Silica Gel Natural Terbaik Untuk Makanan Kemasan

0
8
silica gel natural untuk makanan kemasan

Gunakan silica gel natural yang bersifat food grade untuk menjaga makanan kemasan tetap renyah, kering dan tidak mudah rusak. Pastikan memiliki silica natural yang benar benar food grade untuk menjaga keawetan dan citarasa makanan kemasan.

Kemajuan teknologi saat ini menuntut segala aktivitas bisa berjalan secara praktis. Meskipun tidak semua harus menggunakan cara ini namun hampir dalam kehidupan sehari-hari kita sudah dimanjakan dengan hal-hal yang lebih mudah seperti penggunaan alat komunikasi, memasak nasi, membeli makan dan salah satunya adalah dengan adanya makanan kaleng yang jauh lebih praktis dan mudah.

Makanan kaleng atau juga bisa disebut dengan makanan kemasan menjadi salah satu pilihan konsumen untuk mendapatkan makanan yang mudah dibuat dan didapat. Di pasar modern, makanan kaleng atau makanan kemasan sudah mudah dijumpai sehingga kemasan pun harus dibungkus dengan baik agar tidak mudah membusuk. Salah satu cara untuk menjaga ketahanan makanan kaleng atau makanan kemasan adalah dengan menaruh satu atau dua silica gel natural di dalamnya.

Silica Gel Yang Biasa Digunakan Untuk Makanan

Kemajuan teknologi menjadi salah satu faktor munculnya makanan kemasan. Bahkan kita sudah banyak dan tidak asing lagi dengan berbagai makanan kemasan yang dijajakan di toko-toko maupun pasar modern mulai makanan kering hingga makanan basah. Hal ini juga mempengaruhi gaya hidup manusia modern saat ini yang notabene juga memilih untuk hidup lebih praktis tanpa harus mengolah terlebih dahulu. Dengan bertambahnya pemintaan dan keinginan konsumen mengenai makanan kemasan, banyak produsen makanan kering yang memproduksi makanan kemasan tersebut dalam jumlah yang banyak.

silica gel natural food grade

Wajar saja jika makanan kemasan mudah kita jumpai di berbagai toko maupun pasar modern saat ini. Terlepas dari pemasaran dari makanan kemasan, jenis makanan yang praktis ini tentunya diformulasikan dengan bahan pengawet agar lebih tahan lama saat disimpan dalam waktu yang lama. Namun, hal ini cukup diperhatikan untuk makanan kemasan yang berjenis basah sebab makanan ini tentu tidak bisa bertahan lama seperti halnya makanan kering yang dikemas pada umumnya. Baik makanan kemasan kering maupun basah tetap membutuhkan silica gel guna menyerap kelembaban dalam ruang kemasan tersebut. Apabila dalam kemasan tersebut terlalu lembab maka memungkinkan jamur atau mikroorganisme lainnya menyerang makanan tersebut. Jika demikian dibiarkan saja maka bisa menyebabkan makanan tersebut membusuk dan dimakan larva.

Tentu makanan yang sudah membusuk atau dihinggapi larva akan dapat komplain dari pelanggan, jika demikian maka bisa mengurangi elektibilas makanan tersebut dipasaran. Hal ini sangat memmpengaruhi penjualan dan memungkinkan untuk rugi bahkan penarikan pemasaran di berbagai toko ataupun pasar modern di seluruh Indonesia. Maka dari itu, fungsi silica gel tersebut sangat penting agar keadaan udara dalam kemasan tersebut sesuai dengan keadaan makanan yang ada di dalamnya.

Silica gel yang digunakan untuk makanan tidak semua jenis silica gel aman digunakan. Sebab, terdapat beberapa silica gel yang tidak diperuntukkan makanan karena kandungannya yang membahayakan kesehatan. Silica gel yang berbahaya bagi makanan adalah silica gel biru. Kenapa sangat membahayakan? Silica gel biru merupakan silical gel yang terbuat dari Cobalt Chloride yang notabene bahan yang mengadung karsiogenik (pemicu kanker). Silica gel biru ini pada umumnya digunakan pada barang-barang elektronik atau otomotif.

Sedangkan silica gel yang aman untuk makanan adalah silica gel putih dan silica gel natural karena terbentuk dari bahan-bahan yang aman digunakan.

Silica Gel Natural Aman Untuk Makanan

 

Sebelum membahas mengenai silica gel natural maka terlebih dahulu membahas penyerap kelembaban yang aman untuk makanan maupun obat-obatan. Silica gel yang aman untuk makanan maupun obat-obatan diantaranya adalah yang disebutkan diatas yakni silica gel putih dan silica gel natural. Lalu apa yang membedakan dari kedua silica gel tersebut?

silica gel natural

Silica gel putih merupakan silica gel yang terbuat dari Natrium Silikat yang awalnya  merupakan sol dengan tekstur gel kemudian didehidrasi hingga berbentuk butiran-butiran bening yang cukup keras. Natrium Silikat yang digunakan untuk silica gel ini juga mengandung methyl violet yang merupakan  karsiogenik. Meskipun demikian, silica gel putih sudah diputuskan oleh beberapa ahli bahwa jenis silica gel ini aman untuk digunakan makanan, obat-obatan ataupun produk lainnya seperti sepatu, jaket atau tas kulit dan masih banyak lagi.

Selanjutnya adalah silica gel natural yang notabene jauh lebih aman daripada jenis silica gel pada umumnya. Silica gel ini cukup berbeda dengan jenis silica gel yang lainnya karena teksturnya tidak transparan melainkan seperti kumpulan material. Ya, hal ini dikarenakan silica gel natural terbentuk secara alami dari mineral hingga akhirnya mengendap menjadi butiran-butiran yang bisa digunakan untuk menyerap kelembaban pada suatu bahan atau barang. Silica gel ini dikatergorikan paling aman karena mendapatkan label ‘Food Grade’ sehingga dipastikan sangat aman jika bersentuhan langsung dengan makanan.

Perlu diperhatikan bahwa kedua jenis silica gel tersebut memang aman untuk digunakan pada makanan namun cukup tidak aman bagi manusia. Ya, silica gel tetaplah silica gel yang bertujuan menyerap kelembaban dalam udara. Meskipun sudah dikategorikan aman namun tidak aman dikonsumsi langsung karena sifatnya yang hydropolic (menyerap molekul air di sekitarnya). Apabila dikonsumsi baik disengaja maupun tidak sengaja akan menimbulkan dampak diataranya iritasi mata karena kering dan dehidrasi. Jika dehidrasi ini cukup parah maka cukup membahayakan karena bisa mengalami berbagai dampak buruk lainnya.

Maka dari itu, untuk meletakkan atau menyimpan silica gel jauh dari jangkauan anak-anak. Sebab, anak-anak memiliki naluri untuk penasaran dan pada umumnya akan mencoba atau mencicipi apa yang dilihat. Letakkan silica gel di tempat-tempat yang sulit terlihat atau dijangkau anak-anak. Dan pastikan untuk menggunakan silica gel yang masih aktif. Sebab, silica gel yang sudah tidak aktif digunakan maka percuma saja untuk diterapkan pada makanan kemasan. Karena sudah tidak efektif untuk menyerap kelembaban udara dalam ruang kemasan kaleng tersebut.

Untuk mengetahui silica gel tersebut masih aktif atau tidak adalah dengan menaruhnya ke dalam air. Apabila silica gel yang dicelupkan ke dalam berkedapatan gelembung-gelembung air maka silica gel tersebut masih baik untuk digunakan, hal ini berlaku sebaliknya. Lalu bagaimana silica gel yang berubah warna? Silica gel pada umumnya berlaku pada silica gel biru yang biasanya akan berubah warna menjadi pink. Silica gel semacam ini lah yang membayakan karena kandungan karsiogenik yang tinggi dan membahayakan bagi kesehatan.

Maka dari itu, sangat penting bagi konsumen untuk mengetahui perbedaan-perbedaan silica gel agar bisa membedakan kegunaan-kegunaan silica gel tersebut. Jika Anda menemukan silical gel putih atau silica gel natural maka jangan segera dibuang namun ketahui terlebih dahulu apakah silica gel tersebut masih aktif atau tidak. Apabila silica gel tersebut masih aktif maka Anda bisa memanfaatkannya untuk berbagai kebutuhan lain seperti mengatur kelembaban udara pada jaket kulit, tas maupun sepatu Anda. Namun, apabila Anda menemukan silica gel biru maka segera mungkin untuk membuangnya karena jika dibiarkan dalam waktu lama bisa menyebabkan gangguan kesehatan.

alterntif text
SHARE

Leave a Reply