Cara Efektif Mengawetkan Kayu Pinus

0
393

Bagaimana cara efektif mengawetkan kayu pinus? Karena ada beragam metode wood preservation, pilihlah yang sesuai dengan karakter pinus itu sendiri.

Kayu pinus adalah salah satu jenis kayu yang banyak dimanfaatkan manusia. Jenis kayu ini dianggap unggul karena harganya terjangkau, mudah diolah, dan memiliki warna netral. Produsen kayu pinus bisa untung besar bila mampu memanfaatkan keunggulan kayu ini. Namun, sebagaimana berbagai hal pada umumnya, kayu pinus juga memiliki kekurangan.

Kekurangan kayu pinus adalah memiliki banyak kantong getah di antara jaringan kayunya. Ini menyebabkan kayu pinus tidak begitu mudah difinishing dengan warna solid. Yang lebih mengkhawatirkan, rentannya pinus terserang hama akibat sifat yang bergetah. Treatment pengawetan kayu yang dilakukan harus tepat dan efektif.

Aplikasi cara efektif mengawetkan kayu pinus akan mempertahakan keindahan da kekuatan kayu ini.
Aplikasi cara efektif mengawetkan kayu pinus akan mempertahakan keindahan dan kekuatan kayu ini.

Jenis treatment apa yang paling tepat diaplikasikan? Gunakan pertimbangan karakter kayu pinus itu sendiri.

Pertimbangkan Dua Hal Ini untuk Aplikasi Cara Efektif Mengawetkan Kayu Pinus

  • Perlu Langsung Diawetkan

Pinus sangat rentan terhadap serangan jamur dan organisme lain yang menyukai media lembab. Salah satu hama yang menjadi momok menakutkan produsen kayu pinus adalah jamur blue stain. Jamur blue stain adalah jamur mikroskopik yang bisa menyebabkan estetika kayu menurun. Material tersebut memang tidak rusak, namun penampilannya terdistorsi akibat warna kebiruan jamur mikroskopis ini. Anda harus siap-siap dengan kerugian nominal sangat besar jika hama ini menyerang kayu pinus Anda.

Lebih mengkhawatirkan, jamur blue stain memiliki karakter cepat menginfeksi. Jamur ini bisa tumbuh pada kayu pinus yang baru ditebang hanya satu hari setelahnya. Karena itulah treatment pengawetan kayu harus diaplikasikan sedini mungkin. Pengeringan juga sebaiknya dilakukan sebagai salah satu langkah mencegah jamur blue stain.

Banyak hama yang hanya menyerang permukaan suatu media. Namun tidak sedikit yang menyerang hingga bagian dalam kayu, misalnya kumbang pengebor dan jamur blue stain. Oleh karenanya, bahan pengawet yang digunakan harus terpenetrasi dalam substrat kayu sehingga menjangkau keberadaan hama pada kedalaman tersebut.

Dari pertimbangan di atas, cara efektif mengawetkan kayu pinus bisa dilakukan dengan metode vakum tekan atau perendaman. Hindari mengapliaksikan sistem pengawetan kayu permukaan seperti penaburan, terutama bila kayu memiliki ukuran tebal yang besar.

Microcide
Microcide 100 EC

Selain itu, aplikasikan pula bahan pengawet berkualitas. Pilih insektisida yang memiliki efektivitas membasmi hama tinggi dan bila perlu dapat mencegah hama khas pinus, jamur blue stain. Kami menyarankan Anda menggunakan insektisida Permethrine 125 EC dan Microcide 100/100 EC untuk aplikasi treatment yang efektif. Kedua produk ramah lingkungan tersebut memiliki bahan aktif yang sangat efektif membasmi target organisme luas. Microcide 100/100 EC bahkan diformulasikan khusus agar bisa membasmi jamur blue stain. Keduanya juga dapat dilarutkan dengan air maupun solvent. Penggunaannya pun termasuk aman karena tak mudah meresap pada kulit manusia. (*)

alterntif text

Leave a Reply