Penting! Cara Mengawetkan Kayu Secara Tradisional dan Modern

Beginilah Cara Mengawetkan Kayu Secara Tradisional Dan Modern

Berbicara mengenai pengawetan, pasti ada beragam cara mengawetkan kayu secara tradisional dan modern yang bisa dilakukan.

Sebelum melakukan pengawetan, ketahui terlebih dahulu ada berbagai metode yang bisa Anda pilih. Banyak cara mengawetkan kayu baik secara tradisional dan modern yang bisa dilakukan.

Untuk lebih lengkapnya, artikel ini akan membahas ulasan selengkapnya mengenai pengawetan kayu khusus bagi Anda.

Pengawetan Kayu dan Berbagai Metodenya

kayu log

Kayu sebagai material yang sering dimanfaatkan untuk memenuhi berbagai kebutuhan manusia tentu sangat penting. Anda sendiri pasti juga merasakan manfaat dari keberadaan kayu entah melalui cara apa.

Krusialnya keberadaan dan fungsi kayu bagi kehidupan sehari-hari manusia tentu membuatnya perlu dirawat dengan baik. Anda perlu memastikan bahwa kayu yang digunakan tersebut bisa Anda gunakan lebih lama.

Mengharapkan keawetan secara fungsional bisa dikatakan menjadi alasan utama kenapa pengawetan kayu perlu dilakukan. Nah, untuk mewujudkannya pasti diperlukan proses yang perlu dijalani. Ada beragam cara pengawetan yang bisa dilakukan untuk mendapat kualitas kayu terbaik.

Cara yang dilakukan bisa dikategorikan terhadap dua hal. Yaitu melalui cara tradisional dan melalui cara modern. Keduanya tentu memiliki berbagai cara serta keunggulan dan kerugiannya masing-masing.

Ingin tahu lebih lanjut mengenai keduanya? Simak informasi mengenai beberapa teknik pengawetan kayu secara tradisional dan modern di bawah ini.

Mengenal Berbagai Metode Pengawetan Kayu Secara Tradisional

Cara pengawetan kayu secara tradisional dapat dilakukan dengan teknik melapisi dan teknik perendaman. Cara mengawetkan kayu secara tradisional ini biasanya berbeda-beda untuk setiap daerah tergantung kebiasaan dan ketersediaan sumber daya pada daerah tersebut.

Misalnya di daerah tertentu di Jawa Timur, kayu di rendam di kubangan air besar ataupun sungai. Berbeda lagi di beberapa daerah lainnya yang memiliki sistem perawatan berbeda.

Secara umum, berikut ini beberapa cara pengawetan kayu yang bisa dilakukan secara tradisional:

Θ Mengawetkan Kayu Dengan Memberi Pelapis

Cara pengawetan kayu ini pada prinsipnya adalah memberikan lapisan pengawet pada permukaan kayu dengan cairan bahan pengawet yang mampu menolak kutu atau rayap serta mengurangi pengaruh cuaca.

Cairan pengawet yang digunakan dapat berupa tir, oli, minyak, cat, dan solar. Cara pengawetan kayu ini sering dipakai karena membutuhkan biaya yang paling murah, salah satunya karena dapat menggunakan bahan bekas pakai, seperti menggunakan oli bekas.

Teknik pengawetan kayu ini memiliki kelemahan yaitu perlu dilakukan pengulangan secara periodik karena lapisan pengawet yang lambat laun luntur atau hilang. Oleh karena itu dianggap kurang efektif, karena masih banyak yang murah dan ampuh.

Bahan pelapis apabila terkena air akan mudah luntur, selain itu karena sifatnya yang hanya melapisi tentu tidak dapat meresap hingga ke serat kayu. Teknik pengawetan kayu jenis ini masih rentan terhadap serangan jamur dan rayap.

Sehingga teknik pengawetan kayu ini cenderung bersifat temporal dan tidak efektif dimanfaatkan untuk waktu yang lama. Sehingga banyak orang mencari cara mengawetkan kayu yang ideal.

Θ Mengawetkan Kayu Dengan Perendaman

Teknik perendaman kayu merupakan cara pengawetan kayu tradisional yang dimanfaatkan untuk meresapkan bahan pengawet sampai ke serat kayunya.

Cara pengawetan ini cukup efektif digunakan karena dapat dilakukan sekaligus pada kayu dalam jumlah yang banyak, selain itu cairan pengawet dapat digunakan berulangkali sehingga dapat menghemat biaya. Cairan pengawet untuk teknik perendaman kayu ini pada masyarakat biasanya menggunakan larutan garam atau larutan campuran minyak dan air.

Metode perendaman untuk pengawetan kayu ada tiga macam. Yaitu perendaman panas, perendaman dingin, dan kombinasi perendaman panas dingin.

Kelemahan teknik pengawetan kayu dengan perendaman adalah membutuhkan waktu yang lama apabila ingin memperoleh hasil yang baik. Metode perendaman dingin memerlukan waktu hingga beberapa hari. Metode perendaman panas memerlukan perhatian khusus karena adanya resiko kayu ikut terbakar.

Cara mengawetkan kayu dengan metode perendaman untuk pengawetan kayu juga kurang efektif dilakukan pada kayu yang masih basah, karena daya serap kayu juga tidak maksimal, sehingga larutan pengawet tidak akan meresap dengan baik.

Baca juga artiekl terkait: Sejarah Pengawetan Kayu Di dunia dan Tentang Standar Uji Pengawetan Kayu.

Cara Pengawetan Kayu Secara Modern

Seiring dengan perkembangan teknologi, memungkinkan cara pengawetan kayu secara modern dapat dilakukan. Cara mengawetkan kayu dengan teknik vakum dan tekanan merupakan teknik yang telah memberi hasil terbaik.

Teknik ini memiliki kelebihan dapat dilakukan dalam waktu yang lebih singkat dan dapat diaplikasikan pada kayu yang masih basah sekalipun dengan resiko yang minimal. Kelemahan teknik ini adalah memerlukan peralatan yang kompleks dan biaya yang relatif mahal, sehingga tidak efektif digunakan oleh konsumen skala kecil.

Teknik pengawetan kayu bangunan dengan teknik vakum dan tekanan dapat dilakukan dengan dua metode, yaitu metode sel penuh dan metode sel kosong.

Θ Cara Mengawetkan Kayu Teknik Vakum dan Tekanan dengan Metode Sel Penuh

Teknik vakum dan tekanan dengan metode sel penuh dilakukan dengan memasukkan kayu yang akan diawetkan ke dalam tangki kemudian ditutup rapat. Proses pengosongan udara kemudian dilakukan selama 90 menit. Selama proses pengosongan udara sedang berlangsung, bahan pengawet kayu dimasukkan ke dalam tangki sampai penuh melalui selang khusus.

Dengan cara ini diharapkan cairan pengawet dapat mengisi seluruh bagian serat kayu dan sel kayu. Proses penekanan kemudian dilakukan selama kurang lebih dua jam. Bahan pengawet kayu kemudian dikeluarkan lagi dan dilakukan proses pengosongan udara lagi selama 10 menit agar cairan pengawet kayu yang menempel bisa bersih.

Θ Cara Mengawetkan Kayu Teknik Vakum dan Tekanan dengan Metode Sel Kosong

Teknik vakum dan tekanan dengan metode sel kosong dilakukan dengan memasukkan kayu ke dalam tangki, kemudian dalam kondisi tangki tertutup rapat diberi tekanan selama 20 menit.

Cairan pengawet kemudian dimasukkan kedalam tangki dan proses pemberian tekanan ditingkatkan selama 2 jam. Cairan pengawet kayu kemudian dikeluarkan dan dilanjutkan dengan proses vakum untuk membersihkan bahan pengawet yang masih menempel pada kayu.

Baca juga: Mengenal Jamur Pelapuk Coklat Dan Jamur Pelapuk Putih

Θ Pengawetan Kayu dengan Bahan Pengawet

Seiring perkembangan teknologi juga, selain metode pengawetan kayu yang telah berkembang, bahan pengawet kayu juga semakin berteknologi tinggi. Saat ini telah diformulasikan bahan pengawet kayu untuk mencegah jamur, rayap dan cuaca ekstrim berkualitas.

Anda bisa menggunakan produk pengawet kayu BioCide Series. Tersedia 3 varian produk yang bisa digunakan untuk memenuhi berbagai kebutuhan pengawetan kayu yang Anda butuhkan.

Tentunya, seluruh produk Biocide juga aman dan ramah lingkungan untuk diaplikasikan. Tak perlu khawatir mengenai efek sampingnya pada lingkungan maupun pada kondisi kayu.

Cara pengawetan kayu yang semakin berkembang memberikan kemungkinan pemanfaatan berbagai jenis kayu sebagai ornamen maupun konstruksi rumah. Seperti pemanfaatan bambu untuk bahan konstruksi gazebo, pergola, ataupun restoran-restoran bernuansa etnik sunda yang marak dibangun di berbagai daerah.

Mengenal Biocide Series, Solusi Obat Pengawet Kayu dengan Performa Terbaik

3 Produk BIOCIDE Series

Biocide hadir dengan 3 produk yang masing-masing dapat membantu mengatasi masalah pada kayu. Yaitu Biocide Insecticide yang ampuh digunakan untuk mengatasi rayap dan aneka serangan hama lainnya.

Kemudian ada fungisida BioCide Wood Fungicide untuk mencegah dan mengatasi masalah akibat kemunculan jamur substrat. Lalu yang ketiga ada BioCide Surface Film Preservative yang dapat diaplikasikan saat kayu terkena lumut dan jamur pada permukaannya.

Cara menggunakan ketiga produk Biocide juga sangat mudah. Anda bisa melarutkannya terlebih dahulu menggunakan air bersih sebelum diaplikasikan. Lalu bisa lanjutkan ke proses pengaplikasian yang bisa dilakukan dengan berbagai metode. Seperti perendaman, lapis dan vakum tekan, jadi aplikasinya dapat bermacam-macam dan fleksibel.

Menggunakan Biocide Series tentunya merupakan pilihan yang tepat. Selain mudah dan cepat, cara ini juga lebih ekonomis dibandingkan teknik lainnya. Proses pengawetan kayu dengan Biocide Series juga bisa dilakukan oleh siapa saja meskipun bukan seorang profesional di bidang wood working.

Demikianlah berbagai teknik pengawetan kayu yang dapat dilakukan sebagai cara mengawetkan kayu bangunan ataupun furniture. Sehingga kayu yang dimanfaatkan dalam proyek pembangunan rumah dapat meningkat keawetannya. Dan tentunya akan berdampak pada usia pemakaian yang semakin lama.

Dimanakah Anda Bisa Mendapat Produk Pengawet Kayu Berkualitas?

Biocide Wood Chemical Treatment

Jika Anda memiliki pertanyaan lebih lanjut atau pemesanan mengenai produk ini, silahkan hubungi HotLine kami disini : HotLine Bio. Atau melaui e-mail di [email protected]

Anda dapat membeli seluruh varian produk dari Bioindustries secara online melalui beberapa kanal marketplace kami berikut ini:

Anda juga bisa membeli seluruh produk dari Bioindustries secara langsung di beberapa service point kami berikut ini:

Bio Center Yogyakarta

Jl. Sidikan 94, Surosutan, Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta, Indonesia 55162
Phone / fax: 0274 388301
Hp / WhatsApp: Klik Disini
e-mail: [email protected]

Bio Service Point Jepara

Jl. Raya Kudus Km. 9, Ngabul, Tahunan, Jepara, Jawa Tengah 59417
Phone: 0291 598992
e-mail: [email protected]

Bio Service Point Cirebon

Jl. Escot No.42 RT.014/RW.04, Desa Tegalwangi, Weru, Cirebon, Jawa Barat 45154

Phone: 0231 320759
e-mail: [email protected]