Cara Mengawetkan Kayu dengan Sistem Perendaman

0
429

Aplikasikan cara mengawetkan kayu dengan sistem perendaman. Cara ini memiliki kelebihan dan kekurangan yang bisa Anda jadikan pertimbangan untuk memproteksi kayu agar kualitasnya senantiasa terjaga.

Cara mengawetkan kayu dengan sistem perendaman bertujuan agar kayu tidak terlindungi dari berbagai hama, termasuk rayap.
Cara mengawetkan kayu dengan sistem perendaman bertujuan agar kayu tidak terlindungi dari berbagai hama, termasuk rayap.

Ada beragam cara yang bisa dilakukan untuk mengawetkan kayu. Kesemua cara tersebut memiliki tujuan agar kualitas kayu tetap baik dalam berbagai kondisi, terutama saat disimpan. Kayu memang produk yang rentan terserang berbagai paparan merugikan seperti organisme serangga dan jamur. Oleh karenanya, diperlukan cara pengawetan yang bahannya bersifat protektif seperti anti rayap (insektisida) dan anti jamur (fungisida).

Salah satu cara yang biasa digunakan untuk mengawetkan kayu adalah dengan cara merendamnya. Cara mengawetkan kayu dengan sistem perendaman hanya perlu dilakukan dengan merendam kayu pada larutan pengawet. Harapannya, kayu terproteksi karena larutan tersebut terpenetrasi ke dalam substrat kayu.

Kunci Keberhasilan Cara Mengawetkan Kayu dengan Sistem Perendaham

Prinsip dasar cara pengawetan kayu dengan sistem perendaman adalah bagaimana caranya agar larutan pengawet bisa merasuk dalam substrat kayu. Dengan demikian kayu akan mengandung racun bagi berbagai hama seperti rayap dan jamur. Serangan kedua organisme tersebut pun dapat diatasi sedini mungkin sebelum menyebabkan kerusakan yang berarti.

Untuk membuat larutan pengawet saat aplikasi cara pengawetan kayu dengan sistem perendaman agar bisa masuk dalam substrat kayu, setidaknya diperlukan dua kondisi. Kondisi pertama adalah kesesuaian partikel pengawet untuk masuk dalam pori-pori kayu. Sedangkan kondisi yang kedua adalah konsentrasi larutan pengawet yang harus lebih tinggi dibanding konsentrasi di dalam kayu. Dengan demikian, partikel-partikel pengawet akan masuk dalam kayu yang memiliki konsentrasi yang lebih rendah tersebut. Dengan kata lain, pembuatan formula dengan konsentrasi yang tepat sangat diperlukan. Untuk membuat formula yang tepat sendiri, diperlukan pengetahuan mengenai kondisi kayu yang akan di-treatment serta larutan pengawet anti rayap yang bagus, Permethrine 125 EC.  Permethrine 125 EC adalah insektisida racun kontak yang bisa dilarutkan dengan air maupun solvent. Insektisida ini sangat efektif membasmi rayap namun relatif aman bagi manusia.

Permethrine 125 EC
Permethrine 125 EC

Dapatkan Permethrine 125 EC untuk mencegah serangan rayap pada kayu Anda dengan mengaplikasikannya pada cara mengawetkan kayu dengan sistem perendaman. Untuk pemesanan, silahkan hubungi Customer Care kami di +62.274.388.301 dan email di info.bioindustries@gmail.com.

Kelebihan dan Kekurangan Cara Mengawetkan Kayu dengan Sistem Perendaman

Bisa dikatakan, cara mengawetkan kayu dengan sistem perendaman ini memang lebih merepotkan dibanding cara mengawetkan kayu dengan sistem vakum tekan, kuas, atau spray. Hasilnya pun tidak sebaik sistem pengawetan kayu dengan sistem vakum tekan. Namun demikian, sistem ini juga memiliki banyak kelebihan. Dengan sistem ini, biaya yang harus Anda keluarkan tidak akan sebanyak bila Anda melakukan pengawetan kayu dengan sistem vakum tekan. Anda juga bisa mengaplikasikannya pada berbagai jenis kayu dengan fasilitas yang tidak terlalu sulit untuk didapatkan untuk dilakukannya cara mengawetkan kayu dengan sistem vakum tekan.

alterntif text

Leave a Reply