Jamur Blue Stain dan Kerusakan yang Diakibatkan

0
89

Jamur blue stain adalah salah satu jenis jamur yang sangat biasa merusak kayu, terutama kayu dari golongan tumbuhan bergetah banyak seperti pinus. Apa dan bagaimana sebenarnya jamur blue sain dan kerusakan yang diakibatkannya? Simak penjelasannya di bawah ini.

Kayu adalah material yang secara historis telah lama dimanfaatkan oleh manusia. Meski saat ini penggunaan kayu sudah banyak diganti oleh bahan sintetis seperti plastik, namun material ini tetap digunakan dalam jumlah yang sangat signifikan. Hanya saja, sebagai material organik, kayu memerlukan penanganan yang lebih intens.

Jamur Blue Stain
Jamur Blue Stain

Sebagai bahan organik, kayu adalah media hidup bagi banyak organisme. Misalnya jamur. Jamur adalah organisme yang biasa menyebabkan kerusakan pada produk-produk berbahan kayu. Kerugian yang ditimbulkan pun bisa jadi sangat besar. Cara yang diperlukan untuk mengatasinya pun tidak semuanya mudah. Misalnya jamur blue stain.

Apa itu Jamur Blue Stain?

Jamur blue stain merujuk pada sekelompok organisme yang secara kasar bisa dikatakan menyebabkan perubahan warna pada kayu. Jamur blue stain sendiri terdiri atas banyak spesies dalam genus yang berbeda-beda. Berbeda dengan namanya, jamur ini bisa menimbulkan beragam warna lain selain biru, misalnya kehitam-hitam.

Serangan jamur blue stain biasanya terjadi pada jenis kayu dari pohon bergetah banyak seperti nangka dan pinus. Namun bukan berarti kayu lainnya tidak bisa dirusak oleh jenis jamur ini. Serangan tersebut bisa muncul saat pohon masih hidup maupun saat kayu sudah ditebang dan disimpan dalam ruang penyimpanan yang buruk.

Jenis kayu bergetah seperti dari Pohon Nangka rentan terkena jamur blue stain.
Jenis kayu bergetah seperti dari Pohon Nangka rentan terkena jamur blue stain.

Munculnya warna pada kayu sendiri tidak selalu disebabkan oleh jamur blue stain. Terdapat jenis jamur lain yang serangannya juga nampak dari warna baru pada kayu. Untuk membedakan serangan jamur ini dengan jamur yang lain, sebenarnya tidak terlalu sulit. Secara kasar, Anda bisa mengidentifikasi serangan jamur ini dengan cara menggosok-gosoknya. Bila warna jamur tersebut hilang, maka ia bukan jamur blue stain. Sedangkan bila warnanya tidak hilang, kemungkinan besar ia adalah jamur blue stain. Jamur blue stain yang bersifat mikroskopis uniseluler memang hidup di antara jaringan tumbuhan sehingga menggosokknya tidak akan menghilangkan jamur ini.

Apa Kerusakan yang Diakibatkan Jamur Blue Stain

Meskipun serangan jamur blue stain sangat sulit untuk diatasi, namun sebenarnya jamur blue stain tidak akan menyebabkan kerusakan selain kerusakan dari segi estetika. Hanya saja, kerusakan dari segi estetika cukup untuk membuat perusahaan kayu rugi sangat besar. Dengan kayu yang mengalami cacat warna, ia akan cenderung ditolak oleh perusahaan pengolah kayu yang mengedepankan estetika warna kayu alami tanpa cacat. Cacat warna ini sendiri jelas memerlukan penanganan lebih apalagi bila ia cukup mencolok. Jumlah ongkos produksi yang harus dikeluarkan pun makin besar.

Menghindari Kerusakan akibat Jamur Blue Stain

Microcide
Microcide

Untuk menghindari kerusakan karena jamur ini, sebaiknya lakukan pencegahan dengan sistem treatment anti jamur yang tepat. Kami merekomendasikan Anda menggunakan Microcide 100 EC dalam treatment anti jamur yang Anda lakukan. Produk tersebut sangat efektif digunakan untuk mencegah pertumbuhan jamur blue stain. Selain itu, produk ini juga relatif terjangkau dan aman karena bisa dilarutkan dengan air.

Kontak dan Pemesanan

Untuk kontak dan pemesanan Microcide 100 EC, silahkan hubungi Customer Care kami di +62.274.388.301 dan email di info.bioindustries@gmail.com.

alterntif text

Leave a Reply