Info Pengawetan Kayu Karet

0
63
pengawetan kayu karet
kayu karet rentan serangan serangga dan hama perusak kayu

Kayu karet atau yang disebut dengan Rubber Wood ini tumbuh di daerah Amazon Brazil. Pohon yang memiliki tinggi sekitar 15-25 meter ini dapat tumbuh optimal pada suhu antara 24-28°C, kelembaban tinggi, curah hujan optimal antara 1500-200 mm/ tahun. Semua bagian kayu karet yang tidak dapat dijadikan kayu gergajian atau kayu lapis dikelompokkan sebagai kayu limbah. Limbah kayu karet masih dapat dimanfaatkan untuk berbagai keperluan dan memiliki nilai ekonomis.

Kayu limbah karet dapat dijadikan sebagai bahan baku papan partikel, papan serat, papan semen, arang, atau kayu bakar. Warna kayu karet dasarnya adalah putih kekuning-kuningan tetapi akan menjadi coklat atau krem ketika kayu sudah kering. Tidak memiliki perbedaan warna yang menyolok pada kayu gubal dengan kayu teras.

Kayu karet digunakan sebagai produk peralatan dapur, meubel, kerajinan dan produk olahan kayu lainnya, bahkan di Negara–negara maju seperti Singapura, Jepang, China dan beberapa Negara di Amerika Latin sudah menggunakan kayu karet sebagai bahan baku untuk papan partikel, papan serat, parquet flooring, moulding, laminating dan pulp. Dengan digunakannya kayu 2 karet pada industri penggergajian dan kayu olahan membuat para pengusaha harus memiliki stok bahan baku. Hal Inilah yang menjadi masalah dikarenakan kayu karet merupakan kayu yang tergolong kedalam kelas awet V, sehingga kayu karet sangat rentan terhadap serang oleh jamur (Blue stain) jika disimpan dalam waktu lama. Dengan kenyataan seperti ini, maka kayu karet perlu dilakukan proses pengawetan untuk meningkatkan kualitasnya.

Saat ini industri pengolahan kayu masih menggunakan zat kimia seperti NaOH (Natrium Hidroksida) dan Boraks yang dianggap mencemari lingkungan. Sehingga diperlukan bahan pengawet yang berasal dari bahan organik yang ramah lingkungan serta tidak kalah kemampuannya dengan zat kimia sebagai bahan pengawet, khususnya untuk mengawetkan kayu. Kayu karet yang akan diawetkan bertujuan untuk menambah umur pakai kayu agar lebih lama, terutama untuk kayu karet yang akan dipakai untuk material bangunan atau perabot luar ruangan. Karena penggunaan tersebut merupakan yang paling rentan terhadap serangan akibat serangga, jamur atau mikroorganisme maupun faktor abiotis (panas, hujan, lembab).

Setalah ditebang, kayu murni bisa langsung diawetkan dan dikeringkan. Dengan sistem  dry konvensional, pengeringan kayu karet terhitung cepat dengan jarak waktu antara 10-14 hari. Kayu karet tidak akan mudah melengkung sejauh penyusunan kayu di dalam KD teratur dengan baik. Secara keseluruhan, penyusutan kayu karet terhitung kecil, di bawah 2% terutama pada arah Radialnya.

Warna  kayu ini putih kekuning-kuningan yang cenderung pucat dan memiliki tekstur kasar namun rata. Kayu karet dapat dipakai sebagai bahan bangunan dan bantalan kereta api jika diadakan usaha-usaha untuk memperpanjang umur pakainya melalui proses pengawetan. Kayu yang rentan terhadap jamur ini sebaiknya diberi penanganan khusus untuk menghilangkan getah serta jamur. Kayu karet ini temasuk kayu yang mudah untuk diawetkan dalam artian pori-pori kayu yang murah menyerap obat bahan kimia untuk pengawet kayu ini.

Pengawetan kayu karet ada dengan menggunakan obat anti jamur dan obat anti serangga. Dengan menggunakan kedua obat tersebut, kayu karet Anda semakin awet dan terhindar dari jamur atau serangga. Ada beberapa merk obat anti jamur dan anti serangga yang dijual dipasaran. Namun kebanyakan obat tersebut dicampur menggunakan solvent sebagai pelarutnya. Padahal solvent merupakan bahan kimia berbahaya dan juga tidak efektif karena tidak bisa menyerap ke pori-pori secara baik. Alangkah lebih baik jika memilih obat yang menggunakan pelarut air agar lebih aman dan mudah meresap ke dalam pori-pori. Obat anti jamur Biocide Wood Fungicide dan obat anti serangga Biocide Insecticide ini bisa Anda temukan di toko online ataupun langsung di Jl. Sidikan no 94 Yogyakarta.

pengawetan kayu karet
varian pengawetan kayu karet dari biocide
  1. Biocide Wood Fungicide

Merupakan bahan anti jamur yang memiliki kombinasi fungisida dan bakterisida yang berbahan aktif thiocyanomethylythio benzothiazole dan methylene-bis-thiocynate (TCMBT/ MBT). Obat ini efektif bekerja pada substrat kayu basah yang akan ditumbuhi jamur blue stian dan organisme lainnya. Pelarutnya bisa menggunakan solvent atau air. Tetapi alangkah lebih baik jika menggunakan air sebagai pelarutnya. Aplikasinya juga bisa menggunakan kuas atau metode rendam. Kelebihan menggunakan Biocide Wood Fungicide adalah:

  • Kombinasi dari anti jamur dan anti bakteri
  • Anti jamur dan anti bakteri dengan spektrum yang luas
  • Memiliki masa aktif yang cukup panjang
  • Relatif lebih aman dan ramah lingkungan
  • Mudah dilarutkan menggunakan air ataupun minyak
  • Bisa diaplikasikan menggunakan metode apapun
  • Biaya produksi lebih hemat karena menggunakan campuran air
  1. Biocide Insecticide

Biocide insecticide ini merupakan obat anti serangga yang membunuh melalui racun kontak dan lambung sehingga efektif digunakan pada kayu karet Anda yang sudah terkena serangga. Biocide Insecticide ini berbahan aktif cypermethrine 100 EC yang bisa digunakan untuk semua jenis kayu dan serat alam lainnya. Sejak kayu karet ditebang, obat ini sudah bisa diaplikasikan untuk mendapatkan hasil lebih baik.

pengawetan kayu karet
pengawetan kayu karet bebas serangga dengan biocide

Berikut kelebihan menggunakan Biocide Insecticide:

  • Diformulasikan khusus untuk membunuh serangga yang merusak kayu seperti kumbang bubuk, teter, rayap, atau serangga sejenis
  • Tahan lama sehingga efek pembasmian yang dilakukan bisa sekaligus membuat kayu tahan terhadap teter untuk waktu yang lama
  • Tidak merusak jenis kayu dan tidak mempersulit proses pengolahan kayu selanjutnya
  • Harga cukup terjangkau
  • Mudah diaplikasikan pada kayu atau serat alam lainnya

Kedua obat tersebut bisa diaplikasikan secara bersamaan dengan petunjuk sesuai yang tertera pada kemasan. Jika Anda melakukan pengawetan pada kayu karet sejak ditebang, maka kayu karet akan semakin awet terhindar dari jamur dan serangga. Obat ini memiliki masa aktif yang cukup lama hingga 2 tahun. Setelah 2 tahun sebaiknya diulang kembali aplikasi obat ini agar kayu karet Anda tetap terjaga dari serangan jamur dan serangga.

Penggunaan obat anti jamur ini cukup mudah bisa dengan aplikasi kuas, rendam, bahkan vakum. Walaupun obat ini cukup aman, namun pada saat aplikasi obat ini tetap harus diperhatikan keamannya agar tidak terjadi efek samping yang akan ditimbulkan. Biasanya pada kulit yang sensitif akan terjadi iritasi pada kulit dan lain-lain. Maka sebaiknya Anda tetap menggunakan masker dan sarung tangan untuk tetap aman.

Nah jika kayu karet Anda sudah diawetkan menggunakan kedua obat tersebut, maka Anda sudah bisa memulai finishing kayu karet sesuai dengan kebutuhan. Kedua obat pengawet kayu ini cukup efektif digunakan untuk kayu karet atau semua jenis kayu dan serat alam. Mulai dari yang baru ditebang bahkan sampai yang sudah difinishing. Hasilnya cukup memuaskan untuk dijadikan referensi pengawet kayu.

alterntif text
SHARE

Leave a Reply