Mengawetkan Rotan dari Blue Stain Menggunakan BioCide Wood Fungicide

0
131

Mengawetkan rotan dengan BioCide Wood Fungide akan menjauhkan dari jamur blue stain. Sehingga, tampilannya benar-benar cantik bebas jamur.

hutan-rotan

Walaupun Indonesia adalah penghasil rotan terbesar di dunia, proses pengolahannnya masih belum maksimal. Produksi furniture rotan dengan teknik laminasi baru dimulai dalam beberapa tahun terakhir. Sebelumnya, bahan baku furniture ini hanya diekspor ke Negara lain dalam bentuk mentah. Lebih parahnya lagi, produk jadi rotan di jual kembali di Indonesia dengan harga yang lebih mahal.

Akan tetapi, kebijakan ekspor rotan mentah sudah dilarang oleh pemerintah. Sehingga, rotan yang dikirim harus sudah dalam bentuk furniture atau kerajinan. Pengolahan rotan modern saat ini adalah dengan system laminasi. Kemudian menggunakan lem sebagai bahan perekatnya. Namun sebelum proses laminasi berlangsung, pengawetan harus dilakukan terlebih dahulu. Mengawetkan rotan bertujuan untuk menjaga tampilan, kualitas, serta nilai ekonomisnya.

Memaksimalkan Fungsi Rotan menjadi salah satu Tujuan Pengawetan

papan-rotan

Mengawetkan rotan bertujuan untuk memaksimalkan fungsi rotan. Furniture atau kerajinan yang dibuat akan lebih awet dan berdaya tahan lebih kuat. Keberadaan furniture rotan dalam dekorasi interior dan eksterior pun menjadi lebih tahan lama. Hal ini dikarenakan rotan yang diberi bahan pengawet tidak terserang hama. Hama-hama perusak rotan secara umum adalah sama yaitu serangga dan jamur.

Kerusakan akibat serangga dan jamur memang sangat fatal. Harga jual furniture bisa turun hingga 50 % dan tidak bisa di kirim ke luar negeri. Jamur sifatnya merusak tampilan furniture rotan. Blue stain adalah salah satu jamur yang gemar menyerang rotan, kayu, bambu, dll. Pada umumnya, rotan yang sudah terkena blue stain sangat sulit untuk dihilangkan. Sehingga, penangannya harus dilakukan sebelum jamur terlanjur menyerang.

Mengawetkan Rotan Cukup dengan BioCide Wood Fungicide

dscf0349

Serangan blue stain pada rotan bisa dicegah dengan BioCide Wood Fungicide. Produk pengawet kayu ini sangat efektif diaplikasikan pada rotan. Bahkan pada media lain misalnya bambu. Obat anti jamur blue stain ini bekerja efektif hingga tahun ke 2 setelah proses aplikasi. Selain efektif, produk ini juga dikenal lebih ramah lingkungan.

Mengawetkan rotan dengan dengan BioCide Wood Fungicide dilakukan sejak awal. Obat anti jamur blue stain ini diberikan segera setelah rotan ditebang. Kemudian, bahan pengawet kayu ini diberikan kembali setelah rotan diolah menjadi potongan, bilahan, atau papan. Pemberian obat dilakukan dengan cara dilarutkan ke dalam air. Kemudian, rotan-rotan tersebut di rendam selama 30-60 menit. Itulah proses pengawetan rotan yang bisa dilakukan. Jika proses tersebut dirasa belum cukup, maka pengawetan bisa dilanjutkan sampai tahap finishing.

alterntif text

Leave a Reply