Wow Ampuh Sekali Cara Mengawetkan Bambu dengan Biocide Ini

Meningkatkan kualitas bambu

Supaya bambu bisa digunakan lebih lama, dibutuhkan proses pengawetan dengan cara mengawetkan bambu menggunakan Biocide. Kebutuhan akan pengawetan bambu dikarenakan material ini juga cukup sering terkena serangan serangga.

Serangan dari serangga ini tentunya mampu merusak bambu dan menurunkan kualitasnya. Ketahanan mebel maupun produk olahan lainnya dari bambu juga terancam menurun. Jika tidak segera diatasi, penurunan tersebut akan membuat nilai jual dari produk olahan maupun nilai jual bambu itu sendiri ikut menurun.

Beragam Pemanfaatan Bambu

Bamboo

Sebagai salah satu material yang sudah digunakan manusia sejak ribuan tahun yang lalu, bambu tentunya sudah tidak asing lagi untuk kita semua. Bahan ini sangat banyak ditemui untuk digunakan sebagai material pembuatan banyak perangkat hidup.

Bambu bisa dimanfaatkan sebagai benda perlengkapan manusia, produk kerajinan, furniture hingga pada konstruksi rumah. Kemudahan dalam mendapatkan bahan ini menjadi salah satu alasan mengapa bambu masih sangat banyak digunakan hingga masa sekarang ini.

Bambu tumbuh subur dengan mudah di berbagai daerah di Indonesia. Keberadaannya yang melimpah membuat ketersediaannya dapat memenuhi kebutuhan pasar dengan baik. Sehingga harga jual dari material ini juga relatif terjangkau. Tak jarang jika bambu kerap dijadikan alternatif pilihan material yang bisa diandalkan.

Baca juga: Keunikan Bambu dan Tips Pengawetannya

Ada beberapa alasan yang membuat bambu cocok digunakan sebagai material dasar pembuatan berbagai produk. Bambu memiliki siklus panen yang cukup cepat sehingga keberadaannya mudah didapat dan membuat harganya juga cukup terjangkau.

Benda ini juga cukup elastic sehingga bisa dimanfaatkan untuk produk kerajinan yang membutuhkan kelenturan. Daya tahan bambu juga bisa bertahan selama beberapa tahun, dengan catatan apabila diperlakukan dengan benar. Jika tidak melalui proses yang benar, bambu bisa mengalami kerusakan dalam waktu singkat.

Pentingnya Mengawetkan Bambu

bambu digerogoti serangga

Kerusakan bambu bisa disebabkan oleh berbagai sumber, seperti serangan mikro organisme perusak. Seringkali, bambu mengalami kerusakan akibat serangan serangga. Rayap dan kumbang bubuk adalah jenis serangga yang paling sering menyerang bambu dan menyebabkan kerusakan.

Karena itulah, pengawetan bambu menjadi langkah yang perlu dilakukan untuk memastikan bambu dapat berumur panjang. Cara mengawetkan bambu bisa berjalan dengan efektif ketika menggunakan media bahan pengawet yang berkualitas. Untuk mengawetkan bambu, ada beberapa metode yang bisa dipilih pengrajin.

Pilihan cara untuk mengawetkan bambu ini perlu disesuaikan dengan kondisi dan kemampuan dari masing-masing pengrajin. Untuk pengrajin yang berskala kecil, metode yang lebih mudah seperti perendaman bisa dipilih.

Metode ini dilakukan dengan cara merendam bambu dalam cairan yang sudah dicampur bahan pengawet kayu. Cairan ini bisa juga dioleskan ke badan bambu. Untuk skala yang lebih besar, proses ini bisa dilakukan dengan bantuan mesin.

Baca juga: Cat Kayu Mengkilap untuk Kerajinan Bambu

Pengawetan bambu sendiri akan menghasilkan kualitas yang memuaskan apabila menggunakan bahan pengawet seperti Biocide Insecticide. Produk ini memiliki kandungan anti bakteri dan anti jamur untuk menghambat pertumbuhan mikroorganism perusak. Dengan cara mengawetkan bambu melalui semua metode di atas, hasil bambu yang lebih awet akan diperoleh.

Cara Mengawetkan Bambu dengan Biocide Insecticide

pengawetan pada bambu rendam

Melakukan pengawetan pada bambu untuk meningkatkan kualitasnya bukanlah hal yang sulit. Dengan mengandalkan Biocide Insecticide, pengawetan bambu dapat dilakukan dengan mudah. Berikut ini cara mengawetkan bambu yang mudah dilakukan dengan insektisida Biocide:

  1. Siapkan dan bersihkan bambu yang akan diawetkan terlebih dahulu. Hal ini penting untuk dilakukan agar proses pengaplikasian dan presapan bahan aktif dari Biocide Insecticide dapat dilakukan dengan lebih optimal.
  2. Selanjutnya, siapkan Biocide Insecticide dengan mengencerkanya. Encerkan dengan menggunakan air bersih hingga mencapai konsentrasi 0,1 % hingga maksimal 2%. Anda bisa menggunakan takaran 1 Biocide : 100 air. Pengenceran dan konsentrasi insektisida yang dibuat bisa disesuaikan dengan kebutuhan maupun kondisi lingkungan saat Anda melakukan pengawetan.
  3. Jika sudah siap, Anda bisa langsung mengawetkan bambu dengan lebih mudah. Anda bisa langsung melakukan pengawetan pada bambu dengan cara menguaskan bahan pengawet, menyemprotkannya, mengoleskannya, atau bahkan melakukan perendaman.
  4. Aplikasikan secara merata pada seluruh permukaan media. Jika untuk kebutuhan pengawetan skala industri, Anda dapat mengawetkan dengan menggunakan mesin vakum. Jika diawetkan dengan sistem perendaman, Anda bisa melakukannya minimal 15 menit. Lebih lama durasi perendaman, hasilnya akan lebih baik.
  5. Tunggu hingga bahan pengawet Biocide Insecticide benar-benar meresap ke dalam bambu. Jika sudah, biarkan bambu mengering dengan sendirinya tanpa perlu untuk dijemur di bawah sinar matahari langsung.
  6. Setelah benar-benar kering, bambu sudah bisa diolah menjadi berbagai produk sesuai dengan kebutuhan Anda.

Pengawetan dengan Biocide Insecticide dapat bertahan cukup lama. Bahan aktifnya mampu melindungi bambu selama 2 tahun setelah diaplikasikan. Begitu pula pada material lainnya yang dilapisi dengan pengawet kayu ini.

Keunggulan BioCide Insecticide

Racun rayap Biocide Insecticide

Biocide Insecticide memiliki berbagai fitur unggulan yang membuatnya sangat layak untuk Anda gunakan. Diantaranya yaitu:

  • Produk ini diformulasikan khusus untuk kebutuhan industri (woodworking) dan konstruksi bangunan. Sehingga saat digunakan untuk kebutuhan perawatan rumahan juga tetap optimal.
  • Efektif dan efisien digunakan untuk mencegah berbagai serangan hama. Diantaranya kumbang bubuk, kutu, rayap, nyamuk, thether (thothor), kecoa dan beragam serangga perusak kayu lainnya.
  • Bisa diaplikasikan pada berbagai media, terutama kayu. Termasuk material sejenis kayu seperti bambu, rotan, maupun berbagai jenis natural fiber dan material sejenis kayu lainnya.
  • Memiliki spektrum organisme target yang luas.
  • Aman dan ramah lingkungan untuk digunakan.
  • Dapat dilarutkan dengan air sehingga termasuk produk yang ekonomis
  • Dapat diaplikasikan dengan berbagai metode
  • Pengawet kayu ini juga memiliki stabilitas atau masa aktif cukup lama, bahkan sampai 2 tahun setelah diaplikasikan

Dilengkapi dengan berbagai fitur unggulan, produk ini memiliki daya lindung atau proteksi yang lebih lama terhadap serangan rayap maupun serangga lainnya. Sehingga keawetan dan kualitas dari material bambu lebih terjaga dengan baik. Bahkan semakin meningkat.

Memiliki berbagai manfaat untuk melindungi bambu, Anda tidak membutuhkan budget besar saat akan menggunakannya. Terlebih, saat ini Biocide Insecticide sudah tersedia dalam beberapa kemasan.

Produk ini cocok untuk kebutuhan pengawetan harian berbagai produk olahan bambu kesayangan Anda di rumah. Anda bisa menggunakan Biocide Insecticide dengan kemasan ekonomis seharga Rp. 115.000.

Di Manakah Anda Bisa Mendapat Produk Pengawet Furniture Kayu Akasia Berkualitas?

Jika Anda memiliki pertanyaan lebih lanjut atau pemesanan mengenai produk ini, silahkan hubungi HotLine kami di sini : HotLine Bio. Atau melaui e-mail di [email protected]

Anda dapat membeli seluruh varian produk dari Bio Industri Omnipresen secara online melalui beberapa kanal marketplace kami berikut ini:

Anda juga bisa membeli seluruh produk dari Bio Industri Omnipresen secara langsung di beberapa service point kami berikut ini:

Bio Center Yogyakarta

Phone / fax: 0274 388301
Hp / WhatsApp: Klik Di Sini
e-mail: [email protected]

Bio Service Point Jepara

Phone: 0291 598992
e-mail: [email protected]

Bio Service Point Cirebon

Phone: 0231 320759
e-mail: [email protected]