Dampak Positif dan Negatif Mengawetkan Kayu Menggunakan Oli

kayu mahoni

Mengawetkan kayu dengan oli kerap dilakukan sejak puluhan tahun silam. Car ini dianggap ampuh untuk menjadi metode pengawetan pada kayu.

Proses pengawetan pada kayu termasuk salah satu cara merawat dan menjaga kualitas kayu agar lebih maksimal. Dalam prosesnya, tentu banyak metode yang bisa dilakukan baik secara tradisional maupun mengandalkan sentuhan modern.

Salah satu yang sering dilakukan adalah dengan menggunakan oli sebagai medianya. Apakah metode ini cukup efektif? Apa dampaknya bagi kayu? Simak informasi selengkapnya di artikel ini.

Apa Pentingnya Melakukan Pengawetan Pada Kayu?

Kayu log

Tahukah Anda apa yang membuat pengawetan pada kayu menjadi hal penting untuk dilakukan?

Mungkin tidak semua dari kita berfikir bahwa kayu adalah material alami yang perlu diawetkan. Bahkan setelah dimanfaatkan dan digunakan untuk memenuhi berbagai kebutuhan manusia. Namun nyatanya, penyusutan fungsi dan beragam masalah yang kerap menimpa penggunaan kayu memang berkaitan dengan pentingnya perawatan.

Salah satu metode perawatan yang bisa dilakukan yaitu dengan mengandalkan wood treatment. Baik dengan memanfaatkan metode alami maupun dengan menggunakan bahan pengawet kimia.

Pengawetan pada kayu dilakukan untuk memperpanjang usia dan fungsional kayu. Baik sudah diolah maupun masih dalam bentuk kayu log, melakukan perawatan adalah hal yang seharusnya dilakukan.

Berbagai metode pengawetan kayu dengan oli juga sudah diketahui sejak zaman dahulu. Namun apakah metode tersebut merupakan yang terbaik? Mari telusuri terlebih dahulu baik dari keuntungan maupun kerugian yang bisa diperoleh dari treatment ini.

Mengawetkan Kayu dengan Oli Menjadi Metode Pengawetan yang Sering Digunakan

Mengawetkan kayu dengan oli. Sumber: Antijamur

Mengawetkan kayu dengan oli merupakan salah satu cara yang dapat ditempuh untuk memperpanjang masa pakai kayu. Namun, cara ini sudah tidak direkomendasikan lagi mengingat besarnya dampak baik dan buruk yang diberikan.

Teknik mengawetkan kayu dengan oli telah dilakukan sejak beberapa tahun lalu. Jenis pengawetan ini memiliki biaya yang lebih murah karena menggunakan oli bekas. Selain itu ada beberapa manfaat lain yang membuat industri pengolahan kayu memilih cara ini. Kayu tidak akan dimakan oleh berbagai serangga dan rayap dalam jangka waktu yang lama.

Kayu yang diawetkan menggunakan oli memiliki ketahanan cuaca yang bagus. Bahan baku untuk furniture ini akan menghemat penggunaan cat minyak. Pada umumnya, kayu tidak menyerap cat terlalu banyak. Selain manfaat diatas, kelebihan dari tipe pengawetan ini ialah mudah dilakukan.

Oli bekas cukup dicampur dengan solar dengan perbandingan 1:1. Kemudian, bahan ini dapat diaplikasikan menggunakan kuas. Waktu terbaik pengolesan bahan pengawet adalah sesaat kayu ditebang. Sehingga, kayu masih dalam keadaan basah.

Pengolesan kayu dilakukan secara dua tahan dan dikeringkan dengan angin. Untuk kayu yang akan diserut, proses pengawetan dilakukan setelah penyerutan. Sementara itu, kayu untuk kusen yang ditreatment dengan oli bekas dilakukan setelah kayu diserut dan setelah kusen jadi sebelum dipasang.

Fakta Mengejutkan dibalik Proses Mengawetkan Kayu dengan Oli

mengawetkan kayu dengan oli

Itulah beberapa kelebihan dari jenis pengawetan kayu dari oli bekas. Ternyata, ada fakta mengejutkan dibalik keuntungan yang diberikan. Fakta ini lebih buruk dan lebih banyak dibandingkan dari manfaatnya. Berikut sisi lain dari system treatment kayu dengan oli:

⊗ Cara kerja lambat dan tidak spesifik

Oli tidak bisa mengawetkan kayu dalam proses yang cepat. Bahan ini masih kalah dengan produk yang lain.

⊗ Membuat kayu sulit dicat

Oli membuat kayu sulit untuk dicat dengan cat water based (cat air). Bahan ini juga membuat proses finishing menjadi sangat sulit.

⊗ Kayu jadi lengket dan bau

Oli membuat kayu menjadi lengket dan bau. Viskositas oli yang tinggi menbuat kayu sulit untuk menyerapkan. Sehingga, turunan minyak bumi ini membuat permukaan kayu lengket dan berbau menyengat.

⊗ Bahaya bagi kesehatan dan lingkungan

Treatment ini juga cukup membahayakan kesehatan dan lingkungan. Oli mengandung VOC content dalam jumlah yang tinggi. VOC content (volatile organic compound) merupakan senyawa kimia yang mudah terurai di udara meskipun dalam ruangan tertutup.

Senyawa ini mengandung racun yang dapat memicu pemanasan global dan menimbulkan berbagai penyakit (manusia dan hewan). Mengggunakan oli sebagai bahan pengawet kayu dapat membunuh organisme lain selain hama kayu.

Adakah Bahan Lain yang Lebih Ramah Lingkungan?

Oli digunakan untuk mengawetkan kayu dari berbagai jamur dan serangga. Bahan bekas ini dapat diganti dengan Biocide anti jamur dan Biocide anti serangga. Produk-produk tersebut relatif lebih aman, tidak berbau menyengat, dan mudah digunakan.

Selain itu, produk ini dapat dicampur menggunakan air dan top coat. Sehingga, proses pengawetan kayu dapat dilakukan saat finishing. Dengan demikian, mengawetkan kayu dengan oli sangat tidak aman. Bahkan, langkah ini dapat membunuh organisme lain yang tidak merusak kayu.

Jika dikaji ulang, proses pengawetan dengan oli lebih banyak mudhorotnya dibanding manfaatnya. Oleh karena itu, lebih baik cara ini diganti dengan menggunakan bahan yang lebih bersahabat dengan alam.

Biocide Sebagai Wood Treatment yang Lebih Baik dari Oli

3 Produk BIOCIDE Series

Biocide memiliki 3 varian produk yang ketiganya bisa Anda manfaatkan untuk kebutuhan perawatan kayu. Baik pada kayu log sebelum diolah menjadi mebel maupun setelah kayu tersebut sudah menjadi mebel dan sudah digunakan.

Perawatan pada kayu bisa dilakukan kapan saja, namun alangkah baiknya jika dilakukan secara rutin. Anda bisa melakukan proses perawatan dengan pengawet kayu Biocide sesuai dengan kebutuhan.

Biocide Insecticide merupakan produk insektisida yang diformulasikan khusus untuk membunuh berbaai jenis hama. Jika kayu log atau mebel kayu di rumah Anda terkena masalah akibat serangan rayap maupun serangga lainnya, produk ini bisa jadi andalannya.

Lain lagi jika ada masalah akibat munculnya jamur. Jika ada masalah akibat jamur maupun lumut pada permukaan kayu, Anda bisa mengandalkan produk Biocide Surface Film Preservative (SFP). Sementara jika Anda bermasalah dengan jamur blue stain, black stain maupun white stain yang berada di serat kayu Biocide Wood Fungicide solusinya.

Seluruh produk Biocide juga bisa dilarutkan secara water based. Sehingga lebih ekonomis, aman dan tentunya mudah untuk diaplikasikan.

Dimanakah Anda Bisa Mendapat Produk Pengawet Berkualitas Agar Tidak Mengawetkan Kayu dengan Oli?

Biocide Wood Chemical Treatment

Jika Anda memiliki pertanyaan lebih lanjut atau pemesanan mengenai produk ini, silahkan hubungi HotLine kami disini : HotLine Bio. Atau melaui e-mail di [email protected]

Anda dapat membeli seluruh varian produk dari Bioindustries secara online melalui beberapa kanal marketplace kami berikut ini:

Anda juga bisa membeli seluruh produk dari Bioindustries secara langsung di beberapa service point kami berikut ini:

Bio Center Yogyakarta

Jl. Sidikan 94, Surosutan, Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta, Indonesia 55162
Phone / fax: 0274 388301
Hp / WhatsApp: Klik Disini
e-mail: [email protected]

Bio Service Point Jepara

Jl. Raya Kudus Km. 9, Ngabul, Tahunan, Jepara, Jawa Tengah 59417
Phone: 0291 598992
e-mail: [email protected]

Bio Service Point Cirebon

Jl. Escot No.42 RT.014/RW.04, Desa Tegalwangi, Weru, Cirebon, Jawa Barat 45154

Phone: 0231 320759
e-mail: [email protected]