6 Jenis Material Meja Taman dan Tips Perawatannya Agar Tetap Awet

Siapa yang tidak ingin memiliki taman yang indah dan nyaman? Setiap orang pasti memiliki seleranya masing-masing. Oleh karena itu, dibutuhkan pemahaman desain furnitur yang bagus untuk memilih alat satu ini.

Secara umum, taman merupakan bagian di sekitar rumah yang tujuannya untuk memberikan kesejukan. Ada satu hal yang sering diterapkan pada taman terlebih jika lahan yang digunakan cukup luas, yakni furnitur dan meja taman.

kusen intu rayapan, atasi dengan pengawet kayu ampuh ini

6 Macam Material Meja Taman Untuk Insipirasi

Selain bentuk desain furnitur taman, diperlukan banyak hal untuk membuat furnitur dan meja taman bisa sesuai keinginan. Selain desain, ada hal lain yang harus dipertimbangkan, yakni material yang digunakan untuk meja taman.

Untuk memudahkan memilih material yang sekiranya cocok untuk meja taman, berikut ini 6 macam material meja taman yang dapat menjadi inspirasi dalam pemilihan furnitur taman di rumah Anda.

  1. Aluminium

Salah satu material yang cukup digemari untuk meja taman adalah aluminium. Material ini dikenal sangat ringan dan tidak mudah berkarat sehingga cocok jika diletakkan di taman. Sayangnya, warna material aluminium cenderung monoton mengikuti warna dasar aluminium.

Seringkali media taman menggunakan aluminium casting, yang mana material tersebut sangat mudah dibentuk untuk membuat motif, seperti bunga dan lain sebagainya. Meskipun terkesan  mewah, untuk membersihkan meja dengan material terbuat dari aluminium semacam ini sering juga mengalami kesulitan.

  1. Besi

Salah satu material yang banyak digunakan untuk kursi dan meja taman saat ini adalah besi.  Jenis besi material meja taman yang sering digunakan adalah besi holo. Materialnya yang pipih dan rongga persegi empat cukup membuat besi holo dilirik untuk dijadikan material meja taman.

Baca Juga:  Inilah Kelebihan Pengawet Kayu Anti Rayap Yang Bersifat Sistemik

Bagi mereka yang memiliki desain rumah yang minimalis, furnitur taman menggunakan besi holo menjadi pilihan yang tepat. Secara umum, besi tersebut dipadukan dengan material lain sehingga memberikan kesan yang cukup menarik.

Sayangnya, jika menggunakan besi untuk material meja taman, kewaspadaan terhadap terjadinya proses karat harus diantisipasi dengan baik. Sebab, material besi cukup cepat teroksidasi  oleh perubahan cuaca, yang akan membuat besi lebih mudah berkarat.

  1. Stainless

Stainless cukup jarang digunakan untuk material meja taman, namun memiliki kelebihan tidak mudah berkarat. Tampilannya yang terkesan mewah membuat furnitur ini terlihat lebih elegan dan berkelas.

Kelemahan dari furnitur stainless adalah dari harganya yang lumayan tinggi. Oleh karena materialnya yang kokoh dan elegan, stainless terkenal dipatok dengan harga yang tinggi dibandingkan dengan material lainnya.

  1. Baja Ringan

Baja ringan umumnya digunakan untuk langit-langit atau kanopi rumah. Namun, baja ringan juga dapat didesain untuk material meja taman yang cantik, loh. Bagi yang suka bereksperimen dengan melakukan DIY, penggunaan baja ringan untuk furnitur taman bisa menjadi pilihan.

Selain harganya yang terjangkau, baja ringan memiliki berat yang relatif ringan dan mudah untuk dipotong. Sayangnya, karena tidak cukup tebal membuat material ini lebih cepat membengkok.

  1. Rotan Sintetis

Penggunaan rotan sudah banyak dikenal dalam dunia kerajinan. Untuk mengantisipasi mulai menipis persediaan rotan karena meningkatnya minat pada material dari rotan banyak pengrajin mulai beralih menggunakan rotan sintetis yang lebih awet. Selain itu, tampilan rotan sintestis ini sangat mirip dengan rotan pada umumnya.

Rotan sintetis punya banyak varian warna yang beragam. Salah satu keunggulan menggunakan rotan sintetis untuk material meja taman adalah rotan sintetis lebih mudah untuk dicat dengan warna solid. Sayangnya, material ini akan mudah lapuk seiring penggunaannya dalam jangka waktu yang lama.

  1. Kayu
Baca Juga:  Masih Berani Pakai Borax untuk Mengawetkan Kayu Karet dari Jamur?

Salah satu material furnitur yang paling banyak digunakan untuk materia meja taman adalah kayu. Seperti yang diketahui, kayu sendiri punya banyak macam dan jenis. Namu, tidak semua jenis kayu dapat digunakan untuk furnitur outdoor seperti meja taman.

Dibutuhkan kayu yang memiliki ketahanan terhadap perubahan cuaca yang ekstrem. Disarankan untuk menggunakan kayu jati, kayu mahoni, kayu sonokeling atau jenis kayu keras dengan tingkat ketahanannya terhadap cuaca yang bagus.

          Baca Juga: Jenis Kayu dengan Kualitas Terbaik untuk Gazebo

Kelemahan penggunaan kayu untuk material meja taman pelapukan yang terjadi, terutama jika kayu dibiarkan begitu saja meskipun kayu tersebut dikenal tahan banting. Minimal hal yang mungkin akan dialami kayu yang diletakan di area taman adalah warnanya yang akan memudar. Untuk mengantisipasi hal ini, dibutuhkan refinishing ketika cat atau bahan coating material kayu mulai pudar.

Tips Melindungi Meja Taman Kayu

Selain penggunaan cat, perawatan dasar pada material meja taman terutama kayu sangat perlu dilakukan. Jika material meja taman kayu tersebut seperti kayu jati, penggunaan cat akan cukup melindungi dengan baik. Namun, jika ketahanan dan keawetan kayu lebih rendah dari kayu jati maka dibutuhkan perlindungan ekstra.

Perlindungan ekstra yang dimaksudkan di sini adalah dengan mengaplikasikan antijamur ataupun  antirayap. Hal ini terutama dimaksudkan agar furnitur taman yang menggunakan kayu tersebut tidak akan akan lebih mudah lapuk saat diserang jamur atau rayap tanah.

Disarankan untuk menggunakan Biocide Insecticide dan Biocide Surface Film Preservative guna melindungi kayu dengan optimal. Antijamur dan antiserangga ini, walau menggunakan bahan kimia namun konsentrasi tidak cukup keras sehingga cukup aman dan ramah lingkungan. Apalagi jika mengetahui bahwa bahan pelarut dari antijamur dan antiserangga ini hanya cukup menggunakan air.

Baca Juga:  Pembahasan Lengkap tentang Standar Uji Pengawetan Kayu Baca di Sini

Meskipun demikian, antijamur dan antiserangga tersebut disarankan untuk diletakkan jauh dari jangkauan anak-anak serta menggunakan perlindungan selama pengaplikasiannya. Hal tersebut bertujuan untuk menjaga keamanan diri dari hal yang tidak diinginkan, apalagi untuk mereka yang memiliki alergi terhadap bahan kimia.

perlindungan extra furniture kayu dengan pengawet kayu