Pengawet Kayu Jati Untuk Memperkuat Bagian Gubal Jati

0
289

Pemanfaatan kayu jati setelah ditebang sampai pengolahan menjadi furniture perlu treatment yang khusus. Seperti tahap treatment dengan pengawet kayu jati, tahap ini sangat menetukan kualitas kayu jati di tahap selanjutnya, hingga pemkaian produk.

pengawetan-kayu

Kayu jati merupakan salah satu jenis kayu yang diminati dan paling banyak dipakai oleh masyarakat, khususnya di Indonesia. Selain memiliki sifat yang awet dan kuat, kayu jati mudah dikerjakan baik menggunakan mesin maupun menggunakan alat tangan atau alat manual. Itulah alasan masyarakat menggunakan kayu jati sebagai bahan bangunan seperti kuda-kuda dan kusen, perabot rumah tangga, bahkan sebagian besar bahan baku kerajinan ukir-ukiran menggunakan bahan baku kayu jati.

Untuk memenuhi kebutuhan tersebut saat ini banyak dilakukan penebangan tegakan jati pada umur muda dan hasil pemuliaan dengan kecepatan tumbuh yang tinggi, baik berasal dari tebangan penjarangan di hutan pemerintah maupun tegakan hutan rakyat. Bahan baku kayu jati yang berasal daritegakan muda memiliki proporsi kayu gubal yang tinggi, sehingga bila dilihat dari segi kualitas, baikdari segi keawetan maupun kekuatan akan berbeda dengan kayu jati yang selama ini sudah dikenal.

Pengamatan pada industri mebel skala kecil banyak yang menggunakan kayu jati umur muda dengan proporsi kayu gubal yang besar sebagai bahan baku untuk berbagai produk. Penggunaan kayu jati yang mengandung bagian gubal untuk bahan baku mebel maupun kerajinan banyak diserang oleh rayap kayu kering (Cryptotermes cynocephalus Light).

Pengawet Kayu Jati Anti Rayap Kayu Kering (Cryptotermes Cynocephalus Light)

Pengawetan kayu gubal jati prospektif atau cepat tumbuh, menggunakan bahan pengawet cypermethrine dapat menjadi pilihan karena merupakan bahan yang murah, ramah lingkungan, mudah diperoleh dan mudah dalam pemakaian. Cypermethrin merupakan racun kontak dan racun saraf yang kerjanya cepat sehingga serangga akan mengalami keracunan. Pemakaian cypermethrine dengan konsentrasi 0,10% sudah cukup efektif untuk mencegah serangan rayap kayu kering. Saat ini sudah dikemas dalam nama yang disebut BioCide Insecticide dalam ukuran 130 gr.

BioCide Insecticide dapat diaplikasikan dengan system spray, pipa injeksi, vakum tekan, hingga perendaman. Bahan pengawet kayu tersebut cocok digunakan oleh industri pengolahan kayu yang akan dikirim ke tempat lain maupun dijadikan bahan baku lainnya.

Keunggulan BioCide Insecticide  Yang Perlu Diketahui

  1. Diformulasikan khusus untuk kebutuhan industri (woodworking) dan konstruksi bangunan.
  2. Efektif dan efisien memcegah kumbang bubuk, kutu, rayap, nyamuk, thether (thothor), kecoa dll.
  3. Memiliki spektrum organisme target luas.
  4. Aman dan ramah lingkungan.
  5. Dapat dilarutkan dengan air (ekonomis)
  6. Stabilitas atau masa aktif sampai 2 tahun.

Pengawet ini merupakan solusi untuk meningkatnya konsumsi kayu  jati yang tinggi, kenapa demikian. Penggunaan JPP untuk pasar semakin meningkat, maka demikian juga dengan pengawet kayu jati yang berkualitas seperti BioCide Insecticide. Kolaborasi keduanya dapat mengatasi kebutuhan kayu jati yang melonjak. Apabila Anda tertarik mengawetkan kayu jati yang belum dikontruksi atau sudah jadi mebel, Biocide Insecticide dapat dipesan melalui wa & sms di 082 167 600 693.

 

 

 

alterntif text

Leave a Reply