Mengulik Teknik Aplikasi Pengawetan Bambu Sistem Rendam dengan BioCide Insecticide

0
315

Sistem aplikasi pengawetan bambu dapat dilakukan dengan beberapa teknik. Salah satunya ialah dengan teknik rendam menggunakan BioCide Insecticide.

bambu kuning

Bambu termasuk salah satu tumbuhan yang tumbuh subur di Indonesia. Keberadaannya sangat membantu berbagai kebutuhan manusia dari jaman nenek moyang hingga sekarang. Misalnya, konstruksi bangunan, perabot atau furniture, pagar dll. Alasan sumber daya alam ini dipakai bukan hanya karena mudah didapat. Akan tetapi, hal ini lebih mengarah ke karakter bambu yang eksotik dengan serat yang halus.

Selain dari segi karakter yang bagus, bambu dipilih karena nilai ekonomisnya yang lebih rendah dibandingkan dengan kayu. Akan tetapi, material bamboo sangat rentan akan serangan serangga perusak kayu. Sebagai contoh ialah kumbang penggerek (thether/thothor), kumbang bubuk, dan rayap. Oleh karena itu, perlu dilakukan system pengawetan bambu yang tepat untuk memperpanjang masa pakai bambu.

3 Langkah Mudah Pengawetan Bambu Sistem Rendam dengan BioCide Insecticide

pengawetan bambu

Teknik pengawetan bambu dewasa ini dilakukan dengan system vakum. Namun, langkah tersebut membutuhkan biaya yang cukup mahal. Sehingga banyak industri yang melakukan treatment pada bamboo dengan system rendam. Sebelum proses tersebut dilakukan, persiapankan dahulu material bambu seperti dibawah ini:

  1. Batang bamboo glondongan harus dilubangi sekat-sekatnya. Proses ini dilakukan supaya obat dapat meresap kedalam sekat (ros) tersebut.
  2. Jika bamboo yang akan disimpan dalam bentuk bilah atau iratan, belah dahulu menjadi beberapa bagian (belahan)
biocide anti serangga
BioCide Insecticide

Proses perendaman bamboo dapat menggunakan BioCide Insecticide. Bahan pengawet kayu ini mengandung Permethrine 125 Ec. Produk tersebut efektif mencegah serangan serangga perusak kayu/bambu. BioCide insecticide dikemas dalam botol kecil dengan berat isi 100 gram. Berikut teknik aplikasi perendaman bamboo dengan cairan tersebut:

  1. Larutkan BioCide Insecticide dengan konsentrasi larutan 0,1-0,2%. Proses pelarutan dapat menggunakan air bersih dengan pH ± 7.
  2. Rendam bambu glondongan atau iratan kedalam larutan. Pastikan semua permukaan bambu terendam sempurna.
  3. Proses perendaman yang baik berlangsung selama 1 jam. Semakin lama waktu perendaman, penetrasi obat ke dalam serat bambu semakin baik/ dalam.

Itulah teknik aplikasi pengawetan bambu yang dengan system rendam. Teknik ini tidak hanya mudah tetapi juga lebih murah dibandingkan dengan system vakum. Penggunaan BioCide Insecticide semakin membuat biaya produksi semakin rendah (hemat). Apalagi, produk ini memiliki harga Rp. 100.000,- dan relative lebih ramah lingkungan. Meskipun demikian jangan lupa menggunakan obat sesuai petunjuk yang diberikan.

alterntif text

Leave a Reply