Bahan Pengawetan Kayu Alami dan Tips Tentukan Obat yang Tepat

Pengawetan Kayu Alami untuk semua jenis produk berbahan kayu yang di awetkan secera alami dengan cara yang tradisional. Kelebihan dan kekurangan di setiap pengawetan akan kami bahas di artikel ini, Luangkan waktu untuk memahami lebih lengkap

“ Sebelum digunakan untuk bangunan, kayu-kayu tersebut direndam di kolam terlebih dahulu selama hampir dua bulan. Cara tradisional seperti itu sudah biasa dilakukan hingga kini “

Tujuan pengawetan kayu alami itu sendiri supaya kayu tak mudah rusak, terutama oleh serangan hama kayu seperti bubuk, teter, rayap, bubuk (jamur), dan lain-lain. Pengawetan dilakukan dengan teknis maupun bahan yang ada di alam sekitar.

bahan pengawet
Untuk Informasi Lebih Detail Hubungi disini

Ada jenis kayu yang makin lama direndam makin awet namun begitu Sebaliknya ada kayu tertentu yang tak perlu berlama-lama dalam rendaman. Namun teknik pengawetan dengan perendaman menyisakan masalah. adapun masalah tersbeut adalah :

Direndam

Salah satunya, membutuhkan bak atau tempat penampungan air yang ukuran panjangnya harus sesuai dengan ukuran panjang kayu yang akan direndam. Warga pedesaan biasanya memanfaatkan sungai untuk tempat perendaman. Masalah lainnya, kayu yang direndam akan mengalami perubahan warna menjadi agak kusam.

Cara pengawetan dengan direndam kurang praktis ketika penggarapan kayu harus dilakukan sesegera mungkin.

Diasap

Selain perendaman, pengawetan kayu juga bisa dilakukan dengan pengasapan. Caranya dengan menghembuskan asap langsung pada permukaan kayu secara kontinyu.

Teknik inilah yang kemudian berkembang menjadi pengovenan.

Pengasapan sederhana sering dilakukan warga pedesaan dengan cara menempatkan batangan kayu, yang akan digunakan untuk bahan bangunan atau mebel, di atas tungku masak di dapur yang bahan bakarnya menggunakan kayu bakar.

Kayu yang terkena asap secara langsung dan rutin selama jangka waktu tertentu dipastikan tahan rayap, bubuk, jamur atau lapuk, maupun serangga kayu lainnya.

Pengolesan

Teknik pengawetan yang paling praktis yang saat ini banyak dilakukan adalah pengolesan bahan pengawet.

Caranya adalah dengan mengoleskan bahan pengawet pada seluruh permukaan kayu.

Bahan pengawet bisa pabrikan, bisa pula memanfaatkan bahan sederhana yang gampang didapatkan tanpa harus membeli.

Bahan-pengawet sederhana yang kerap digunakan masyarakat pedesaan misalnya oli bekas, minyak tanah yang diramu urea dan juga campuran ampas kelapa dengan cuka.

Baca Juga Artikel tentang Pengawetan kayu

Berikut ini tips sederhana memilih bahan pengawet kayu yang tepat untuk kebutuhan anda

1. Pahami karakter jenis kayu atau material yang anda gunakan sebelum memilih bahan pengawet kayu apakah jenis kayu / material yang anda gunakan lebih rentan terhadap serangan jamur ataukah lebih rentan terhadap serangan serangga kayu seperti rayap, kumbang bubuk / teter kayu atau bahkan keduanya

2. Pilih dan ketahui serta pastikan bahan aktif yang terkandung dalam bahan pestisida yang akan digunakan tepat untuk mengatasi masalah anda Tidak jarang orang salah memilih obat pestisida anti serangga (insecticide) untuk mencegah serangan jamur yang menjadi permasalahan utamanya atau sebaliknya, meskipun ada beberapa bahan pestisida yang telah diformulasikan mengandung bahan anti serangga dan anti jamur kayu sekaligus.