Metode Pengawetan Rotan dengan Obat yang Cocok untuk Industri Furniture

0
135

Metode pengawetan rotan yang benar masih belum dipahami oleh sebagian besar industry pengolahan kayu. Hal ini pastinya sangat disayangkan karena kayu atau rotan yang di beri treatment dahulu sangat menguntungkan bagi mereka. Industry produsen bahan baku ini akan mendistribusikan rotan dengan kualitas terbaik. Sehingga, furniture atau benda yang dibuat dari rotan lebih awet.

rotan 2

Rotan masih umum digunakan untuk membuat berbagai perabot. Misalnya, kursi, meja, ayunan, stool (kursi kecil), dll. Furniture yang terbuat dari rotan umumnya diletakkan di area luar ruangan. Oleh karena itu, perlindungan yang berikan pun harus maksimal. Treatment tersebut harus dapat memproteksi rotan dari jamur. Berbicara tentang obat pengawet kayu, Anda harus berhati-hati. Pilih produk yang cocok dan tidak menimbulkan efek samping bagi kesehatan dan lingkungan

Metode Pengawetan Rotan dari Log sampai Finishing

Kayu rotan lebih rentan terhadap jamur daripada serangga. Sama seperti kayu, sumber daya alam ini sangat mudah terserang jamur susbtrat dan jamur permukaan. Jamur substrat misalnya blue stain, white stain, black stain, dll. Sementara itu, jamur permukaan memiliki ciri berwarna putih seperti jamur tempe. Kedua hama tersebut tentunya membutuhkan bahan pengawet yang berbeda. Tetapi, metode pengawetan rotan untuk kedua hama tersebut hampir sama.

Metode atau cara pengawetan rotan sama dengan kayu, bambu, dan lainnya. Cara tersebut dimulai dari proses kayu log (gelondongan), sawn timber (perendaman) sampai finishing. Akan tetapi, proses tersebut digunakan untuk mencegah serangan jamur substrat. Kemudian, jamur permukaan biasanya dilakukan pada saat proses finishing kayu. Sehingga, produk pengawet kayu dicampur dengan bahan finishing.

Namun, beberapa industri mebel atau produsen bahan baku sering memilih jalan singkat. Proses pengawetan hanya diambil dari satu sisi seperti dengan proses rendam atau log saja. Langkah tersebut tentu saja membuat pengawetan dan obat yang digunakan tidak bekerja maksimal. Selain dari sisi metode, pemilihan bahan anti jamur yang digunakan juga tidak tepat.

Treatment Rotan dengan BioCide Wood Fungicide dan BioCide Surface Film Preservative

biocide anti jamur dan lumut

Banyaknya produk treatment kayu membuat Anda dan semua industry manufacturing mebel harus selektif. Produk yang cocok untuk mengantisipasi jenis jamur blue stain adalah BioCide Wood Fungicide. Kemudian, produk anti jamur permukaan ialah BioCide Surface Film Preservative. Bahan anti jamur substrat tersebut dapat dicampurkan dengan anti serangga jika perlu. Sementara itu, obat anti jamur permukaan dapat dilarutkan dengan bahan finishing kayu water based.

Produk pengawet rotan tersebut adalah bahan yang lebih ramah lingkungan. Aplikasi obat tersebut juga dapat dilakukan dengan kuas dan spray. Media lain yang dapat diberi dengan obat ini adalah serat alam, bambu, dll. Melakukan metode pengawetan rotan yang benar dengan bahan yang cocok sangat menguntungkan. Selain itu, Anda akan mendapatkan kepercayaan besar dari konsumen Anda.

alterntif text
SHARE

Leave a Reply