Tips Mengawetkan Kayu dengan Borax Menggunakan Acuan yang Benar

0
1459

Ada berbagai cara agar kayu yang akan digunakan sebagai bahan baku utama memiliki umur pakai yang panjang. Salah satunya ialah mengawetkan kayu dengan borax.

Kayu selalu melalui proses pengawetan sebelum memasuki tahap pengolahan. Proses pengawetan kayu sangat beragam baik dari teknik maupun bahan atau obat yang digunakan. Mengawetkan kayu dengan borax masih dilakukan oleh sebagian besar industri kayu di Indonesia. Bahan kimia ini memang tidak memiliki dampak buruk bagi manusia jika dosis penggunaannya tepat.

 

borak

Borax merupakan garam mineral alami yang dapat ditemukan pada kerak bumi. Bahan kimia ini diambil oleh tumbuhan sebagai asupan bahan makanan. Sehingga borax juga terdapat dalam beberapa jenis makanan seperti almond, alpukat, kentang, madu, dll. Intinya, tubuh manusia juga mengkonsumsi bahan kimia tersebut melalui makanan. Meskipun demikian, penggunaan borax untuk pengawetan kayu harus mengikuti aturan tertentu.

Mengetahui Manfaat dan Dampak Negatif Borax

Setiap benda yang ada di dunia ini diciptakan dengan suatu kelebihan dan kelemahan. Begitu juga dengan borax yang memiliki manfaat dan dampak negatif. Manfaat dari bahan kimia ini membantu memperlancar penyerapan nutrisi dalam tubuh, bahan detergent, sabun cuci, nuklir, dll. Sebagai tambahan, zat ini juga dapat mencegah gejala menopause (penuaan) karena meningkatkan kadar estrogen dan testosteron.

Di sisi lain, efek buruk dari borax siap mengancam siapa saja jika penggunaannya tidak tepat. Kekurangan borax dapat menyebabkan kanker prostat dan osteoarthritis. Penggunaan dosis besar dapat menyebabkan keracunan, tremor, kejang, diare, sakit kepala dll. Oleh karena itu, penggunaan borax harus sesuai aturan yaitu 2,5-6 mg perhari. Kelebihan dan kelemahan ini harus dipahami oleh industri yang akan mengawetkan kayu dengan borax.

Hal yang harus diperhatikan saat Mengawetkan Kayu dengan Borax

peralatan makanan lengkap

Sistem pengawetan bahan baku kayu dengan borax dapat dilakukan dengan kuas sampai vakum. Akan tetapi, ada beberapa hal yang harus diperhatikan untuk mencegah munculnya dampak negatif. Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan oleh industri pengawetan kayu:

  1. Bahan pengawet ini tidak dianjurkan untuk barang yang bersentuhan langsung dengan makanan seperti rak, piring, top table, dll. Bahan kimia preservative dapat memberi pengaruh buruk terhadap kesehatan konsumen.
  2. Bahan kimia ini lebih disarankan pada pengawetan kayu untuk lantai deck dan panel dinding.
  3. Bahan pengawet ini tidak disarankan untuk konstruksi bangunan yang bersentuhan langsung dengan air minum dan air bersih, contohnya adalah jembatan.
  4. Sisa kayu yang diawetkan dengan borax tidak boleh dibakar atau sebagai bahan bakar memasak dan perapian. Sebaiknya, sisa kayu dikubur karena asapnya yang mengandung borax bersifat racun.
  5. Gunakan masker saat mengolah kayu yang mengandung borax diampelas atau digergaji.
  6. Cuci tangan atau mandi sebelum makan dan minum. Hal ini sangat dianjurkan pada pekerja di bidang pengawetan kayu.
  7. Pisahkan baju yang terkena bahan pengawet tersebut saat proses pencucian.

Intinya, penggunaan borax harus memperhatikan aturan yang berlaku. Bahan kimia ini tidak akan membahayakan manusia dan lingkungan saat dosis penggunaanya tepat.

Sebenarnya ada obat pengawet kayu yang lebih aman dibandingkan dengan borax. Bahan kimia ini dapat diganti dengan Biocide anti serangga. Produk tersebut lebih ramah lingkungan, mudah digunakan, serta dapat dilarutkan dengan air. Selain itu, produk ini dapat dilakukan saat proses finishing dan campur dengan top coat.

Dengan demikian, mengawetkan kayu dengan borax tidak dilarang. Namun, ada bahan kimia yang lebih baik untuk proses ini. Bahan kimia ini dapat digunakan pada kayu untuk benda yang bersentuhan dengan makanan dan minuman.

alterntif text

Leave a Reply