide SFP sangat efektif untuk membasmi jamur pada kayu maupun hasil olahannya berupa mebel dan sejenisnya.

Termasuk produk water based yang bisa dilarutkan menggunakan air, produk ini dilengkapi dengan bahan aktif yang bekerja secara efektif. Yaitu Diuron dan Carbendazim Calcium bis (dodecybenxenesulfonate). Yang  tentu sangat efektif untuk mengatasi kemunculan jamur maupun lumut dan bisa membasmi hingga ke akarnya.

Produk ini bisa Anda aplikasikan sesuai dengan kebutuhan dan kondisi kayu akasia. Anda bisa menggunakan dosis 1% hingga 3%, tentunya bisa disesuaikan dengan kebutuhan. Atau setara dengan takaran 1 bahan : 100 air.

Anda bisa mendapatkan produk ini dengan harga Rp. 98.000 untuk kemasan 100 gram. Sangat ekonomis bukan?

Biocide Insecticide, Insektisida Kualitas Terbaik

BioCide Insecticide Obat Anti Rayap yang Bagus

Selanjutnya, ada Biocide Insecticide sebagai produk insektisida berkualitas yang bisa Anda gunakan untuk merawat kayu akasia dari berbagai serangan hama. Produk ini mengandung Cypermethrine 100 Ec yang ampuh bekerja melalui metode racun kontak.

Membunuh serangga langsung dari bagian lambungnya membuat efektifitas produk ini semakin meningkat. Anda bisa menggunakan produk ini untuk mengatasi berbagai jenis hama yang mungkin menyerang kayu akasia. Diantaranya rayap, totor, kumbang, dan aneka serangga lainnya.

Cara aplikasinya sama seperti Biocide SFP, Anda hanya perlu menggunakan air bersih sebagai bahan pelarutnya. Untuk masalah harga, tentunya produk ini juga ekonomis untuk digunakan.

Anda bisa mendapatkan Biocide Insecticide kemasan 100 gram seharga Rp. 115.000.

Fungisida Kayu Spesialis Jamur Substrat, BioCide Wood Fungicide

Khusus untuk mengatasi masalah akibat serangan jamur substrat, Anda juga bisa mengandalkan Biocide. Produk yang tepat untuk menyelamatkan kayu akasia dari berbagai serangan jamur substrat yaitu Biocide Wood Fungicide.

Diformulasikan dengan bahan aktif methylene-bis-thiocyanate dan 2 – (thiocyanomethylthio) benzothiazole. Kombinasi dari kedua bahan ini terbukti efektif untuk mengatasi masalah akibat serangan jamur substrat. Seperti blue stain, black stain maupun white stain.

Bisa digunakan secara solvent maupun water based, Anda bisa menyesuaikan perawatan kayu akasia sesuai kebutuhan. Sama seperti kedua produk Biocide lainnya, Anda bisa menggunakan produk ini untuk merawat aneka jenis kayu, bukan hanya akasia.

Beragam material sejenis kayu juga bisa dirawat menggunakan produk ini. Sebut saja bambu, rotan, dan aneka natural fyber lainnya. Sama seperti Biocide SFP, Anda bisa mendapat produk seharga Rp. 98.000 untuk kemasan 100 gram.

Dimanakah Anda bisa Mendapatkan Produk Sesuai Harga Obat Pengawet Kayu Akasia?

Biocide Wood Chemical Treatment

Jika Anda memiliki pertanyaan lebih lanjut atau pemesanan mengenai produk ini, silahkan hubungi HotLine kami disini : HotLine Bio. Atau melaui e-mail di [email protected]

Anda dapat membeli seluruh varian produk dari Bioindustries secara online melalui beberapa kanal marketplace kami berikut ini:

Anda juga bisa membeli seluruh produk dari Bioindustries secara langsung di beberapa service point kami berikut ini:

Bio Center Yogyakarta

Jl. Sidikan 94, Surosutan, Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta, Indonesia 55162
Phone / fax: 0274 388301
Hp / WhatsApp: Klik Disini
e-mail: [email protected]

Bio Service Point Jepara

Jl. Raya Kudus Km. 9, Ngabul, Tahunan, Jepara, Jawa Tengah 59417
Phone: 0291 598992
e-mail: [email protected]

Bio Service Point Cirebon

Jl. Escot No.42 RT.014/RW.04, Desa Tegalwangi, Weru, Cirebon, Jawa Barat 45154

Phone: 0231 320759
e-mail: [email protected]

Teknik Memutihkan Kayu Tanpa H2O2 untuk Hasil Lebih Bagus dan Aman

Teknik Memutihkan Kayu Tanpa H2O2
warna kayu seragam menggunakan wa-250 pengganti h20

Teknik memutihkan kayu tanpa H2O2 dilakukan untuk mendapatkan hasil yang lebih bagus dan aman. Berbagai masalah kerap dihadapi oleh kayu yang ditumbuhi jamur bahkan hingga merusak warna, serat, hingga fungsinya.

H2O2

Untuk mengatasinya tentu diperlukan bantuan penggunaan produk bleaching kayu. Meski telah dikenal sebagai bahan pemutih kayu sejak lama, nyatanya penggunaan hidrogen peroksida tidak memberikan hasil terbaik pada pemutihan kayu. Sementara saat ini kebutuhan akan penggunaan bahan pemutih juga semakin meningkat.

Pada artikel ini akan dibahas mengenai cara melakukan pemutihan kayu tanpa bahan kimia berbahaya H2O2. Ingin tahu seperti apa prosesnya dan produk apa yang harus digunakan? Simak pembahasan selengkapnya di artikel ini.

Pentingnya Peran Kayu Sebagai Bahan Baku Furniture Paling Diminati

Tahukah Anda bahwa kayu merupakan bahan baku pembuatan furniture yang sangat diminati dan memiliki permintaan yang paling tinggi? Setiap tahun kebutuhan kayu semakin meningkat.

Pada tahun 2013 saja kebutuhan kayu mencapai 49 juta m3. Karena kebutuhan kayu yang semakin meningkat sesuai dengan kebutuhan industri, maka akan lebih baik jika hutan rakyat diperkenalkan secara meluas. Hal ini dilakukan untuk mempertahankan kelestarian kayu yang akan dihasilkan dari sebuah pohon.

kayu log

Jika pohon ditanam dan dirawat dengan baik, maka diharapkan kayu yang akan dihasilkan dari sebuah pohon juga akan memiliki kualitas yang bagus. Sehingga jika digunakan kayu akan lebih mudah dirawat ketika sudah menjadi barang siap pakai. Juga kayu yang berkualitas akan memiliki nilai ekonomi yang cukup tinggi.

Pohon yang akan ditebang memiliki kualifikasi yang cukup sehingga akan menghasilkan kayu yang berkualitas. Setelah ditebang, pohon akan ditumbuhi jamur pada permukaan dalam kurun waktu 24 jam.

Maka biasanya pohon setelah ditebang akan diberi obat anti jamur untuk mencegah jamur yang akan tumbuh. Karena jamur yang tumbuh pada pohon setelah ditebang akan menimbulkan bercak hitam akibat jamur blue stain.

Menghilangkan jamur lebih mudah dibanding menghilangkan bekas blue stain yang ditimbulkan. Karena bercak noda blue stain akan membuat hasil dari kayu menurun, maka alangkah lebih baik jika noda bekas blue stain dihilangkan.

Kelebihan Furniture Berbahan Dasar Kayu yang Banyak Disukai

Banyaknya yang menaruh minat pada penggunaan mebel kayu bukanlah tanpa alasan. Karena nyatanya, memang furniture berbahan dasar kayu lebih menarik dan punya kelebihan dibandingkan dengan jenis furniture lainnya.

Berikut ini merupakan beberapa keunggulan furniture kayu yang tidak dimiliki oleh mebel dari bahan baku lain:

  • Bahan baku yang mudah didapat mulai dari harga yang termurah sampai termahal.
  • Kayu mmeiliki beberapa jenis yang dapat digunakan sebagai furniture seperti solid, plywood dan masih banyak lagi.
  • Kayu mudah dibentuk dan dikerjakan sesuai dengan kebutuhan dan desain yang diinginkan.
  • Harganya cukup murah dijangkau dibanding bahan baku furniture lainnya.
  • Memiliki kekuatan yang cukup tinggi dan awet
  • Kayu memiliki serat serat yang indah sehingga jika difinihsing warna natural akan memiliki kesan yang alami
  • Memiliki daya tahan terhadap listrik dan bahan kimia yang cukup baik

Jamur Kerap Jadi Masalah Pada Pengolahan Kayu

Pemilihan material kayu sebagai bahan utama pembuatan furniture memang bukanlah hal yang baru. Minat Anda maupun masyarakat pada umumnya pasti lebih besar terhadap penggunaan mebel kayu.

Tapi tahukah Anda ada bahaya yang kerap mengintai dari penggunaan kayu sebagai bahan baku mebel? Salah satu yang utama tentu saja jamur. Kemunculan jamur pada furniture kayu bukan tanpa alasan.

Jamur bisa muncul karena kondisi lokasi penyimpanan dalam keadaan lembab. Kelembaban udara yang tinggi menjadi penyebab utama kemunculan jamur. Kurangnya sirkulasi udara dan ventilasi pada ruangan juga menjadi faktor yang bisa mempermudah munculnya jamur.

Namun, masalah kemunculan jamur tentunya tidak bisa dianggap remeh. Bukan hanya tampilan furniture saja yang akan menurun kualitasnya. Jamur yang tidak segera diatasi juga bisa merusak kondisi kayu. Terlebih jamur yang muncul pada bagian substrat kayu.

Atasi Masalah Jamur dengan Teknik Memutihkan Kayu Tanpa H2O2

Jika kayu Anda sudah ditumbuhi jamur, maka akan membuat warna menjadi doreng dan sulit untuk ditutupi. Padahal kayu furniture yang banyak digunakan adalah menggunakan cat finishing warna natural. Warna natural dipilih karena serat pada kayu akan tetap terlihat walaupun funriture sudah diberi warna kayu.

Jika kayu memiliki noda bekas blue stain, maka sebaiknya Anda segera lakukan pembersihan untuk menyamarkan warna kayu bekas blue stain dan membuatnya memiliki warna yang sama. Seperti menggunakan obat pemutih kayu WA 250 ini misalnya.

Teknik Memutihkan Kayu Tanpa H2O2
wa 250 pengganti h20 lebih aman dan ramah lingkungan

Dalam industri furniture, para pengusaha akan menggunakan pemutih kayu untuk menghilangkan noda bekas blue stain seperti H2O2. H2O2 atau hidrogen peroksida merupakan bahan kimia yang bersifat oksidator kuat. Bahan bakunya adalah gas hidrogen dan gas oksigen.

H2O2 ini bisa digunakan untuk industri kimia, medis, dan masih banyak kegunaan lain dari bahan kimia ini. Walaupun bahan baku dari H2O2 ini cukup aman, namun penggunaan H2O2 juga memiliki kekurangan.

Kekurangan dari H2O2 sebagai pengawet kayu

H2O2 memiliki beberapa kekurangan yang tentunya akan merugikan kayu jika digunakan sebagai produk pengawetan. Beberapa diantaranya yaitu:

Struktur H2O2
  • Penggunaan H2O2 dapat merusak struktur kayu sehingga kayu akan lebih mudah lunak dan rapuh.
  • Proses aplikasi H2O2 sangat bergantung dengan kondisi cuaca dan sinar cahaya matahari yang cukup terik.
  • Penggunaan H2O2 bisa dikatakan berbahaya karena dapat menyebabkan karat pada benda logam dan dapat dengan mudah menyebabkan luka bakar.

Karena memiliki kekurangan yang tentunya akan membahayakan kayu bahkan tubuh, sebaiknya penggunaan H2O2 tidak dilanjutkan. Selain menggunakan H2O2 sebagai pemutih kayu atau penghilang bekas noda blue stain, ada bahan pemutih atau bleaching kayu yang cukup aman digunakan tanpa banyak menimbulkan bahaya.

Yaitu White Agent 250 atau WA 250. Pemutih kayu White Agent 250 ini dikenal sebagai bleaching kayu yang berfungsi menghilangkan bekas hitam pada kayu. Berbeda dengan H2O2 yang berbahan keras, White Agent 250 ini lebih aman dan ramah lingkungan.

Keunggulan Menggunakan White Agent 250 Dibanding dengan H2O2

Berbeda dengan penggunaan H2O2 yang sudah jelas memiliki berbagai kerugian pada kayu. White Agent 250 (WA – 250) memiliki berbagai keunggulan yang juga lebih aman untuk digunakan sebagai bahan wood bleaching.

Harga Pemutih kayu WA-250
white agent atau WA 250 efektif menyeragamkan warna kayu

Beberapa keunggulan tersebut diantaranya yaitu:

  • Tidak menyebabkan iritasi pada kulit yang normal
  • Relatif tidak menyebabkan karat / korosi pada logam
  • Efektif memutihkan atau mencerahkan warna kayu
  • Hasil warna kayu lebih cerah dan tampak natural
  • Tidak perlu dijemur di bawah sinar matahari
  • Mudah di aplikasikan pada semua jenis kayu, kayu olahan maupun jenis serat alam lainnya
  • Harga cukup terjangkau untuk mendapatkan hasil yang maksimal

Penggunaan WA 250 ini lebih aman karena menggunakan campuran air sebagai pelarutnya. Menggunakan pelarut air tentunya tidak akan membahayakan bagi kesehatan dan juga lingkungan. Maka bleaching WA 250 ini akan jauh lebih aman dibanding H2O2 atau bahan pemutih lain yang menggunakan campuran solvent atau minyak.

Penggunaan WA 250 ini bisa diaplikasikan menggunakan metode kuas ataupun rendam. Namun banyak yang menyukai penggunaan metode kuas, karena menggunakan metode kuas cukup mudah dibanding menggunakan metode rendam yang harus menggunakan kolam besar untuk merendam kayu tersebut.

Walaupun pemutih WA 250 ini relatif lebih aman dan ramah untuk lingkungan, tetapi juga ada bahaya dalam penggunaan pemutih ini jika dicampur menggunakan solvent. Maka dari itu rekomendasi penggunaan pemutih WA 250 ini sebaiknya dicampur menggunakan air dan bukan menggunakan solvent.

Cara Mengaplikasikan White Agent 250 Sebagai Teknik Memutihkan Kayu yang Lebih Aman

Pada proses pemutihan kayu, jika sudah diaplikasikan ke seluruh permukaan kayu, maka kayu akan mengalamai proses aging time. Yaitu proses larutan WA 250 bereaksi mengangkat warna ke permukaan kayu selama kurang lebih 2 jam.

Teknik Memutihkan Kayu Tanpa H2O2
memutihkan kayu log dengan wa-250

Selama proses aging time, warna kayu akan berubah menjadi terlihat lebih tua dan gelap. Dan Anda bisa aplikasikan kembali larutan WA 250 lagi jika ingin hasil warna yang lebih terang. Selama proses aging time sebaiknya kayu jangan dijemur karena akan merusak prose bleaching pada kayu.

Proses bleaching ini akan berlangsung selama 4 sampai 6 jam dari proses aplikasi. Setelah proses bleaching selesai, kayu bisa dijemur atau dikeringkan. Pengeringan bisa menggunakan mesin pengering atau cukup diangin-anginkan saja. Setelah selesai prosesnya, pastikan untuk membilas menggunakan air mengalir atau menggunakan air sabun untuk menghilangkan residu bahan pada kayu.

Cara aplikasi dan takaran penggunaan bisa Anda lihat dalam kemasan. Menggunakan bahan yang aman dan ramah lingkungan tentu akan menjaga kesehatan dan lingkungan Anda. Banyak keuntungan yang didapatkan ketika menggunakan produk yang aman dan ramah lingkungan.

Bukan hanya pemutih yang harus menggunakan bahan aman dan ramah lingkungan. Namun pastikan semua tahapan pengerjaan finishing furniture kayu ini menggunakan water based finish untuk memberikan hasil yang aman dan ramah lingkungan jika digunakan.

Jika kayu yang Anda bleaching menggunakan WA 250 sudah selesai dan warnanya sesuai, maka Anda bisa langsung memulai finishing pada kayu. Setelah menggunakan bleaching WA 250, maka kayu yang di-finishing akan berwarna lebih cerah dan lebih similar warnanya dibanding saat sebelum di bleaching. Sehingga proses finishing akan lebih mudah dilakukan.

Oleh karena itu, kesimpulannya adalah akan lebih baik jika menghilangkan noda bekas blue stain menggunakan bahan yang aman WA 250. Hasilnya akan nampak lebih alami dan juga tidak merusak struktur kayu.

Dimanakah Anda bisa Mendapatkan Produk untuk Melakukan Teknik Memutihkan Kayu Secara Aman?

Biocide Wood Chemical Treatment

Jika Anda memiliki pertanyaan lebih lanjut atau pemesanan mengenai produk ini, silahkan hubungi HotLine kami disini : HotLine Bio. Atau melaui e-mail di [email protected]

Anda dapat membeli seluruh varian produk dari Bioindustries secara online melalui beberapa kanal marketplace kami berikut ini:

Anda juga bisa membeli seluruh produk dari Bioindustries secara langsung di beberapa service point kami berikut ini:

Bio Center Yogyakarta

Jl. Sidikan 94, Surosutan, Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta, Indonesia 55162
Phone / fax: 0274 388301
Hp / WhatsApp: Klik Disini
e-mail: [email protected]

Bio Service Point Jepara

Jl. Raya Kudus Km. 9, Ngabul, Tahunan, Jepara, Jawa Tengah 59417
Phone: 0291 598992
e-mail: [email protected]

Bio Service Point Cirebon

Jl. Escot No.42 RT.014/RW.04, Desa Tegalwangi, Weru, Cirebon, Jawa Barat 45154

Phone: 0231 320759
e-mail: [email protected]

Toko Silica Gel Bantul, Sedia Silica Aman, Berkualitas, dan Murah

Toko Silica Gel Bantul | Bioindustries adalah butiran seperti kaca dengan bentuk yang sangat berpori, silika dibuat secara sintetis dari natrium silikat. Walaupun namanya gel tapi tetap tergolong dalam silika padat. Jangan terlalu mengartikan gel dalam pengertian suatu produk yang bentuknya gel ataupun silicon gel. Mengapa demikian? Mari kita telusuri

Gel ( dari bahasa Latin gelu — membeku, dingin, es atau gelatus — membeku ) adalah campuran koloidal antara dua zat berbeda fase: padat dan cair. Penampilan gel seperti zat padat yang lunak dan kenyal (seperti jelly), namun pada rentang suhu tertentu dapat berperilaku seperti fluida (mengalir). Berdasarkan berat, kebanyakan gel seharusnya tergolong zat cair, namun mereka juga memiliki sifat seperti benda padat.

Sedangkan silika gel adalah mineral alami yang dimurnikan dan diolah menjadi salah satu bentuk butiran atau manik-manik. Sebagai pengering, ia memiliki ukuran pori rata-rata 2,4 nanometer dan memiliki afinitas (memiliki link kekerabatan) yang kuat untuk molekul air.

Silika gel merupakan suatu bentuk dari silika yang dihasilkan melalui penggumpalan sol natrium silikat (NaSiO2). Sol mirip agar – agar ini dapat didehidrasi sehingga berubah menjadi padatan atau butiran mirip kaca yang bersifat tidak elastis. Sifat ini menjadikan silika dimanfaatkan sebagai zat penyerap, pengering dan penopang katalis. Garam – garam kobalt dapat diabsorpsi oleh gel ini.

Distributor Silica Gel Bantul

Toko silical kami ada di Jl. Sidikan No.94, Sorosutan, Kec. Umbulharjo, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta 55162

Silica gel digunakan untuk apa?

Sifat ini menjadikan silika gel dimanfaatkan sebagai zat penyerap, pengering dan penopang katalis. Garam – garam kobalt dapat diabsorpsi oleh gel ini. Silika gel mencegah terbentuknya kelembapan yang berlebih. Karena itu silika gel umum digunakan dalam setiap pengiriman barang-barang yang disimpan dalam kotak.

Silica gel apakah berbahaya?
Oleh karena itu, silika gel sangat berbahaya bila tertelan. Bisa menyebabkan dehidrasi, iritasi tenggorokan dan selaput lendir, rongga hidung yang kering, serta sakit perut. … Namun beberapa butiran silika gel kemungkinan mengandung zat kimia cobalt chloride yang bersifat karsinogenik (penyebab kanker).

baca juga Silica Gel Jogja

Berapa lama silica gel bertahan?
Di daerah yang lembap karena curah hujan tinggi seperti Bogor, silica gel akan dengan cepat menyerap kelembapan dan molekul di udara sehingga pemakaiannya bisa hanya dalam durasi 2-3 bulan sebelum harus didaur ulang. Berbeda dengan daerah Kupang yang kering, bisa jadi silica gel dapat bertahan 6 bulan hingga 1 tahun.

Apakah silica gel ada expired nya?
Seperti layaknya benda-benda berfungsi lain, Silica Gel juga mempunyai masa tenggang efektif. Sebuah Silica Gel akan siap digunakan dan berfungsi secara baik apabila masih berwarna biru. … Namun, jangan salah karena Anda tidak harus membuang Silica Gel yang “kadaluarsa” ini karena masih bisa diregenerasi

Akhir-akhir ini, informasi tentang tempat penjualan silica gel Jogja ramah lingkungan banyak dicari pelaku industri. Para pelaku industri menggunakan bahan penyerap kelembapan ini untuk menjaga kualitas produk baik dalam kemasan maupun dalam ruang penyimpanan.

Silica gel merupakan bahan penyerap kelembapan udara yang dibuat dari penggumpalan natrium silikat (NaSiO2). Meskipun produk dikategorikan sebagai jenis gel, silica memiliki bentuk berupa butiran putih seperti kaca. Produk ini juga dapat mencegah pertumbuhan jamur dan bakteri. Saat ini, silica gel memiliki beberapa varian. Namun sayangnya tidak semua produk silica gel ramah lingkungan. Oleh karena itu, para pelaku industri dihimbau untuk berhati-hati saat membeli bahan penyerap kelembapan ini.

Silica Gel Jogja Aman dan Sesuai Kebutuhan
Secara umum, tempat penjualan silica gel Jogja tidak hanya memberikan informasi tentang harga. Akan tetapi, tempat tersebut juga menambahkan informasi tentang jenis dan fungsi dari produk tersebut. Sehingga, para pelaku industri dapat membeli produk sesuai dengan kebutuhan dan yang aman bagi kesehatan maupun lingkungan.

Ada tiga jenis silica gel yang umum digunakan di dunia industri. Silica gel putih dan silica gel natural merupakan varian produk yang banyak digunakan. Produk ini bersifat aman bagi makanan dan kesehatan manusia. Bahkan, silica gel natural tergolong produk food grade yang aman bagi makanan. Meskipun demikian, silica gel putih juga tidak berbahaya bagi lingkungan dan kesehatan.

Kelebihan dari produk-produk tersebut ialah tidak beracun, tidak berbau, tidak berasa, tidak mudah terbakar, dll. Kegunaan silica gel melingkupi kemasan barang elektronik, makanan kering, obat-obatan farmasi dll. Di sisi lain, produk juga berfungsi pengontrol kelembapan pada tempat penyimpanan. Sebagai contoh, yaitu ruang dokumen, laboratorioum, gudang obat, gudang makanan, ruang produksi, dan lain-lain.

silica gel putih
Selain silica gel natural dan putih, di pasaran juga terdapat silica gel biru. Namun sayangnya produk ini kurang aman dan tidak ramah lingkungan. Produk ini mengandung cobalt chloride yang dapat menyebabkan kanker. Oleh karena itu, penggunaan bahan ini dilarang untuk barang atau kemasan yang dikonsumsi manusia. Biasanya, bahan penyerap kelembapan udara ini digunakan pada industri permesinan dan listrik. Kelebihan dari silica gel biru adalah memiliki daya serap yang cukup tinggi dan cepat. Selain itu, produk ini digunakan sebagai tolok ukur atau indikator kejenuhan.

silica gel natural
Salah satu tempat penjualan silica gel Jogja adalah Bio Industries. Bio Industries hanya menjual jenis silica gel yang aman dan ramah lingkungan, yaitu silica gel natural dan putih. Hal ini sesuai dengan konsep perusahaan yang mengusung tema ramah lingkungan untuk produk-produknya. Informasi lebih lanjut mengenai produk tersebut bisa

Fungsi dan Kegunaan Silica Gel
Silica gel mencegah terbentuknya kelembapan yang berlebihan sebelum terjadi. Silica merupakan produk yang aman digunakan untuk menjaga kelembapan makanan, obat-obatan, bahan sensitif, elektronik dan film sekalipun. Produk ini sering ditemukan dalam kotak paket dan pengiriman film, kamera, teropong, alat-alat komputer, sepatu kulit, pakaian, makanan, obat-obatan, dan peralatan peralatan lainnya.
Produk anti lembap ini menyerap lembap tanpa merubah kondisi zatnya. Silica adalah substansi-substansi yang digunakan untuk menyerap kelembapan dan cairan partikel dari ruang yang berudara/bersuhu. Silica juga membantu menahan kerusakan pada barang-barang yang mau disimpan.

Produk penyerap kelembaban ini juga berfungsi untuk mencegah terjadinya pembentukan karat pada logam, mencegah resiko hubungan arus pendek listrik mikro, serta mencegah reaksi oksidasi dan dekomposisi bahan kimia akibat tingginya kelembaban udara.

Populer