Memanfaatkan Kayu Dengan Bijak Dengan Perawatan Menggunakan Pengawet Kayu Berkualitas

0
188

Jumlah persediaan kayu semakin menurun, konsumsi kayu di Indonesia semakin tinggi, maka langkah pengawetan menggunakan pengawet kayu berkualitas adalah langkah baik, karena mengurangi penggantian kayu terlalu sering.

Selain untuk menjajal pasar internasional, industri mebel kayu Indonesia juga membutuhkan dukungan sektor perbankan dan lembaga kredit lainnya untuk memperbesar modal usahanya, terutama terkait dengan semakin tingginya biaya produksi akibat kenaikan harga bahan utama industri mebel kayu. Dalam berproduksi, industri mebel kayu ini menggunakan bahan utama, yang terdiri atas kayu karet, kayu mahoni, kayu jati, kayu akasia, dan jenis kayu lainnya, dimana biaya untuk bahan baku ini saja nilainya mencapai lebih dari 50% dari total biaya produksi.

Dan hal tersebut tidak menjadi soal karena seharusnya masih dapat dipenuhi oleh persediaan kayu dalam negeri, mengingat pada tahun 2005 saja Indonesia memiliki areal hutan hujan tropis 140.2 juta hektar, terluas se-Asia. Dengan demikian, hal tersebut dapat membuat industri mebel kayu Indonesia unggul secara komparatif sebagai industri yang berlokasi di negara yang memiliki sedikitnya 200 jenis kayu berkualitas untuk dijadikan bahan baku mebel.

Pengawet Kayu

Walaupun terdapat fakta dimana Indonesia memiliki hutan yang luas, namun ironisnya industri mebel kayu masih harus menghadapi masalah menurunnya pasokan kayu untuk bahan baku produksi mereka yang diduga diakibatkan oleh penebangan liar atau ilegal (illegal logging), pembukaan hutan oleh masyarakat setempat untuk dijadikan perkebunan, kebakaran hutan, dan ekspor kayu ilegal, terutama ke Cina, Vietnam, Thailand, dan Malaysia, serta perebutan jatah dengan industri lainnya. Bahkan, berdasarkan perkiraan Bank Dunia, untuk mencukupi kebutuhan kayu nasional sendiri saja sekitar 40-80% disediakan oleh penebangan ilegal. Hal ini butuh kesadaran masyarakat untuk tetap menjaga hutan lestari yang legal, selain juga harus menumbuhkan konsumsi yang dibutuhkan, dan perawatan yang benar agar tidak terlalu banyak penggantian kayu.

Ketersediaan kayu di hutan juga harus didukung tingkah laku pemakain mebel yang bijaksana, salah satu caranya yakni dengan pengawetan yang baik. Dengan pengawetan dengan pengawet kayu akan diperoleh kualitas kayu yang meningkat, terhindar dari hama perusak.

Pengawet Kayu Untuk Memanfaatkan Kayu Dengan Bijak

Biocide Insecticide merupakan produk pengawet kayu untuk mencegah serangan berbagai jenis serangga dan rayap dengan system kontak lambung. Produk dengan kemasan 130 gram ini efektif mengantisipasi serangan kumbang bubuk kayu, semut, kutu, nyamuk, rayap, dan lain-lain. Bahan aktif dari obat ini adalah Cypermethrine 100 EC. Produk tersebut dapat mengawetkan berbagai jenis kayu, rotan, bambu, natural fiber, serta bahan lainnya. Dengan pengawet ini, maka penggantian terlalu sering bisa dikontrol, dan penggunaan kayu menjadi lebih bijak.

BioCide Insecticide dapat diaplikasikan dengan system spray, pipa injeksi, vakum tekan, hingga perendaman. Bahan pengawet kayu tersebut cocok digunakan oleh industri pengolahan kayu yang akan dikirim ke tempat lain maupun dijadikan bahan baku lainnya. Produk ini hadir dalam berbagai keunggulan.

Pengawet Kayu

Keunggulan Dan Manfaat Yang Dapat Anda Peroleh

Biocide Insecticide  efektif dan efisien memcegah kumbang bubuk, kutu, rayap, nyamuk, thether (thothor), kecoa dll. Memiliki spektrum organisme target luas.  Aman dan ramah lingkungan. Dapat dilarutkan dengan air (ekonomis) dan Stabilitas atau masa aktif sampai 2 tahun. Tertarik membuat kayu Anda lebih kuat dan tahan lama? pengawet kayu Biocide Insecticide dapat dipesan melalui wa & sms di 0821-6760-0693 atau 0821-6760-0692. Atau melalui marketplace www.bukalapak.com/biodiana, www.tokopedia.com/dianarika25, dan www.shopee.co.id/biopaint.cs105.

alterntif text

Leave a Reply